WhatsApp Icon

Operasi Senyap Tengah Malam: Kadis Damkar Minahasa Pimpin Evakuasi Sarang Lebah Berbahaya di Tonsea Lama

13/02/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Minahasa

Bagikan:URL telah tercopy
Operasi Senyap Tengah Malam: Kadis Damkar Minahasa Pimpin Evakuasi Sarang Lebah Berbahaya di Tonsea Lama

Kadis Damkar Minahasa Pimpin Evakuasi Sarang Lebah Berbahaya di Tonsea Lama

TONSEA LAMA ,13/2/2026 – Keheningan malam di lahan kebun kolaborasi Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Minahasa (BAZNAS) Minahasa mendadak berubah menjadi situasi siaga. Sebuah sarang lebah ditemukan menempel tepat di pintu belakang rumah kebun—lokasi yang setiap hari dilalui para petani.

Sarang itu memang terlihat kecil. Namun justru di situlah bahayanya. Koloni lebah yang agresif sebelumnya telah memakan korban. Seorang petani tersengat saat melakukan aktivitas dikebun. Insiden itu menjadi alarm keras bagi kelompok tani.

Laporan disertai bukti foto segera dikirimkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Minahasa. Tanpa menunggu pagi, tanpa menunda waktu, tim rescue langsung bergerak pada malam hari.

Dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Minahasa, Drs. Melky Luvy Rumate, M.Si, tim tiba di lokasi dengan perlengkapan lengkap. Helm, sarung tangan, hingga pakaian pelindung dikenakan rapat. Dengungan lebah terdengar jelas di bawah cahaya lampu penerangan seadanya.

“Meski sarangnya kecil, jenis lebah seperti ini sangat berbahaya. Apalagi posisinya tepat di akses keluar-masuk rumah kebun. Ini bisa memicu serangan massal,” tegas Melky di lokasi.

Bersama anggota timnya, termasuk Lutfi, Kadis bahkan turut langsung dalam proses evakuasi. Dengan teknik khusus dan gerakan terukur, sarang lebah perlahan dijinakkan. Situasi sempat menegang ketika sebagian lebah beterbangan liar, namun ketenangan tim rescue menjadi kunci.

Hanya dalam waktu singkat, sarang berhasil dilepaskan dan dimasukkan ke dalam karung pengaman. Tidak ada korban tambahan. Rumah kebun kembali aman.

Wakil Ketua IV Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Minahasa yang mendampingi kelompok tani menyaksikan langsung proses tersebut. Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas kesigapan Damkar.

“Kami sangat berterima kasih. Respons cepat ini bukan hanya menyelamatkan aktivitas kebun, tetapi juga melindungi keselamatan para petani. Ini bukti bahwa negara hadir hingga ke kebun-kebun rakyat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keselamatan adalah prioritas dalam setiap program pemberdayaan.

“Kebun ini adalah simbol kolaborasi dan harapan. Tapi keselamatan jiwa tetap yang utama. Jika ada potensi bahaya, jangan ditangani sendiri. Segera hubungi pihak berwenang,” pesannya secara edukatif.

Eko Harjo, Ketua Kelompok tani binaan Baznas Minahasa mengatakan sebelumnya Salah satu Petani menjadi korban sengatan, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya.

“Kami takut kalau lebahnya makin banyak. Terima kasih kepada Pak Kadis dan tim yang datang malam-malam. Kami sekarang merasa aman kembali,” katanya.

Dalam pernyataan Kadis Damkar Minahasa menegaskan bahwa tugas pemadam kebakaran bukan hanya memadamkan api.

“Kami siap 1x24 jam di posko. Penanganan sarang lebah, hewan liar, hingga kondisi darurat lainnya adalah bagian dari tugas penyelamatan. Jangan ambil risiko. Hubungi tim rescue Damkar Kabupaten Minahasa,” tegas Melky.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba membakar atau menyiram sarang lebah sendiri karena dapat memicu serangan berbahaya.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.

Lihat Daftar Rekening →