Mahasiswa Ditantang Naik Kelas: Dari Mustahik Jadi Muzaki, Ini Pesan Keras Pimpinan BAZNAS
08/04/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Minahasa
Dokumentasi Baznas RI
Kudus – Generasi muda didorong untuk mengambil peran lebih besar dalam ekosistem zakat nasional. Mokhamad Mahdum, Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, menegaskan mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penerima manfaat, tetapi harus bertransformasi menjadi pemberi zakat (muzaki).
Pesan itu disampaikan dalam Seminar Nasional Zakat bertajuk “Peran Generasi Muda dalam Membangun Ekosistem Zakat Berkelanjutan” di UIN Sunan Kudus, Selasa (7/4/2026).
“Peran mahasiswa itu cuma dua: mau jadi mustahik atau muzaki? Masa mau jadi mustahik? Hidup itu pilihan,” tegas Mahdum di hadapan peserta seminar.
Menurutnya, masa depan ekonomi syariah sangat ditentukan oleh keberanian generasi muda dalam mengambil peran sebagai subjek perubahan, bukan sekadar objek bantuan.
Mahdum juga membagikan refleksi spiritual yang menggugah. Ia mengaku mengubah orientasi doanya, dari sekadar target nominal menjadi visi kebermanfaatan yang lebih luas.
“Dulu saya berdoa ingin bayar zakat Rp1 miliar. Sekarang saya berdoa jadi pembayar zakat terbesar di Indonesia. Karena ‘kantong Allah’ tidak terbatas,” ujarnya.
Tak berhenti di situ, Mahdum menyoroti pentingnya literasi zakat di tengah masyarakat. Ia menilai masih banyak orang yang sebenarnya sudah wajib zakat, namun belum menunaikannya karena kurangnya pemahaman.
“Ini tanggung jawab kita bersama. Mahasiswa harus jadi penyambung lidah, menjelaskan apa itu zakat, beda dengan infak dan sedekah,” tegasnya.
Ia juga mengungkap tren positif di kalangan anak muda, di mana infak digital kini mencapai Rp9 hingga Rp10 miliar per bulan. Meski motivasinya beragam, mulai dari urusan akademik hingga pekerjaan, Mahdum melihat ini sebagai modal sosial besar untuk membangun ekosistem zakat ke depan.
Sementara itu, akademisi dari LAZISNU Jawa Tengah, Aan Zainul Anwar, menekankan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan zakat.
Ia mencontohkan keberhasilan Desa Jatisono, Demak, yang menjadi role model nasional dalam pengelolaan zakat pertanian. Di desa tersebut, potensi zakat bisa mencapai Rp300 juta per tahun dari satu entitas, berkat kesadaran kolektif dan sistem yang terorganisir.
“Ada kesadaran, kekompakan, dan profesionalisme. Ekosistemnya sudah terbentuk,” jelas Aan.
Dampaknya pun nyata. Para guru ngaji di desa tersebut kini mendapatkan insentif rutin dan tunjangan pangan, tidak lagi bergantung pada bantuan musiman seperti saat Ramadan.
Pesan besar dari forum ini jelas: mahasiswa bukan sekadar generasi penerus, tetapi motor penggerak. Jika literasi meningkat dan kesadaran tumbuh, maka zakat bukan hanya ibadah—melainkan kekuatan ekonomi yang mampu mengubah wajah kesejahteraan umat.
Berita Lainnya
10 Mahasiswa Pergunu Sulut Melanjutkan Studi ke UAC, Tiba di Surabaya Disambut Ketua FMS Mojokerto
BAZNAS Hadir di Muktamar NU ke-35, Salurkan 15 Ribu ZChicken hingga Siagakan Layanan Kesehatan
BAZNAS RI Bersama Kemendiktisaintek Buka Beasiswa Cendekia 2026 di 246 Perguruan Tinggi
ZaWIN 2026 di Bandung: BAZNAS Dorong Kolaborasi agar Zakat Berdampak Lebih Luas
BAZNAS RI Bahas Kerja Sama Bantuan Kemanusiaan Palestina dengan YPSP
Pimpinan BAZNAS Minahasa Doakan Keberkahan Usia dan Pengabdian Al Gazali Mus
Jihan Nabillah Kokalo, Putri Minahasa yang Tembus Kementerian Pariwisata dengan Nilai Evaluasi 97
BAZNAS Minahasa Sampaikan Selamat atas Amanah Baru Muhammad Ahmad Zaini Kiaydemak
Empat Kali Berturut-turut! BAZNAS RI Kembali Raih IHYA 2026
Hadirkan Layanan Kesehatan Mobile, BAZNAS Jangkau Penyintas Gempa NTT hingga Pelosok
BAZNAS RI dan ICMI Jajaki Kolaborasi Inovasi Lingkungan hingga Riset Zakat
BAZNAS RI dan KemenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola Zakat Nasional
BAZNAS RI dan Kemendukbangga/BKKBN Perkuat Program ZCD, BAZNAS Minahasa Ikuti Agenda Secara Daring
Hadiri Pra-Rakornas 2026, BAZNAS Kabupaten Minahasa Siap Perkuat Pengelolaan Muzaki secara Profesional
RSB BAZNAS Hadir untuk Mualaf di Batam, Cek Kesehatan Gratis hingga Bantuan Pangan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.
Lihat Daftar Rekening →