BAZNAS Hadirkan “Pesantren 1000 Cahaya Ramadan”, Tebarkan Harapan bagi Penyandang Disabilitas
09/03/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Minahasa
Dokumentasi Baznas RI
BOGOR — Ramadan menjadi momentum menebar cahaya kepedulian bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Melalui program “Pesantren 1000 Cahaya Ramadan”, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan kegiatan dakwah dan pemberdayaan bagi anak-anak disabilitas di Kota Bogor.
Program yang dilaksanakan bersama mahasiswa **Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) dari Institut Pertanian Bogor ini berlangsung di Yayasan Penyandang Disabilitas Kota Bogor pada Sabtu (7/3/2026).
Sebanyak 45 anak penyandang disabilitas mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Berbagai aktivitas edukatif dan spiritual digelar, salah satunya sesi kreatif mewarnai sketsa bendera Palestina yang bertujuan menanamkan nilai solidaritas kemanusiaan sejak dini kepada anak-anak istimewa tersebut.
Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian, menjelaskan bahwa program Pesantren 1000 Cahaya Ramadan merupakan gerakan serentak yang digerakkan oleh mahasiswa BCB di berbagai wilayah.
Menurutnya, kegiatan tersebut digelar di 233 titik yang tersebar di 30 provinsi di Indonesia serta 10 negara, termasuk menjangkau pengungsi Palestina di kawasan Timur Tengah.
“Pesantren 1000 Cahaya Ramadan dirancang untuk menginspirasi dan memberikan pengajaran keislaman bagi kelompok difabel dan marginal yang selama ini mungkin belum tersentuh pendidikan agama yang memadai. Ini bukti nyata bahwa zakat bersifat inklusif dan hadir menjadi cahaya bagi semua kalangan,” ujar Farid.
Komitmen yang sama juga ditegaskan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, yang menilai program ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam menghadirkan akses pendidikan dan pembinaan spiritual bagi kelompok rentan.
“Melalui program ini, kita tidak hanya memberikan pendampingan materi, tetapi juga menumbuhkan literasi dan spiritualitas bagi mereka yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan yang layak,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya.
Apresiasi juga datang dari pihak akademisi. Kepala Unit Wakaf dan Dana Sosial IPB University, Alla Asmara, menilai kegiatan tersebut menjadi sarana penting dalam menumbuhkan empati sosial di kalangan mahasiswa.
“Kegiatan yang dilakukan mahasiswa BCB menunjukkan empati yang luar biasa. Ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga proses pembelajaran untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kelompok yang membutuhkan perhatian lebih,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Cabang Kota Bogor, Taufik, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian BAZNAS kepada komunitas disabilitas.
Ia mengungkapkan bahwa selama ini komunitas penyandang disabilitas masih menghadapi berbagai keterbatasan, termasuk dalam hal fasilitas dan pembiayaan pelatihan bagi guru berkebutuhan khusus.
“Kami berterima kasih kepada BAZNAS atas program ini. Kami masih berjuang secara mandiri untuk operasional dan pelatihan guru. Kami ingin menunjukkan bahwa penyandang disabilitas juga bisa berdaya jika diberi kesempatan yang setara,” ujarnya.
Manfaat kegiatan tersebut juga dirasakan langsung oleh para orang tua peserta. Salah satunya Siti Salimah, ibu dari Nabilah, penyandang autisme, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.
Menurutnya, anak-anak disabilitas yang telah menyelesaikan pendidikan formal sering kali kekurangan wadah untuk beraktivitas dan mengembangkan potensi.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur BAZNAS hadir di sini. Anak-anak kami merasa diperhatikan dan memiliki ruang untuk belajar serta berkegiatan. Semoga program seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya.
Melalui program Pesantren 1000 Cahaya Ramadan, BAZNAS berharap zakat tidak hanya menjadi instrumen bantuan sosial, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan yang mampu menghadirkan harapan, semangat, dan masa depan yang lebih inklusif bagi kelompok disabilitas di Indonesia.
Berita Lainnya
BAZNAS Minahasa Salurkan 10 Mushaf Al-Quran ke Rumah Tahfidz Raudhatul Quran, Perkuat Syiar Islam dan Pendidikan Tahfiz
BAZNAS Minahasa Salurkan Mushaf Al-Qur'an ke TPQ Miftahul Jannah, Perkuat Semangat Belajar Al-Quran Anak-anak
BAZNAS Minahasa Apresiasi Amanah Baru Dr. Feiby Ismail, Tegaskan Pentingnya Sinergi Pendidikan dan Filantropi Islam
Ketua PERGUNU Sulut Sempatkan Kunjungi Mahasiswi Asal Minahasa yang Lolos Magang di Kementerian Pariwisata
BAZNAS RI dan PP Persis Perkuat Sinergi, Bangun Kekuatan Zakat untuk Kesejahteraan Umat
BAZNAS dan DSN-MUI Anugerahi 56 Perusahaan Syariah Taat Zakat, Dorong Kepatuhan yang Berdampak bagi Umat
BAZNAS Minahasa Tuntaskan Penyaluran 100 Mushaf Al-Quran, Sentuh Santri TPQ hingga Majelis Taklim Mualaf
BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Perkuat Sinergi Bersama BAZNAS Minahasa melalui Dukungan 78 Mushaf Al-Quran
Minahasa Ukir Sejarah di MTQ XXXI Sulawesi Utara, Raih Empat Medali Emas dan Satu Perak
Pengadilan Agama Tondano Beri Piagam Apresiasi untuk BAZNAS Minahasa, Sinergi Zakat dan Pemberdayaan Umat Makin Diperkuat
BAZNAS: Zakat Perusahaan Jadi Investasi Spiritual dan Sosial yang Berdampak
BAZNAS Minahasa Perkuat Syiar Al-Quran, Salurkan Mushaf ke Pondok Pesantren Al-Khairaat Tahfizul Quran Kampung Jawa Tondano
BAZNAS Gandeng Indra Sjafri, Ajak Generasi Muda Jadikan Zakat Gaya Hidup
BAZNAS Kabupaten Minahasa Turut Berduka Cita atas Wafatnya H. Rachmat Gobel
Panen Jagung I Kolaborasi BAZNAS Minahasa dan Pengadilan Agama Tondano Berbuah Berkah, Mushaf Al-Quran Disalurkan untuk Masjid dan Majelis Taklim

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.
Lihat Daftar Rekening →