BAZNAS RI dan Rumah Cahaya Habib Ja’far Kolaborasi Layanan Kesehatan Mental Gratis: Zakat Jadi Jalan Pemulihan Jiwa
04/11/2025 | Penulis: Humas BAZNAS Minahasa
Habib Ja’far Al-Hadar & Ketua BAZNAS RI
Jakarta — Isu kesehatan mental kini tak lagi bisa dianggap sepele. Melihat meningkatnya tekanan sosial, ekonomi, dan spiritual di tengah masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI siap berkolaborasi dengan pendakwah muda Habib Ja’far Al-Hadar melalui lembaganya Rumah Cahaya, untuk memperluas layanan kesehatan mental gratis bagi masyarakat Indonesia.
Selama empat tahun terakhir, Rumah Cahaya dikenal sebagai wadah yang konsisten bergerak di bidang kesehatan mental. Program-programnya menghadirkan konseling dan edukasi gratis bersama psikolog dan psikiater profesional, terbuka untuk semua kalangan tanpa memandang agama, usia, atau gender — baik secara daring maupun luring.
Habib Ja’far menjelaskan, kerja sama ini lahir dari kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang kian rentan secara psikologis.
“Kita ingin mendorong akselerasi layanan kesehatan mental gratis bersama BAZNAS. Pertama, membangun kesadaran pentingnya menjaga kesehatan mental; kedua, memberikan pelayanan profesional bagi masyarakat; dan ketiga, mendorong pengaruh positif agar orang lebih sadar terhadap kondisi mentalnya sejak dini,” ujar Habib Ja’far di Gedung BAZNAS RI, Selasa (4/11/2025).
Ia juga menyoroti pentingnya menghapus stigma negatif terhadap isu kesehatan mental.
“Masih banyak yang menganggap kalau orang ke psikolog berarti gila. Ini harus diubah. Stigma seperti itu justru menjauhkan mereka yang butuh pertolongan dari penanganan profesional,” tegasnya.
Pertemuan perdana antara Habib Ja’far dan pimpinan BAZNAS RI menghasilkan komitmen kuat untuk segera menandatangani Nota Kesepahaman (MoU), sebagai langkah awal menuju kolaborasi nyata.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyambut baik sinergi tersebut. Ia menegaskan, kesehatan mental adalah bagian penting dari kesejahteraan umat yang selama ini kerap terabaikan.
“Banyak masyarakat yang secara ekonomi terbantu, tapi secara batin masih terluka. BAZNAS memandang kesehatan mental sebagai kebutuhan dasar. Karena itu, kami mendukung penuh langkah Rumah Cahaya untuk membantu pemulihan secara menyeluruh — jasmani, rohani, dan sosial,” ujarnya.
Kiai Noor juga menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi bentuk nyata zakat sebagai energi pemulihan jiwa.
“Insya Allah, dengan kolaborasi ini zakat bisa menjadi jalan pemulihan jiwa. Kita ingin umat tidak hanya sehat secara ekonomi, tapi juga tenang secara mental dan kuat secara spiritual,” imbuhnya.
Langkah ini menjadi babak baru dalam kiprah BAZNAS RI — bukan hanya menyejahterakan secara materi, tetapi juga menyembuhkan secara nurani.
Melalui sinergi dengan Rumah Cahaya, BAZNAS menegaskan pesan kuat:
Bahwa zakat bukan hanya menolong kehidupan, tapi juga menyembuhkan jiwa manusia.
Berita Lainnya
BAZNAS Dampingi Pemulihan Psikososial Siswa Penyintas Bencana di Pidie Jaya
Maybank Indonesia Finance Gandeng BAZNAS Salurkan Rp340 Juta untuk Penyediaan Air Bersih
BAZNAS Tutup Bootcamp Santripreneur Kuliner 2025, Siapkan Santri Jadi Motor Ekonomi Nasional
BAZNAS Salurkan 13.000 Paket Logistik untuk Penyintas Bencana di Sumatra
Wakil Ketua PA Tondano Resmi Dilantik, PTA Manado Targetkan Jadi Role Model Zona Integritas
Kemensetneg Salurkan Rp227 Juta via BAZNAS, Bantu Penyintas Banjir Sumatera Bangun Huntap hingga Pulihkan Ekonomi

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
