BAZNAS dan Negara: Menjembatani Kekakuan Birokrasi
27/08/2025 | Penulis: Humas BAZNAS Minahasa
Menko PMK) Pratikno menegaskan pentingnya sinergisitas antara pemerintah dan BAZNAS
Rakornas BAZNAS RI 2025 – Jakarta, 26 Agustus 2025
Dalam ruang Rakornas BAZNAS RI, Selasa siang itu, Menko PMK Pratikno menyinggung satu hal yang kerap jadi batu sandungan pembangunan manusia di negeri ini: birokrasi yang lamban merespons kebutuhan rakyat. "Pemda atau birokrasi pada umumnya tidak fleksibel untuk merespons suatu hal," ujarnya. Kalimat itu seperti tamparan yang halus namun tegas.
Pratikno lalu mengaitkannya dengan BAZNAS. Menurutnya, lembaga zakat negara ini memiliki satu keunggulan mendasar: fleksibilitas. Di saat mesin birokrasi harus menunggu dokumen, perencanaan, dan alokasi anggaran, BAZNAS bisa langsung hadir, menjangkau ruang-ruang yang luput tersentuh pemerintah. "Mungkin fleksibilitas bisa dilakukan di BAZNAS, sehingga bisa menutup kelemahan pemerintah yang tidak fleksibel," tegasnya.
Pernyataan itu menggeser cara pandang: BAZNAS bukan sekadar penyalur zakat, melainkan mitra strategis negara dalam pembangunan manusia. Sebuah entitas yang melengkapi kerja pemerintah, terutama di sektor-sektor vital seperti kesehatan, pendidikan, dan penanganan bencana. "Kalau kesehatan dan bencana itu prioritas utama, karena risiko kerugian publik terlalu besar. Peran BAZNAS di sini sangat fundamental," kata Pratikno.
Gagasan ini bukan semata soal kolaborasi, melainkan ajakan membangun koalisi. Tidak berhenti di Jakarta, tapi bergerak sampai ke daerah. Pratikno menginginkan BAZNAS daerah menjadi motor penggerak yang mempertemukan pemerintah lokal, masyarakat, dan lembaga zakat dalam satu meja kerja. "Kami mengharapkan kerja sama ini bisa mendorong munculnya koalisi di daerah dalam mengatasi persoalan pembangunan manusia," ujarnya.
Di titik inilah, BAZNAS menemukan posisi strategisnya. Menjadi jembatan antara birokrasi yang kaku dan kebutuhan rakyat yang mendesak. Menjadi penopang ketika negara terlambat hadir. Dan menjadi penanda, bahwa pembangunan manusia tak bisa disandarkan pada satu instrumen saja, melainkan perlu sinergi—antara kekuatan negara dan energi umat.
Berita Lainnya
Hadirkan Layanan Kesehatan Mobile, BAZNAS Jangkau Penyintas Gempa NTT hingga Pelosok
RSB BAZNAS Hadir untuk Mualaf di Batam, Cek Kesehatan Gratis hingga Bantuan Pangan
10 Mahasiswa Pergunu Sulut Melanjutkan Studi ke UAC, Tiba di Surabaya Disambut Ketua FMS Mojokerto
Empat Kali Berturut-turut! BAZNAS RI Kembali Raih IHYA 2026
BAZNAS RI dan KemenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola Zakat Nasional
BAZNAS RI Salurkan 500 Paket Logistik untuk Penyintas Gempa NTT
BAZNAS Minahasa Sampaikan Selamat atas Amanah Baru Muhammad Ahmad Zaini Kiaydemak
BAZNAS RI–Urais Kemenag Perkuat UPZ Masjid, Dorong Digitalisasi Pengelolaan ZIS
BAZNAS RI Bersama Kemendiktisaintek Buka Beasiswa Cendekia 2026 di 246 Perguruan Tinggi
ZaWIN 2026 di Bandung: BAZNAS Dorong Kolaborasi agar Zakat Berdampak Lebih Luas
Jihan Nabillah Kokalo, Putri Minahasa yang Tembus Kementerian Pariwisata dengan Nilai Evaluasi 97
Tiga Putranya Gugur di Gaza, Ulama Palestina Datangi BAZNAS: “Saya Tetap Mengucapkan Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin”
BAZNAS Hadir di Muktamar NU ke-35, Salurkan 15 Ribu ZChicken hingga Siagakan Layanan Kesehatan
BAZNAS Tegaskan Dana Zakat Sama Sekali Tak Dipakai untuk Buku 'Islam Ala Prabowo'
Hadiri Pra-Rakornas 2026, BAZNAS Kabupaten Minahasa Siap Perkuat Pengelolaan Muzaki secara Profesional

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.
Lihat Daftar Rekening →