Malam ke-29 Ramadhan: Silaturahmi Penuh Makna di Masjid Al Hijrah Rinegetan, BAZNAS dan BTM Perkuat Gerakan Kebaikan
19/03/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Minahasa
Ilustrasi Kebersamaan dimalam ke 29 Baznas dan UPZ
Suasana penuh kehangatan dan semangat kebersamaan mewarnai malam ke-29 Ramadhan di Sekretariat BTM Masjid Al Hijrah Rinegetan, usai pelaksanaan sholat tarawih. Pimpinan BAZNAS Minahasa bersilaturahmi bersama jamaah, Tim UPZ, dan pengurus BTM dalam sebuah pertemuan yang sarat makna, refleksi, dan komitmen untuk terus menguatkan gerakan zakat di tengah masyarakat.
Pertemuan yang berlangsung hingga larut malam ini bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi pendistribusian zakat fitrah, sekaligus memastikan seluruh mustahik telah terdata dan menerima haknya secara tepat.
Di tengah kesibukan umumnya UPZ yang masih berjibaku dengan proses pengumpulan dan penyaluran zakat hingga mendekati hari raya, Tim UPZ Masjid Al Hijrah Rinegetan justru menunjukkan capaian luar biasa.
Di bawah koordinasi BTM dan keimaman masjid, seluruh proses pengumpulan, pendataan, hingga pendistribusian zakat fitrah telah diselesaikan sejak H-3 sebelum Lebaran, dengan data yang akurat dan tepat sasaran.
Hal ini menjadi cerminan nyata dari semangat amanah sebagaimana sabda Rasulullah ?:
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ahmad)
Dalam suasana santai namun penuh makna, diskusi antara BAZNAS Minahasa dan pengurus BTM berlangsung hangat. Berbagai pengalaman lapangan, tantangan, hingga strategi penguatan UPZ ke depan dibahas secara terbuka.
Ketua BTM Masjid Al Hijrah Rinegetan, Ibrahim Hamid, menegaskan pentingnya menjaga sinergi dan semangat pelayanan umat.
“Kami bersyukur seluruh proses zakat tahun ini bisa diselesaikan lebih awal dengan baik. Ini bukan hanya soal kerja tim, tetapi tentang amanah kepada umat. Ke depan, kami siap terus bersinergi dengan BAZNAS Minahasa untuk memperkuat gerakan zakat agar semakin luas manfaatnya,” ujar Ibrahim Hamid.
Silaturahmi ini sekaligus mempertegas komitmen bersama untuk menjadikan masjid sebagai pusat gerakan kebaikan yang berkelanjutan.
Sebagaimana sabda Rasulullah ?:
“Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Malam itu terasa semakin hangat dengan suasana kebersamaan.
Diiringi hidangan sederhana, secangkir kopi, dan makan malam bersama, para jamaah saling berbagi cerita—tentang perjuangan, tentang pelayanan umat, dan tentang harapan ke depan.
Tanpa terasa, waktu terus berjalan hingga menunjukkan pukul 00.00 WITA.
Namun tak ada rasa lelah—yang ada justru ketenangan dan kebahagiaan.
Karena mereka sedang berada di tempat yang paling dicintai Allah.
“Tempat yang paling dicintai Allah adalah masjid.” (HR. Muslim)
Malam ke-29 menjadi salah satu momen istimewa dalam 10 hari terakhir Ramadhan—waktu di mana umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amal kebaikan.
Kebersamaan di masjid, diskusi kebaikan, serta memastikan hak mustahik tersalurkan dengan baik adalah bagian dari upaya menghidupkan malam-malam mulia tersebut.
Sebagaimana sabda Rasulullah ?:
“Barangsiapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan penting:
bahwa kolaborasi antara BAZNAS Minahasa dan BTM Masjid Al Hijrah Rinegetan akan terus diperkuat melalui program-program bersama ke depan.
Dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan keikhlasan, masjid diharapkan terus menjadi pusat pemberdayaan umat—bukan hanya di bulan Ramadhan, tetapi sepanjang waktu.
Malam ke-29 itu mungkin akan berlalu,
namun semangatnya akan tetap hidup.
Dari Masjid Al Hijrah Rinegetan,
lahir sebuah pesan sederhana namun kuat:
bahwa kebaikan yang dikerjakan bersama, dengan ikhlas dan terencana, akan selalu menemukan jalannya untuk memberi manfaat yang lebih luas.
“Tunjukkanlah kepada kebaikan, maka engkau akan mendapatkan pahala seperti orang yang melakukannya.” (HR. Muslim)
Artikel Lainnya
Renungan Ramadan 2026- Orang-orang yang Bersedekah
“Zakat: Rahasia Langit yang Membuat Usaha UMKM Tumbuh, Berkah, dan Makin Melimpah”
Masjid sebagai Episentrum Perubahan: UPZ, Garda Terdepan Kebangkitan Zakat Umat Bersama Badan Amil Zakat Nasional
Hari ke-11 – Puasa, Integritas, dan Jalan Menuju Kejujuran Sejati
Zakat Jangan Salah Sasaran: Saatnya Masjid dan UPZ Bersama BAZNAS Memetakan Mustahik
Sinergi yang Terus Diperkuat: Aktivasi Media Resmi BAZNAS Minahasa sebagai Pilar Transparansi dan Edukasi Publik
Ramadhan di Ujung Waktu: Rasulullah SAW Ingatkan Nilai Amal Ditentukan pada Penutupnya
Ramadan dan Revolusi Kedermawanan: Saatnya Zakat Menjadi Lifestyle, Bukan Musiman
Menghidupkan Masjid di Bulan Ramadhan: Cahaya Iman, Kekuatan Umat
Masjid sebagai Episentrum Peradaban: Menghidupkan Kembali Ekonomi Umat dari Serambi Ramadan
Jangan Tunggu Kaya untuk Bersedekah: Karena Kaya Itu Soal Hati, Bukan Harta
Dari Semangat Berbagi Menuju Kolaborasi Zakat: Menguatkan Peran BAZNAS dalam Ekosistem Kebaikan Umat di Minahasa
Shalat Tarawih di Rumah atau di Masjid: Di Mana Iman Lebih Dikuatkan?
Menyambut Ramadan dengan Kesadaran Penuh: Seni Mempersiapkan Diri Menuju Bulan Perubahan
Meniti Jalan Halal: Cahaya Keberkahan di Tengah Zaman yang Berubah

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.
Lihat Daftar Rekening →