Fesbujaton XIX Resmi Ditutup, Kakanwil Kemenag Sulut Tegaskan Jawa Tondano Jadi Ikon Harmoni Nasional
04/10/2025 | Penulis: Humas BAZNAS Minahasa
Kakanwinl Kemenag Sulut Fesbujaton ke-19
Manado 4/10/2025– Festival Seni dan Budaya Jawa Tondano (Fesbujaton) ke-19 resmi ditutup secara spektakuler pada Sabtu malam, 4 Oktober 2025. Penutupan dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Utara yang didaulat langsung mewakili panitia pusat, mengguncang suasana lapangan Mega Mas Manado yang sejak 2 Oktober dipadati ribuan peserta.
Dalam sambutannya, Kakanwil menegaskan bahwa Jawa Tondano bukan hanya komunitas budaya, tetapi simbol peradaban harmoni dan toleransi yang menjadi kebanggaan nasional.
“Masyarakat Jawa Tondano telah membuktikan bahwa hidup sebagai minoritas di tengah mayoritas bisa berlangsung dalam harmoni, toleransi, dan saling menghormati. Ini kontribusi besar kepada bangsa, bukan hanya bagi Sulawesi Utara,” tegasnya di hadapan ribuan peserta.
Acara yang diikuti 1.683 peserta dari 28 kontingen ini tidak hanya dihadiri warga Sulawesi Utara, tetapi juga rombongan dari Gorontalo, Ternate, Palu, Makassar, Bitung, Kotamobagu, Tumpaan, dan wilayah lain. Selama tiga hari pelaksanaan (2–4 Oktober), Fesbujaton XIX menampilkan beragam lomba, seni tradisi, musik religi, dan adat budaya yang berpadu dengan kearifan lokal Minahasa.
Kakanwil juga menyinggung pentingnya menjaga sejarah penyebaran Islam di Sulut, khususnya keberadaan makam Kyai Mojo di Tondano yang sempat diwacanakan untuk dipindahkan.
“Makam Kyai Mojo bukan sekadar situs agama, tetapi simbol budaya, identitas, dan peradaban. Tempat itu menjadi ruang belajar sejarah Islam di Sulawesi Utara. Kalau dipindahkan, hilang satu memori besar bangsa.”
Ia mengaku secara pribadi sudah menjadi bagian dari keluarga besar Jawa Tondano karena hubungan kekerabatan. Hal itu membuat keterlibatannya dalam Fesbujaton terasa emosional dan penuh kedekatan.
Meski diwarnai kabar duka atas wafatnya salah satu peserta di Asrama Haji saat kegiatan berlangsung, suasana penutupan tetap penuh haru dan penghormatan. Doa bersama dipanjatkan sebelum prosesi penutupan.
Dalam kesempatan itu, Kakanwil menyampaikan rasa hormat kepada sesepuh dan tokoh pendiri, termasuk Haji Ali Hardi Kedemak yang kini berusia 84 tahun dan masih setia menggerakkan Fesbujaton.
“Ini bukan festival biasa. Ini tiga hari yang mengguncang Kota Manado. Lebih dari seribu orang datang dari berbagai daerah demi menjaga warisan budaya, seni, dan identitas Jawa Tondano.”
Menutup sambutannya, ia memimpin secara resmi deklarasi berakhirnya Fesbujaton XIX:
“Dengan mengucap Alhamdulillah, Festival Seni Budaya Jawa Tondano yang ke-19 kami nyatakan ditutup secara resmi.”
Penutupan disambut takbir dan tepuk tangan panjang, menandai berakhirnya perhelatan budaya terbesar komunitas Jawa Tondano di kawasan timur Indonesia.
Berita Lainnya
BAZNAS Minahasa Ucapkan Selamat, Prof Jamaluddin Jompa Kembali Jadi Rektor Unhas
BAZNAS RI Siapkan Kurban Hingga Palestina dan Wilayah Bencana, 10 Persen Dialokasikan Khusus Sumatra
BAZNAS Minahasa Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-42 kepada Rektor IAIN Manado
Wakil Bupati Minahasa Serahkan Hewan Kurban, Baznas Minahasa Hadiri Momentum Penuh Toleransi dan Kepedulian Sosial
Pulihkan Sumatra! BAZNAS RI Gandeng Komunitas Padel Gelar Charity Tournament, Olahraga Jadi Aksi Nyata Kemanusiaan
BAZNAS RI Dorong Generasi Muda Tembus Masa Depan: Beasiswa Cendekia Jadi Jalan Menuju Indonesia Emas 2045
Kemenhaj Dukung Tata Kelola Dam oleh BAZNAS, Jemaah Haji Bisa Bayar di Tanah Air
Pengadilan Agama Tondano dan Baznas Minahasa Kolaborasi Salurkan 120 Bungkus Daging Kurban
Kolaborasi dengan YouTubers, Pengadilan Agama Tondano Raih Juara 2 di PTA Cup
Waka I dan Waka IV Baznas Minahasa Silaturahmi dengan Ketua PA Tondano, Tinggalkan Jejak Inspirasi untuk Petani Jagung Minahasa
Rumah Sehat BAZNAS Bantu Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, 7 Orang Meninggal
Dibina BAZNAS, Usaha Pastry di Jaktim Melejit! Omzet Tembus Rp16 Juta per Bulan
BAZNAS Buka Beasiswa Cendekia AIU 2026, Kesempatan Emas Mustahik Kuliah ke Luar Negeri!
BAZNAS MINAHASA UCAPKAN SELAMAT ATAS PELANTIKAN AL GAZALI MUS SEBAGAI WAKIL KETUA PENGADILAN AGAMA SIDENRENG RAPPANG
Rapat Perdana MTQ XXXI Kabupaten Minahasa 2026 Digelar di Masjid Al Hijrah Rinegetan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.
Lihat Daftar Rekening →