WhatsApp Icon

Tsamara Amany Ajak Gen Z Salurkan ZIS Lewat BAZNAS: “Anak Muda Punya Daya Besar untuk Ubah Negeri!”

17/03/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Minahasa

Bagikan:URL telah tercopy
Tsamara Amany Ajak Gen Z Salurkan ZIS Lewat BAZNAS: “Anak Muda Punya Daya Besar untuk Ubah Negeri!”

Dokumentasi Baznas RI

Jakarta — Semangat filantropi generasi muda kembali disorot. Staf Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga Bidang Kebijakan Publik dan Komunikasi, Tsamara Amany, mengajak generasi Z (Gen Z) untuk menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI.

Ajakan ini disampaikan dalam forum Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia yang digelar BAZNAS RI di Jakarta, sebuah ruang dialog strategis antara pimpinan BAZNAS dan insan media massa.

“Anak muda Indonesia itu sangat dermawan dan ingin berkontribusi. Kalau ada ruangnya, mereka pasti bergerak. BAZNAS punya potensi besar jadi saluran utama aksi sosial anak muda,” ujar Tsamara.

Menurut Tsamara, Gen Z bukan sekadar generasi digital, tetapi juga generasi yang memiliki empati tinggi terhadap isu sosial. Namun, ia menilai potensi besar ini belum sepenuhnya terhubung dengan BAZNAS.

Salah satu tantangan utamanya adalah soal komunikasi.

Ia menekankan pentingnya pendekatan impact narrative dan storytelling agar program-program BAZNAS lebih dekat dengan generasi muda, khususnya di media sosial.

“Kalau cerita dampaknya kuat, storytelling-nya menyentuh, insyaallah makin banyak yang tergerak. Anak-anak muda ini sebenarnya hatinya sudah terpanggil,” tegasnya.

Tsamara menilai, kisah sukses mustahik yang berhasil mandiri atau aksi kemanusiaan di wilayah konflik harus lebih sering diangkat ke publik.

Menurutnya, narasi yang kuat bukan hanya membangun kepercayaan, tapi juga mampu menggerakkan gelombang solidaritas baru.

“Orang perlu tahu bahwa ada lembaga yang benar-benar bekerja, yang menghadirkan perubahan nyata. Dari situ, keinginan untuk ikut membantu akan tumbuh,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Tsamara juga mengapresiasi capaian BAZNAS yang dinilai luar biasa. Pada tahun 2023, BAZNAS berhasil membantu sekitar 54.000 orang keluar dari garis kemiskinan.

Tak hanya itu, peran BAZNAS dalam aksi kemanusiaan global, khususnya untuk Palestina, juga mendapat sorotan. Dana solidaritas yang terkumpul bahkan mencapai ratusan miliar rupiah.

“Ini kerja besar yang harus kita apresiasi dan dorong. Karena dari sinilah kepercayaan publik akan terus tumbuh,” ujarnya.

Kegiatan Z-Talk sendiri menjadi salah satu forum strategis untuk memperkuat komunikasi antara BAZNAS dan media massa. Selain Tsamara, acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya:

  • Sodik Mudjahid (Ketua BAZNAS RI)

  • Zainut Tauhid Sa'adi (Wakil Ketua BAZNAS RI)

  • Rizaludin Kurniawan

  • Idy Muzayyad

  • Ending Syarifuddin

  • Neyla Saida Anwar

  • Adita Irawati

  • Amir Sodikin

  • Andi Muhyiddin

Melalui forum ini, BAZNAS berharap sinergi dengan media semakin kuat, sehingga pesan-pesan kebaikan dan dampak zakat dapat menjangkau lebih luas masyarakat.

Ajakan Tsamara menjadi pengingat bahwa zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga instrumen perubahan sosial yang besar—terutama jika digerakkan oleh generasi muda.

Kini, di tangan Gen Z, zakat bukan sekadar ibadah. Tapi juga gerakan untuk menguatkan Indonesia.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.

Lihat Daftar Rekening →