Z-Talk BAZNAS: Media Didorong Jadi Mitra Strategis Literasi Zakat Nasional
03/02/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Minahasa
Media Didorong Jadi Mitra Strategis Literasi Zakat Nasional
Jakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menempatkan media massa sebagai mitra strategis dalam membangun pemahaman publik bahwa zakat adalah bagian dari arsitektur pembangunan nasional, bukan sekadar praktik filantropi. Penegasan itu mengemuka dalam forum Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026).
Forum tersebut mempertemukan jajaran pimpinan BAZNAS dengan pemimpin redaksi media nasional, jurnalis, hingga mahasiswa. Agenda ini dirancang sebagai ruang dialog untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, sekaligus produktivitas narasi zakat di ruang publik.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., memaparkan bahwa transformasi pengelolaan zakat menuntut pendekatan komunikasi yang masif dan berkelanjutan. BAZNAS, kata dia, telah memperluas ekosistem penghimpunan melalui lebih dari 120 kanal digital, kemitraan dengan puluhan perbankan, serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di komunitas dan institusi pendidikan.
“Perbaikan layanan dan komunikasi berdampak langsung pada retensi donatur. Dalam dua tahun terakhir, donatur yang sempat berhenti bisa dijaga kembali hingga sekitar 60 persen,” ujarnya.
Namun, peningkatan penghimpunan, menurut Saidah Sakwan, Pimpinan BAZNAS RI, harus berjalan seiring dengan pendistribusian yang presisi. Ia mengingatkan, Indonesia masih menghadapi tantangan kemiskinan yang besar, dengan sekitar 25,4 juta penduduk berada di garis kemiskinan, termasuk kelompok miskin ekstrem.
“Tujuan akhirnya bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi mendorong mustahik keluar dari kemiskinan dan bertransformasi menjadi muzaki,” katanya.
Pendekatan ini menempatkan zakat dalam kerangka pembangunan berkelanjutan: dari bantuan konsumtif menuju pemberdayaan produktif.
Pemimpin Redaksi Kompas.com, Amir Sodikin, melihat zakat sebagai instrumen distribusi kekayaan yang relevan dengan sistem ekonomi modern. Menurutnya, zakat bekerja sebagai mekanisme langsung untuk mengalirkan likuiditas ke masyarakat bawah tanpa menunggu efek tetesan ke bawah (trickle-down effect).
“Zakat sejak awal dirancang untuk mencegah ketimpangan. Ia adalah arsitektur ekonomi berbasis keadilan,” ujarnya.
Amir menilai, tugas media bukan hanya melaporkan kegiatan, tetapi membangun pemahaman publik bahwa lembaga seperti BAZNAS adalah bagian dari sistem pembangunan sosial-ekonomi nasional.
Senada, Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin, menekankan bahwa media dan lembaga zakat memiliki kesamaan peran: menjaga kepercayaan publik. Menurut dia, potensi zakat dapat menjadi pilar ketahanan sosial jika dikomunikasikan secara konsisten.
“Media tidak cukup hanya meliput, tetapi juga menggerakkan kesadaran publik. Zakat harus diposisikan sebagai solusi nyata persoalan sosial,” ujarnya.
Forum Z-Talk menunjukkan pergeseran pendekatan: zakat tidak lagi dipresentasikan sebatas narasi kedermawanan, tetapi sebagai sistem sosial terorganisasi yang terukur dampaknya. Di titik inilah peran media menjadi kunci—menghubungkan data, kebijakan, dan kisah penerima manfaat dalam satu alur informasi yang utuh.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS dan insan media berupaya membangun literasi zakat yang lebih dalam—bahwa zakat adalah instrumen keadilan distributif, penguatan ekonomi keluarga, dan jaring pengaman sosial.
Di tengah tantangan kemiskinan, ketimpangan, dan kerentanan bencana, narasi zakat yang kuat bukan hanya memperluas partisipasi publik, tetapi juga memperteguh fondasi sosial Indonesia.
Berita Lainnya
10 Mahasiswa Pergunu Sulut Melanjutkan Studi ke UAC, Tiba di Surabaya Disambut Ketua FMS Mojokerto
BAZNAS Hadir di Muktamar NU ke-35, Salurkan 15 Ribu ZChicken hingga Siagakan Layanan Kesehatan
Hadiri Pra-Rakornas 2026, BAZNAS Kabupaten Minahasa Siap Perkuat Pengelolaan Muzaki secara Profesional
Hadirkan Layanan Kesehatan Mobile, BAZNAS Jangkau Penyintas Gempa NTT hingga Pelosok
Tiga Putranya Gugur di Gaza, Ulama Palestina Datangi BAZNAS: “Saya Tetap Mengucapkan Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin”
BAZNAS RI dan KemenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola Zakat Nasional
RSB BAZNAS Hadir untuk Mualaf di Batam, Cek Kesehatan Gratis hingga Bantuan Pangan
BAZNAS RI Bahas Kerja Sama Bantuan Kemanusiaan Palestina dengan YPSP
Empat Kali Berturut-turut! BAZNAS RI Kembali Raih IHYA 2026
Dari Dapur Umum BAZNAS, Penyintas Gempa NTT Bangkit dan Menguatkan Sesama
BAZNAS RI Bersama Kemendiktisaintek Buka Beasiswa Cendekia 2026 di 246 Perguruan Tinggi
BAZNAS RI Salurkan 500 Paket Logistik untuk Penyintas Gempa NTT
Pimpinan BAZNAS Minahasa Doakan Keberkahan Usia dan Pengabdian Al Gazali Mus
BAZNAS RI–Urais Kemenag Perkuat UPZ Masjid, Dorong Digitalisasi Pengelolaan ZIS
BAZNAS Tegaskan Dana Zakat Sama Sekali Tak Dipakai untuk Buku 'Islam Ala Prabowo'

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.
Lihat Daftar Rekening →