WhatsApp Icon

BAZNAS RI Salurkan 10 Sapi untuk Munggahan di Tapsel, Tradisi Sambut Ramadan Kian Bermakna

15/02/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Minahasa

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS RI Salurkan 10 Sapi untuk Munggahan di Tapsel, Tradisi Sambut Ramadan Kian Bermakna

BAZNAS RI Salurkan 10 Sapi untuk Munggahan di Tapsel

Tapanuli Selatan – Menjelang datangnya Ramadan 1447 Hijriah, suasana kebersamaan mulai terasa di Kabupaten Tapanuli Selatan. Sebanyak 10 ekor sapi disalurkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI untuk mendukung pelaksanaan tradisi “Munggahan”, tradisi masyarakat Muslim dalam menyambut bulan suci dengan penuh syukur dan kebersamaan.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, M. Imdadun Rahmat, dan disaksikan langsung oleh Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, Sabtu (14/2/2026).

Munggahan atau punggahan merupakan tradisi masyarakat Muslim Indonesia yang dilaksanakan satu atau dua hari menjelang Ramadan. Biasanya diisi dengan doa bersama, makan bersama, serta mempererat silaturahmi sebagai simbol penyucian diri sebelum memasuki bulan puasa.

Di Tapanuli Selatan, tradisi ini menjadi momentum memperkuat solidaritas, terutama bagi masyarakat yang tengah bangkit dari musibah banjir beberapa waktu lalu.

“Insya Allah dalam waktu dekat kita akan melakukan Munggahan, biasanya satu atau dua hari menjelang Ramadan,” ujar Gus Irawan.

Imdadun Rahmat menegaskan, bantuan 10 ekor sapi tersebut merupakan bukti nyata keberkahan zakat yang dikelola secara profesional dan tepat sasaran.

“Penyerahan sapi ini menjadi bukti bahwa kami peduli. Zakat hadir untuk memberikan solusi, jalan keluar yang diberikan Allah untuk umat Islam. Zakat membantu yang susah dan menjadi sarana ibadah sosial bagi yang mampu,” ujarnya.

Menurutnya, zakat bukan sekadar ibadah individual, melainkan instrumen sosial yang disyariatkan untuk menjawab persoalan umat—mulai dari kemiskinan hingga pemulihan pascabencana.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tapanuli Selatan, Jon Sujani Pasaribu, menyampaikan bahwa sapi tersebut akan disalurkan kepada keluarga terdampak musibah banjir di wilayah Tapsel.

“Mudah-mudahan ini adalah awal kebangkitan bagi masyarakat Tapanuli Selatan. Terima kasih Bupati dan BAZNAS RI,” ujarnya.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Utara Mohammad Hatta beserta jajaran pimpinan, Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI Eka Budi Sulistyo, Camat Sipirok, Ketua MUI Kecamatan Sipirok, Direktur BNPB Tapanuli Selatan Nelwan Harahap, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan Sofyan Adil, serta para penerima manfaat.

Secara edukatif, momentum Munggahan menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memperkuat empati sosial. Tradisi ini mengajarkan pentingnya berbagi rezeki, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama—terutama mereka yang sedang dalam kesulitan.

Melalui bantuan 10 ekor sapi ini, BAZNAS RI ingin memastikan bahwa masyarakat terdampak tetap dapat merasakan kebahagiaan menyambut Ramadan dengan layak dan penuh kebersamaan.

Di Tapanuli Selatan, gema Munggahan tahun ini bukan sekadar tradisi. Ia menjadi simbol kebangkitan, solidaritas, dan keberkahan zakat yang nyata dirasakan umat.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.

Lihat Daftar Rekening →