Minahasa — Di tengah tantangan penghimpunan zakat dan tuntutan masyarakat atas transparansi layanan publik, BAZNAS Minahasa melangkah berani memperkuat sistem digitalnya. Selasa (28/10/2025), BAZNAS RI menggelar sesi konsultasi online via Google Meet dengan tema optimalisasi Kantor Digital BAZNAS untuk seluruh BAZNAS daerah.
Wakil Ketua IV BAZNAS Minahasa, Sahlan Kokalo, hadir langsung dalam sesi tersebut. Ia menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan layanan zakat yang semakin mudah diakses.
“Kita ingin masyarakat Minahasa percaya bahwa zakat mereka dikelola dengan sangat profesional dan berdampak langsung. Teknologi memberi kita jalan ke sana,” tegas Sahlan usai mengikuti Zoom meeting itu.
Website resmi BAZNAS Minahasa akan di-upgrade besar-besaran dari versi 2.2.12 ke 3.11.36 — lompatan signifikan menuju layanan zakat berbasis data yang lebih modern.- Antarmuka lebih segar, responsif, dan nyaman diakses
- Informasi tersaji lebih cepat dan stabil
- Keamanan data transaksi lebih terjaga
- Integrasi layanan penghimpunan dan penyaluran tepat sasaran
- Laporan keuangan & program bisa dipantau real-time
- Mesin pencarian lebih mudah menemukan website BAZNAS Minahasa
- Mendukung peningkatan kepercayaan publik terhadap pengelolaan ZIS
Transformasi ini diyakini akan membuat website bukan hanya menjadi papan informasi, tetapi pusat kontrol publik terhadap amanah zakat.
BAZNAS Minahasa menegaskan: transparansi bukan hanya kewajiban lembaga zakat — tapi hak masyarakat untuk mengetahui ke mana amanah zakat mereka disalurkan.
Dengan sistem digital:
-
Setiap dana yang terkumpul tercatat rapi
-
Setiap bantuan yang disalurkan dapat dipantau
-
Masyarakat semakin yakin dan terdorong untuk berzakat di BAZNAS
“Di era keterbukaan informasi hari ini, publik tidak cukup diberi tahu. Mereka ingin melihat sendiri bukti dan kinerjanya. Itulah yang sedang kami bangun,” lanjut Sahlan.
BAZNAS Minahasa menyadari tantangan: potensi zakat sangat besar, namun penghimpunan masih belum optimal. Melalui digitalisasi yang kuat dan akuntabel, dukungan masyarakat diharapkan meningkat — baik dari muzaki individu, masjid, instansi pemerintah maupun swasta.
Dengan teknologi ini, umat semakin mudah menebar kebaikan dan BAZNAS semakin siap menyalurkan amanah tepat sasaran:
-
membantu fakir miskin,
-
mendorong pemberdayaan ekonomi umat,
-
mendukung pendidikan anak-anak kurang mampu,
-
memperkuat layanan sosial dan kemanusiaan di Minahasa.
Transformasi digital ini adalah undangan terbuka bagi seluruh pihak:
→ Mari proaktif mendukung gerakan zakat profesional
→ Mari bersama memastikan mustahik merasakan manfaat nyata
→ Mari jadikan digitalisasi sebagai sarana memperkuat ukhuwah sosial
BAZNAS Minahasa siap bergerak lebih cepat, lebih transparan, dan lebih dekat dengan masyarakat.
#ZakatTerdepan #DigitalUntukUmat #BaznasMinahasaBergerak

