Badan Amil Zakat Nasional dan Humanitarian Forum Indonesia Perkokoh Mitigasi Bencana Berbasis Rumah Ibadat
27/02/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Minahasa
Dokumentasi Baznas RI
Jakarta – Upaya memperkuat ketahanan bangsa dalam menghadapi bencana kian dipertegas. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Humanitarian Forum Indonesia (HFI) resmi mendeklarasikan Komitmen Bersama Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Rumah Ibadat, Kamis (26/2/2026), di Kantor BAZNAS RI, Jakarta.
Deklarasi yang berlangsung dalam suasana buka puasa bersama itu menandai babak baru sinergi kemanusiaan lintas iman. Rumah ibadat diposisikan bukan hanya sebagai pusat spiritual, tetapi juga sebagai simpul mitigasi, edukasi, dan respons cepat kebencanaan.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, menegaskan inisiatif ini sejalan dengan mandat moral dan sosial pengelolaan zakat. Menurutnya, kebencanaan tidak bisa dilepaskan dari dimensi lingkungan dan tanggung jawab kolektif umat.
“Isu kebencanaan kami masukkan dalam kerangka Maqashid Syariah, khususnya Hifzhun Bi’ah atau menjaga lingkungan. Bencana sangat erat kaitannya dengan krisis lingkungan. Karena itu BAZNAS mendorong konsep Green Zakat sebagai penguatan kepedulian terhadap kebencanaan,” ujarnya.
Ia memastikan, dana zakat yang dihimpun BAZNAS disalurkan secara transparan kepada delapan golongan penerima (asnaf), termasuk masyarakat terdampak bencana. Namun, pendekatan yang dibangun tidak lagi sebatas responsif, melainkan preventif dan edukatif.
“BAZNAS tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi juga mendorong kesiapsiagaan dan penguatan kapasitas masyarakat,” tegasnya.
Ketua Umum HFI, Romi Ardiansyah, menyebut program “Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Rumah Ibadat” sebagai implementasi nyata Rencana Strategis HFI 2026–2030. Inisiatif ini, menurutnya, menjadi ruang kolaborasi konkret lintas agama dalam menjawab tantangan kemanusiaan.
“Fokus kami adalah memperkuat keguyuban lintas agama dengan menghadirkan rumah ibadat tangguh bencana. Sebagai bangsa yang memiliki kekuatan iman dan lintas iman, isu kebencanaan harus kita kelola bersama,” ujarnya.
Saat ini, HFI bersama pemerintah serta perwakilan lembaga agama Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Buddha, dan Konghucu tengah mengawal penyusunan regulasi Rumah Ibadat Tangguh Bencana. Regulasi tersebut diharapkan menjadi payung hukum bagi optimalisasi fungsi rumah ibadat, khususnya di wilayah rawan bencana.
HFI sendiri merupakan forum kemanusiaan berbasis agama yang berperan dalam advokasi nilai, norma, dan prinsip kemanusiaan, serta penguatan komunikasi dan kolaborasi antarorganisasi.
Saat ini, HFI beranggotakan 20 lembaga, antara lain Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC), Dompet Dhuafa, Wahana Visi Indonesia, YAKKUM Emergency Unit, Caritas Indonesia (KARINA), Perkumpulan Peningkatan Keberdayaan Masyarakat (PPKM), Human Initiative, Habitat for Humanity Indonesia, PRB-PGI, Rumah Zakat, LPBI NU, BAZNAS Tanggap Bencana, ADRA Indonesia, hingga World Harvest Indonesia.
Penandatanganan komitmen bersama dalam forum tersebut menjadi simbol kesiapan rumah ibadat di seluruh Indonesia untuk bertransformasi menjadi pusat perlindungan yang aman dan inklusif saat bencana terjadi.
Sinergi ini diharapkan tidak hanya memperkuat respons darurat, tetapi juga membangun budaya sadar risiko di tengah masyarakat. Rumah ibadat pun diharapkan menjadi ruang aman, tempat berlindung sekaligus pusat koordinasi bantuan yang melintasi sekat agama dan identitas.
Di tengah meningkatnya frekuensi dan intensitas bencana akibat perubahan iklim dan degradasi lingkungan, kolaborasi ini menjadi pesan kuat: kemanusiaan adalah panggilan bersama, dan rumah ibadat adalah benteng moral sekaligus benteng sosial dalam menjaga keselamatan bangsa.
Berita Lainnya
BAZNAS RI Santuni 15 Keluarga Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Hadir Sejak Evakuasi hingga Pemakaman
BAZNAS RI Siapkan Kurban Hingga Palestina dan Wilayah Bencana, 10 Persen Dialokasikan Khusus Sumatra
BAZNAS RI Dorong Generasi Muda Tembus Masa Depan: Beasiswa Cendekia Jadi Jalan Menuju Indonesia Emas 2045
Kemenhaj Dukung Tata Kelola Dam oleh BAZNAS, Jemaah Haji Bisa Bayar di Tanah Air
Mahasiswa Ditantang Naik Kelas: Dari Mustahik Jadi Muzaki, Ini Pesan Keras Pimpinan BAZNAS
Rumah Sehat BAZNAS Bantu Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, 7 Orang Meninggal
Keren! 9 Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Lolos PTN Lewat SNBP 2026, Tembus UI hingga IPB
BAZNAS Buka Beasiswa Cendekia AIU 2026, Kesempatan Emas Mustahik Kuliah ke Luar Negeri!
Pulihkan Sumatra! BAZNAS RI Gandeng Komunitas Padel Gelar Charity Tournament, Olahraga Jadi Aksi Nyata Kemanusiaan
BAZNAS Minahasa Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-42 kepada Rektor IAIN Manado
Alumni 94–95 Jaton Gandeng BAZNAS Minahasa, Salurkan Bantuan ke Warga Muslim Atep Oki
BAZNAS Gerak Cepat! 800 Porsi Makanan Disalurkan untuk Penyintas Gempa Flores Timur
BAZNAS Minahasa Ucapkan Selamat, Prof Jamaluddin Jompa Kembali Jadi Rektor Unhas
Dibina BAZNAS, Usaha Pastry di Jaktim Melejit! Omzet Tembus Rp16 Juta per Bulan
Transparan dan Akuntabel, UPZ Masjid Imam Bonjol Lotta Salurkan 528,5 Kg Zakat Fitrah

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.
Lihat Daftar Rekening →