WhatsApp Icon

Ramadan dan Integritas Bangsa: Ketua PA Tondano Ingatkan ASN Dengarkan Ulama, BAZNAS Ajak Perkuat Kepedulian Zakat

10/03/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Minahasa

Bagikan:URL telah tercopy
Ramadan dan Integritas Bangsa: Ketua PA Tondano Ingatkan ASN Dengarkan Ulama, BAZNAS Ajak Perkuat Kepedulian Zakat

Dokumentasi Pengadilan Agama Tondano

Tondano – Bulan suci Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat integritas, memperdalam nilai spiritual, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan buka puasa bersama keluarga besar Pengadilan Agama Tondano di Mushola Al Mushlih PA Tondano, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN), PPPK, serta tenaga outsourcing di lingkungan Pengadilan Agama Tondano. Turut hadir pula pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Minahasa sebagai bagian dari sinergi kelembagaan dalam memperkuat nilai-nilai keumatan di bulan Ramadan.

Dalam tausiyahnya, Ketua Pengadilan Agama Tondano, Algazali Mus, SH.I, M.H, menekankan pentingnya sikap rendah hati bagi para pemimpin maupun aparatur negara untuk selalu membuka diri terhadap nasihat para alim ulama.

Menurutnya, seorang pemimpin tidak boleh merasa dirinya paling benar, sebab setiap manusia memiliki keterbatasan dalam menilai dirinya sendiri.

“Sering kali kita tidak mengetahui di mana letak kekurangan kita jika tidak ada yang berani menasihati kita. Karena itu, kita perlu banyak mendengarkan nasihat para alim ulama agar kita tetap berada di jalan yang benar,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan sebuah pesan hikmah agar masyarakat tidak menilai kebenaran dari siapa yang menyampaikan, tetapi dari isi pesan yang disampaikan.

“Lihatlah apa yang disampaikan, jangan melihat siapa yang menyampaikannya. Kebenaran tetaplah kebenaran meskipun datang dari siapa pun,” tambahnya.

Algazali Mus juga mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum muhasabah, yakni refleksi diri untuk menilai kembali perjalanan hidup serta memikirkan warisan kebaikan yang akan ditinggalkan bagi masyarakat.

“Suatu saat kita semua akan meninggalkan dunia ini. Yang akan dikenang bukan jabatan atau kedudukan kita, tetapi kebaikan yang pernah kita lakukan untuk orang lain,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pengadilan Agama Tondano, Husnul Ma'Arif, SH.I, MH menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum untuk memperkuat nilai integritas dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan amanah sebagai aparatur negara.

Menurutnya, integritas sejatinya merupakan nilai yang telah diajarkan dalam agama dan harus terus dijaga melalui pengendalian diri, kejujuran, serta kesadaran spiritual.

“Integritas sebenarnya sudah ada dalam diri setiap orang. Namun di bulan Ramadan kita diajak untuk kembali menguatkannya melalui pengendalian diri, kejujuran, dan kesadaran bahwa setiap perbuatan kita selalu berada dalam pengawasan Allah SWT,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh keluarga besar Pengadilan Agama Tondano untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Pada kesempatan yang lain, Pimpinanan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Minahasa, menyampaikan bahwa Ramadan tidak hanya menjadi momentum peningkatan ibadah spiritual, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.

Menurutnya, zakat memiliki peran strategis dalam menghadirkan keadilan sosial serta membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Ramadan mengajarkan kita bahwa ibadah tidak hanya hubungan dengan Allah SWT, tetapi juga kepedulian terhadap sesama. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah oleh BAZNAS, kita dapat membantu menghadirkan keadilan sosial dan meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan nilai integritas yang disampaikan dalam tausiyah tersebut sejalan dengan prinsip pengelolaan zakat yang mengedepankan transparansi, amanah, serta kebermanfaatan bagi umat.

“Ketika integritas spiritual bertemu dengan kepedulian sosial, maka zakat akan menjadi kekuatan besar untuk menghadirkan kesejahteraan dan harapan bagi masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya para ASN, untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum menunaikan zakat melalui lembaga resmi negara agar penyalurannya lebih tepat sasaran dan memberikan dampak sosial yang lebih luas.

Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan, dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Tondano, Algazali Mus.

Momentum kebersamaan ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial Ramadan semata, tetapi juga menjadi pengingat bahwa nilai integritas, kejujuran, dan kepedulian sosial harus terus dijaga serta diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari demi kemaslahatan umat dan bangsa.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat