WhatsApp Icon

Dari Mustahik ke CEO: Alumni Beasiswa BAZNAS Ini Sukses Bangun Bisnis Interior

09/04/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Minahasa

Bagikan:URL telah tercopy
Dari Mustahik ke CEO: Alumni Beasiswa BAZNAS Ini Sukses Bangun Bisnis Interior

CEO perusahaan interior Penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS

 Jakarta – Kabar membanggakan datang dari program pendidikan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Salah satu alumninya, Dio Khoirul Azhar, sukses menembus dunia bisnis dan kini menjabat sebagai CEO perusahaan interior yang ia rintis sendiri.

Dio merupakan penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) saat menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya. Berkat dukungan beasiswa tersebut, ia tak hanya berhasil menyelesaikan studi tepat waktu, tetapi juga mengasah kemampuan hingga akhirnya terjun ke dunia usaha.

Kini, Dio dikenal sebagai founder sekaligus CEO Interiola Project, sebuah studio desain interior yang berdiri sejak 2021. Perusahaan ini melayani kebutuhan desain dan pembangunan interior rumah, kantor, hingga apartemen, dengan konsep yang mengutamakan kenyamanan dan fungsi ruang.

Sekretaris Utama BAZNAS RI, Subhan Cholid, menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan Dio menjadi bukti nyata bahwa zakat yang dikelola secara profesional mampu mengubah masa depan penerimanya.

“Kami sangat bangga. Ini bukti bahwa zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berdampak jangka panjang,” ujar Subhan dalam keterangan tertulis, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, program BCB tidak sekadar memberikan bantuan biaya pendidikan. Lebih dari itu, para penerima manfaat juga dibekali pelatihan pengembangan diri dan keterampilan yang berkelanjutan.

“Tujuan kami jelas, bagaimana mustahik bisa bangkit, mandiri, bahkan bertransformasi menjadi muzaki. Dan kisah Dio adalah salah satu bukti nyatanya,” tegasnya.

BAZNAS pun berkomitmen memperluas jangkauan program ini agar semakin banyak generasi muda Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang layak sekaligus peluang untuk berkembang.

Sementara itu, Dio mengaku perjalanan yang ia lalui tidak lepas dari peran besar BAZNAS dalam hidupnya. Ia menyebut beasiswa tersebut menjadi titik balik yang membuka jalan menuju kesuksesan.

“Alhamdulillah, saya bisa menyelesaikan studi tanpa beban finansial. Lebih dari itu, pembinaan yang diberikan benar-benar membentuk mindset dan kesiapan saya dalam membangun usaha,” ungkapnya.

Kini, melalui Interiola Project, Dio tak hanya membangun bisnis, tetapi juga membuka peluang kerja dan memberi dampak bagi lingkungan sekitarnya.

Kisah Dio menjadi bukti bahwa pendidikan, jika didukung dengan sistem yang tepat, mampu melahirkan generasi unggul. Dari penerima zakat, kini ia berdiri sebagai pemberi manfaat.

Sebuah transformasi yang tak sekadar inspiratif, tetapi juga nyata.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.

Lihat Daftar Rekening →