Pimpinan BAZNAS RI: UPZ Punya Peran Strategis Dukung Visi Indonesia 2045
10/09/2025 | Penulis: Humas BAZNAS Minahasa
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan
Bogor - Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menegaskan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) memiliki posisi penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Zakat kini masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) 2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 sebagai bagian dari keuangan sosial syariah.
“Ini capaian besar. Dulu zakat belum masuk dalam narasi kebijakan nasional, padahal nilainya triliunan rupiah. Sekarang negara mengakuinya,” kata Saidah dalam Rakernas UPZ BAZNAS di Bogor, Selasa (9/9/2025).
Menurutnya, pengakuan tersebut menjadi tonggak penting karena dana zakat tetap aman secara syariah, namun memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. BAZNAS pun berkomitmen menyelaraskan program dengan prioritas pemerintah, termasuk ketahanan pangan, program makan bergizi gratis (MBG), pendidikan, kesehatan, serta penguatan desa, koperasi, dan UMKM.
Saidah menyebutkan sejumlah contoh praktik baik UPZ di lapangan, seperti UPZ Telkom yang mengelola lumbung pangan dan balai ternak di Mojokerto, serta UPZ BRIN yang mengembangkan ekosistem pangan berbasis riset. Di bidang pendidikan, UPZ juga banyak menyalurkan beasiswa, salah satunya BSI Scholarship yang menjangkau ribuan penerima.
“UPZ bisa menjadi penyedia bahan pokok untuk program MBG, misalnya telur, susu, ikan, beras, atau sayuran dari UMKM binaan. Jadi zakat bukan hanya soal gizi anak sekolah, tapi juga membuka pasar bagi mustahik,” jelasnya.
Di bidang kesehatan, kontribusi UPZ sudah terlihat melalui layanan ambulans, penanganan stunting, hingga pembangunan fasilitas kesehatan. Bahkan BAZNAS menyiapkan Kapal Klinik untuk melayani masyarakat perbatasan di Sangihe dan Talaud.
Saidah juga menekankan peran zakat dalam RPJMN 2025–2029. Zakat ditempatkan sebagai instrumen pengentasan kemiskinan, pengurangan kesenjangan, pembiayaan nonpublik yang inklusif, hingga blended financing untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Zakat bukan sekadar ibadah personal, tapi instrumen pembangunan sosial-ekonomi bangsa. Kerja keras UPZ adalah harapan para mustahik sekaligus kontribusi nyata bagi Indonesia yang mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.
Berita Lainnya
10 Mahasiswa Pergunu Sulut Melanjutkan Studi ke UAC, Tiba di Surabaya Disambut Ketua FMS Mojokerto
BAZNAS Minahasa Sampaikan Selamat atas Amanah Baru Muhammad Ahmad Zaini Kiaydemak
BAZNAS Tegaskan Dana Zakat Sama Sekali Tak Dipakai untuk Buku 'Islam Ala Prabowo'
BAZNAS RI dan Kemendukbangga/BKKBN Perkuat Program ZCD, BAZNAS Minahasa Ikuti Agenda Secara Daring
BAZNAS RI Bersama Kemendiktisaintek Buka Beasiswa Cendekia 2026 di 246 Perguruan Tinggi
Hadiri Pra-Rakornas 2026, BAZNAS Kabupaten Minahasa Siap Perkuat Pengelolaan Muzaki secara Profesional
RSB BAZNAS Hadir untuk Mualaf di Batam, Cek Kesehatan Gratis hingga Bantuan Pangan
Hadirkan Layanan Kesehatan Mobile, BAZNAS Jangkau Penyintas Gempa NTT hingga Pelosok
Empat Kali Berturut-turut! BAZNAS RI Kembali Raih IHYA 2026
BAZNAS RI–Urais Kemenag Perkuat UPZ Masjid, Dorong Digitalisasi Pengelolaan ZIS
Pimpinan BAZNAS Minahasa Doakan Keberkahan Usia dan Pengabdian Al Gazali Mus
BAZNAS RI dan KemenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola Zakat Nasional
ZaWIN 2026 di Bandung: BAZNAS Dorong Kolaborasi agar Zakat Berdampak Lebih Luas
BAZNAS Hadir di Muktamar NU ke-35, Salurkan 15 Ribu ZChicken hingga Siagakan Layanan Kesehatan
Tiga Putranya Gugur di Gaza, Ulama Palestina Datangi BAZNAS: “Saya Tetap Mengucapkan Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin”

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.
Lihat Daftar Rekening →