WhatsApp Icon

Dari Serambi Mushollah ke Gerakan Umat: Silaturahmi Hangat BAZNAS Minahasa dan TPQ Roudhotul Jannah

25/02/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Minahasa

Bagikan:URL telah tercopy
Dari Serambi Mushollah ke Gerakan Umat: Silaturahmi Hangat BAZNAS Minahasa dan TPQ Roudhotul Jannah

Silaturahmi Pimpinan Baznas Minahasa ket TPQ TPQ ROUDHOTUL JANNAH

Tondano — Malam Ramadan itu berjalan begitu khidmat. Usai sholat Tarawih, jamaah tak segera pulang. Di Serambi Mushollah TPQ Roudhotul Jannah Kampung Jawa Tondano, suasana hangat terasa dalam bincang santai penuh makna. Tiga ceret kopi yang disiapkan salah satu jamaah habis tanpa tersisa. Takjil yang tersaji pun tandas. Waktu nyaris menunjukkan pukul 23.00 WITA, namun semangat diskusi justru semakin hidup.

Silaturahmi malam itu mempertemukan pimpinan BAZNAS Kabupaten Minahasa — Wakil Ketua I dan Wakil Ketua IV — dengan pimpinan TPQ dan jamaah. Bukan pertemuan formal penuh jarak, melainkan dialog terbuka di serambi mushollah yang kini masih dalam tahap pembangunan.

Dalam suasana penuh keakraban itu, Waka I BAZNAS Minahasa menjelaskan secara informatif pentingnya pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat mushollah dan TPQ.

“UPZ adalah perpanjangan tangan BAZNAS di tengah masyarakat. Dengan adanya UPZ, pengumpulan dan pendistribusian zakat bisa lebih tertata, transparan, dan tepat sasaran. Ini bukan hanya tentang menghimpun dana, tetapi membangun sistem kepercayaan umat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pembentukan UPZ dilakukan melalui mekanisme resmi, dengan pengurus yang diusulkan dari internal lembaga, kemudian ditetapkan melalui SK BAZNAS Kabupaten.

Sementara itu, Waka IV BAZNAS Minahasa menekankan aspek edukasi dan pemberdayaan.

“Kami ingin masjid dan TPQ menjadi pusat edukasi zakat. Di sinilah generasi muda belajar tentang amanah, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Jika zakat dikelola dengan baik, maka ia akan menjadi kekuatan ekonomi umat,” tegasnya.

Menurutnya, sinergi antara BAZNAS dan TPQ bukan sekadar program, tetapi gerakan bersama membangun kemandirian umat dari tingkat paling dasar.

Turut memberikan pandangan edukatif, Ust. H. Abdul Qadir Pulukadang, SE, Lulusan Program Studi Ekonomi Syariah IAI As-Siddiq Kie Raha Maluku Utara, mengingatkan bahwa zakat adalah sistem ekonomi Islam yang visioner.

“Zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi mekanisme distribusi kekayaan yang Allah tetapkan untuk menjaga keseimbangan sosial. Jika dikelola melalui UPZ, potensi zakat di tingkat lokal akan lebih terdata dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar,” paparnya.

Ia juga menegaskan bahwa literasi ekonomi syariah perlu terus diperkuat, termasuk melalui forum-forum santai seperti bincang di serambi mushollah.

TPQ Roudhotul Jannah bukan lembaga biasa. Lembaga ini pernah meraih Penghargaan Pengelola Media Sosial Terbaik 1 Tingkat Provinsi Sulawesi Utara, membuktikan keseriusannya dalam berdakwah melalui platform digital.

Aktivitasnya di media sosial menjadi inspirasi banyak kalangan, terutama dalam menyebarkan konten edukasi Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman yang menyejukkan.

Kini, di tengah semangat dakwah digital itu, mushollah TPQ masih dalam proses pembangunan fisik. Namun keterbatasan tersebut tidak menyurutkan langkah.

Bagi masyarakat yang ingin turut berpartisipasi dalam pembangunan, donasi dapat disalurkan melalui:

BNI: 1791727946
A.N TPQ ROUDHOTUL JANNAH

ia juga menyampaikan rasa syukur atas kunjungan dan arahan dari BAZNAS Minahasa.

“Kami sangat bersyukur atas silaturahmi ini. Kehadiran BAZNAS memberikan pencerahan dan wawasan baru bagi kami tentang pentingnya pengelolaan zakat yang amanah. InsyaAllah kami siap mengusulkan pengurus untuk membentuk UPZ di TPQ Roudhotul Jannah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembentukan UPZ bukan sekadar struktur organisasi, melainkan pendidikan karakter.

“Kami ingin santri-santri kami belajar bahwa Islam bukan hanya tentang membaca Al-Qur’an, tetapi juga tentang tanggung jawab sosial. Dari mushollah inilah kita membangun kepedulian dan kemandirian umat.”

Malam itu menjadi bukti bahwa peradaban tidak selalu lahir dari gedung megah. Ia bisa tumbuh dari serambi mushollah yang sederhana, dari tiga ceret kopi yang habis karena kebersamaan, dari diskusi yang mengalir hingga larut malam.

 

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.

Lihat Daftar Rekening →