Audiensi dengan Mendagri, BAZNAS RI Ingatkan: Potensi Zakat Bisa Jadi Solusi Kemiskinan Daerah
23/08/2025 | Penulis: Humas BAZNAS Minahasa
Audiensi dengan Menteri Dalam Negeri
Audiensi BAZNAS RI dengan Mendagri: Alarm Serius untuk Pemda yang Masih Abai
Jakarta - Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, melakukan audiensi dengan Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, MA, Ph.D. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Menteri A lantai 2, Jakarta, Jumat (22/8/2025).
Pertemuan itu dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS RI. Hadir antara lain Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA; Pimpinan Bidang Transformasi Digital Prof. Ir. KH. Muhammad Nadratuzzaman Hosen, MS., MEc., Ph.D; Pimpinan Bidang SDM Keuangan dan Umum Kolonel CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani; Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si; Direktur Pendayagunaan dan Layanan CSR Eka Budhi Sulistyo; serta Kepala Divisi Kesehatan Siti Masturoh.
Dari Kemendagri, tampak hadir Dirjen Administrasi Kewilayahan Dr. Syafrizal ZA; Sekretaris BNPP Komjen Pol Makhruzi Rahman, SIK, MH; Kelompok Ahli BNPP Dr. Nurcholis; dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setjen Kemendagri Dr. Drs. Andi Ony Prihartono, M.Si.
Kritik Halus untuk Pemda
Audiensi ini bukan hanya membahas penguatan sinergi pusat dan daerah, tapi juga menjadi sinyal kritik bagi pemerintah kabupaten/kota. Masih banyak BAZNAS di daerah yang berjalan sendiri dengan minim dukungan dari pemerintah setempat.
“Zakat adalah instrumen sosial-ekonomi yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tanpa dukungan kepala daerah, peran ini tidak akan maksimal,” tegas Noor Achmad.
Ironinya, di saat pemerintah pusat menargetkan penghapusan kemiskinan ekstrem, sejumlah pemerintah daerah justru belum menjadikan BAZNAS sebagai mitra strategis. Potensi zakat yang besar sering terhambat karena kurangnya dukungan regulasi, kolaborasi, hingga fasilitasi.
Pesan Mendagri Tito
Menteri Tito menegaskan pentingnya sinergi pemda dengan BAZNAS. Menurutnya, zakat yang dikelola dengan baik bisa langsung menyasar kebutuhan masyarakat miskin.
“Kepala daerah harus bersinergi dengan BAZNAS dalam penanggulangan kemiskinan,” kata Tito.
Audiensi ini menjadi alarm serius. Jika pemerintah daerah terus abai, kesempatan besar untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat miskin bisa hilang. Saatnya kepala daerah turun tangan, bukan hanya memberi dukungan formal, tapi benar-benar melibatkan BAZNAS sebagai mitra pembangunan sosial di wilayah masing-masing.
Berita Lainnya
BAZNAS RI dan KemenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola Zakat Nasional
BAZNAS RI Salurkan 500 Paket Logistik untuk Penyintas Gempa NTT
Hadiri Pra-Rakornas 2026, BAZNAS Kabupaten Minahasa Siap Perkuat Pengelolaan Muzaki secara Profesional
10 Mahasiswa Pergunu Sulut Melanjutkan Studi ke UAC, Tiba di Surabaya Disambut Ketua FMS Mojokerto
Tiga Putranya Gugur di Gaza, Ulama Palestina Datangi BAZNAS: “Saya Tetap Mengucapkan Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin”
BAZNAS Minahasa Sampaikan Selamat atas Amanah Baru Muhammad Ahmad Zaini Kiaydemak
Pimpinan BAZNAS Minahasa Doakan Keberkahan Usia dan Pengabdian Al Gazali Mus
RSB BAZNAS Hadir untuk Mualaf di Batam, Cek Kesehatan Gratis hingga Bantuan Pangan
Dari Dapur Umum BAZNAS, Penyintas Gempa NTT Bangkit dan Menguatkan Sesama
BAZNAS RI dan Kemendukbangga/BKKBN Perkuat Program ZCD, BAZNAS Minahasa Ikuti Agenda Secara Daring
Hadirkan Layanan Kesehatan Mobile, BAZNAS Jangkau Penyintas Gempa NTT hingga Pelosok
ZaWIN 2026 di Bandung: BAZNAS Dorong Kolaborasi agar Zakat Berdampak Lebih Luas
BAZNAS RI Bahas Kerja Sama Bantuan Kemanusiaan Palestina dengan YPSP
BAZNAS Tegaskan Dana Zakat Sama Sekali Tak Dipakai untuk Buku 'Islam Ala Prabowo'
BAZNAS RI dan ICMI Jajaki Kolaborasi Inovasi Lingkungan hingga Riset Zakat

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.
Lihat Daftar Rekening →