BAZNAS Sukses Berdayakan Pedagang Kantin di Bukittinggi, Omzet Tembus Rp40 Juta per Bulan
19/01/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Bukittinggi, sukses memberdayakan Yulia Tuntina
Bukittinggi – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan peran nyata zakat produktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Bukittinggi, BAZNAS sukses memberdayakan Yulia Tuntina, pedagang makanan di kantin sekolah Kota Bukittinggi, Sumatra Barat, hingga berhasil melipatgandakan omzet usahanya.
Dari yang semula hanya meraup omzet Rp20 juta per bulan, kini usaha Yulia menembus angka Rp40 juta per bulan, atau naik 100 persen, dengan penghasilan bersih sekitar Rp6 juta. Capaian ini diraih berkat dukungan modal usaha serta pendampingan intensif dari BAZNAS.
“Alhamdulillah, sebelum mendapat bantuan dari BAZNAS, omzet usaha saya sekitar Rp20 juta per bulan dengan penghasilan bersih Rp3 juta. Setelah mendapat bantuan dan pendampingan, omzet naik menjadi Rp40 juta per bulan dan penghasilan bersih sekitar Rp6 juta,” kata Yulia dalam keterangannya di Bukittinggi, Senin (19/1/2026).
Yulia mengaku, bantuan BAZNAS membawa perubahan besar, tidak hanya bagi usahanya tetapi juga bagi kondisi ekonomi keluarganya. “Terima kasih BAZNAS dan para muzaki. Berkat bantuan modal dan pendampingan yang diberikan, alhamdulillah usaha saya bisa terus berkembang,” ujarnya.
Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, mengapresiasi capaian Yulia yang dinilai mampu memanfaatkan bantuan secara optimal.
Menurut Saidah, Yulia yang merupakan warga Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, menjalankan usaha aneka gorengan, menu sarapan, serta minuman di kantin sekolah. Sejak menjadi mustahik binaan BAZNAS, perkembangan usahanya dinilai sangat signifikan.
“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa zakat produktif yang dikelola BAZNAS mampu mendorong UMKM naik kelas dan meningkatkan kesejahteraan mustahik. Keberhasilan mustahik adalah kebahagiaan bagi BAZNAS,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (19/1/2026).
Saidah menjelaskan, keberhasilan Yulia tidak lepas dari pendampingan melalui program BAZNAS Microfinance Desa. Dalam program tersebut, para mustahik mendapatkan edukasi kewirausahaan, termasuk pencatatan dan pelaporan keuangan, sehingga usaha dapat berkembang secara terukur dan berkelanjutan.
Tak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan, Saidah menambahkan, keberhasilan usaha Yulia juga mendorong tumbuhnya kepedulian sosial. Saat ini, Yulia secara rutin berpartisipasi dalam program wakaf Al-Qur’an sebagai wujud rasa syukur dan berbagi kepada sesama.
Lebih lanjut, Saidah menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus memperluas jangkauan program pemberdayaan ekonomi, termasuk BMD, agar semakin banyak pelaku usaha kecil di berbagai daerah dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya.
“Apa yang telah dicapai Yulia sangat luar biasa. Kami berharap program-program BAZNAS, seperti BMD, dapat terus memberikan manfaat besar dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia. Semakin banyak mustahik yang berkembang dan sejahtera, maka visi BAZNAS untuk menyejahterakan masyarakat Indonesia dapat terwujud secara bertahap,” tutup Saidah.
Berita Lainnya
Sambut Ramadan, BAZNAS Salurkan Peralatan Ibadah untuk Masjid Terdampak Banjir di Sumatra Barat
Terjebak Banjir, BAZNAS Evakuasi Ibu Hamil yang Akan Melahirkan di Karawang
Kemensetneg Salurkan Rp227 Juta via BAZNAS, Bantu Penyintas Banjir Sumatera Bangun Huntap hingga Pulihkan Ekonomi
BAZNAS Salurkan 24.000 Liter Air Bersih untuk Penyintas Banjir dan Longsor di Sibolga
Wakil Ketua PA Tondano Resmi Dilantik, PTA Manado Targetkan Jadi Role Model Zona Integritas
BAZNAS Terima Dana CSR Mitsui Leasing untuk Perkuat Respons Bencana di Sumatra

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
