WhatsApp Icon

BAZNAS-TNI AL Gelar Mudik Gratis Naik Kapal Perang, 1.000 Pemudik Roda Dua Diangkut Sekali Berlayar

04/03/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Minahasa

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS-TNI AL Gelar Mudik Gratis Naik Kapal Perang, 1.000 Pemudik Roda Dua Diangkut Sekali Berlayar

Dokumentasi Baznas RI

Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali berkolaborasi dengan TNI Angkatan Laut (AL) menghadirkan program mudik gratis menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) menjelang Idul Fitri 1447 H. Sebanyak 1.000 pemudik roda dua akan diberangkatkan dalam satu kali pelayaran untuk mengurai kepadatan arus mudik.

Komitmen sinergi itu ditegaskan Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, saat menerima audiensi jajaran TNI AL di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

“BAZNAS sangat senang dapat kembali bekerja sama dengan TNI AL dalam melayani umat. Kami akan segera menindaklanjuti dukungan logistik bagi para pemudik serta paket lebaran bagi personel TNI AL yang bertugas. Peluang kebaikan ini juga akan kami tawarkan kepada para muzaki agar manfaatnya semakin luas,” ujar Kiai Noor.

Menurutnya, dukungan konsumsi sahur dan berbuka hingga kebutuhan operasional selama perjalanan laut menjadi prioritas. Dengan begitu, para pemudik dapat menjalankan ibadah di akhir Ramadan dengan tenang meski berada di perjalanan.

Berangkat 16 Maret, Rute Jakarta-Semarang-Surabaya

Dari pihak TNI AL, Asisten Operasional Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Muda Yayan Sopiyan menjelaskan armada KRI disiapkan untuk mengurai lonjakan pemudik, khususnya pengguna sepeda motor.

“Kami menyiapkan KRI dengan kapasitas 1.000 penumpang untuk rute Jakarta, Semarang, dan Surabaya. Keberangkatan dijadwalkan pada hari pertama cuti Lebaran, 16 Maret 2026,” kata Laksda Yayan.

Ia menambahkan, sebanyak 150 Anak Buah Kapal (ABK) akan disiagakan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pelayaran. Program ini diperuntukkan bagi pemudik roda dua yang ingin pulang kampung bersama keluarga tanpa harus menempuh perjalanan darat berisiko tinggi.

Cukup dengan menunjukkan STNK atau identitas resmi, pemudik dapat mengikuti program ini. Skema tersebut dinilai efektif menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus mengurangi beban jalan nasional saat puncak arus mudik.

Perjalanan laut yang diperkirakan berlangsung hingga enam hari membuat kebutuhan logistik menjadi perhatian utama. Ribuan penumpang dan kru membutuhkan dukungan konsumsi dan layanan dasar selama di atas kapal.

BAZNAS memastikan bantuan akan difokuskan pada paket konsumsi sahur dan berbuka, serta dukungan logistik lainnya. Selain membantu pemudik, BAZNAS juga menyiapkan paket lebaran bagi personel TNI AL yang bertugas mengawal pelayaran.

Sinergi ini dinilai sebagai bentuk konkret kolaborasi kemanusiaan antara lembaga negara dan otoritas pertahanan dalam melayani masyarakat. Di tengah tingginya mobilitas Lebaran, kehadiran kapal perang sebagai armada mudik gratis menjadi solusi strategis yang tak hanya aman, tetapi juga berdaya guna sosial.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, Deputi II BAZNAS RI Imdadun Rahmat, Komandan Satkor Koarmada I Kolonel Laut (P) Awang Bawono, serta jajaran staf teknis TNI AL.

Dengan kolaborasi ini, mudik tak sekadar perjalanan pulang, tetapi juga wujud gotong royong nasional—di mana zakat dan kekuatan maritim bersatu untuk melayani umat.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.

Lihat Daftar Rekening →