Dari Gerobak ke Omzet Rp500 Ribu/Hari, ZChicken BAZNAS Bikin Mustahik Naik Kelas di Jambi
09/04/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Minahasa
Dokumentasi Baznas RI
Jambi – Program pemberdayaan ekonomi kembali membuahkan hasil. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program ZChicken sukses mengangkat usaha kuliner milik mustahik di Kota Jambi hingga meraih omzet ratusan ribu rupiah per hari.
Adalah Jubaidah, penerima manfaat program ZChicken, yang kini mampu menghasilkan sekitar Rp500 ribu per hari dari usaha ayam krispi yang ia jalankan.
Tak hanya itu, berkat pendampingan berkelanjutan dari BAZNAS, usahanya kini berkembang pesat. Jubaidah tak lagi hanya menjual ayam krispi, tetapi juga menambah menu seperti bakso, bubur ayam, hingga aneka minuman untuk menarik lebih banyak pelanggan.
Sekretaris Utama BAZNAS RI, Subhan Cholid, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Jubaidah menjadi bukti nyata bahwa zakat yang dikelola secara produktif mampu mengubah kehidupan mustahik.
“Ini adalah buah dari kerja keras mustahik, dukungan muzaki, dan pembinaan yang berkelanjutan. Kami sangat bangga,” ujar Subhan dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).
Ia menegaskan, program seperti ZChicken bukan sekadar bantuan jangka pendek, tetapi dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi mustahik agar bisa naik kelas, bahkan berpotensi menjadi muzaki di masa depan.
“Zakat harus berdampak. Tidak hanya membantu, tetapi memberdayakan hingga mustahik bisa mandiri secara ekonomi,” tegasnya.
BAZNAS pun berkomitmen untuk terus memperluas program pemberdayaan UMKM, termasuk ZChicken, agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Di sisi lain, Jubaidah mengaku bersyukur atas dukungan yang ia terima. Baginya, omzet Rp500 ribu per hari bukan sekadar angka, melainkan harapan baru bagi keluarganya.
“Walaupun masih suasana Lebaran, pembeli tetap ramai. Alhamdulillah, usaha ini bisa terus berjalan dan berkembang,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS dan para muzaki yang telah membantu mengembangkan usahanya hingga seperti sekarang.
“Bantuan ini sangat berarti. Saya berharap semakin banyak pelaku usaha kecil yang bisa merasakan manfaat seperti saya,” ujarnya.
Kisah Jubaidah menjadi bukti bahwa dengan sentuhan program yang tepat, zakat mampu menjadi mesin penggerak ekonomi umat—mengubah usaha kecil menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan.
Berita Lainnya
Potensi Zakat RI Tembus Rp327 Triliun, BAZNAS-Bappenas Gaspol Integrasi ke Pembangunan Nasional
Hangatnya Kepedulian! BCA Sekuritas dan BAZNAS Santuni Anak Yatim di Jakarta
BAZNAS Gandeng Kemendes, Zakat Disulap Jadi Motor Ekonomi Desa
Fantastis! BSI Salurkan Zakat Rp289 Miliar Lewat BAZNAS, Dorong Ekonomi Umat Makin Kuat
Transparan dan Akuntabel, UPZ Masjid Imam Bonjol Lotta Salurkan 528,5 Kg Zakat Fitrah
BCA Syariah Gandeng BAZNAS, Kini Bayar Zakat Bisa Langsung dari Aplikasi BSya
Dari Masjid untuk Kehidupan: Zakat Jamaah Jadi Nafas Baru UMKM Kecil di Minahasa
Bupati Bulukumba Terima Ambulans BAZNAS, Perkuat Layanan Rumah Sehat untuk Warga
BAZNAS–BSI Perkuat Transformasi Zakat, Dorong Ekonomi Umat Lebih Berkelanjutan
BAZNAS Minahasa Berduka, Sosok Pendidik dan Penggerak Zakat Berpulang
Waka IV BAZNAS Minahasa Buka Suara soal Isu Kepercayaan dan Dugaan Keretakan Internal
Halalbihalal BAZNAS RI: Sodik Mudjahid Ajak Amil Tingkatkan Profesionalisme, Target Zakat Nasional Rp160 Triliun
BAZNAS-MUI Gaspol Pulihkan Pendidikan Pascabencana, Rp600 Juta Digelontorkan untuk Aceh hingga Sumut
MR D.I.Y. Indonesia Salurkan Bantuan Rp378 Juta Lewat BAZNAS, Sasar 1.000 Keluarga Rentan
Dari Mustahik ke CEO: Alumni Beasiswa BAZNAS Ini Sukses Bangun Bisnis Interior

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.
Lihat Daftar Rekening →