WhatsApp Icon

BAZNAS RI Bangun 120 Hunian Tetap di Tapsel, 28 Hektare Lahan Disiapkan untuk Penyintas Bencana

15/02/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Minahasa

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS RI Bangun 120 Hunian Tetap di Tapsel, 28 Hektare Lahan Disiapkan untuk Penyintas Bencana

BAZNAS RI Bangun 120 Hunian Tetap di Tapsel

Tapanuli Selatan – Komitmen menghadirkan solusi jangka panjang bagi penyintas bencana kembali ditegaskan. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan melakukan peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Desa Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatra Utara, Sabtu (14/2/2026).

Pembangunan huntap tersebut berdiri di atas lahan seluas 28 hektare dan akan dilakukan secara bertahap dengan total 120 unit rumah. Program ini menjadi bagian dari skema pemulihan pascabencana akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatera Utara pada 2025 lalu.

Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, M. Imdadun Rahmat, menegaskan pembangunan hunian tetap bukan sekadar proyek fisik, tetapi simbol hadirnya zakat sebagai solusi konkret.

“Ini adalah bukti bahwa zakat hadir sebagai solusi. Zakat bukan hanya ibadah personal, tetapi juga instrumen sosial yang membantu masyarakat keluar dari kesulitan dan bangkit kembali,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS RI, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci percepatan pemulihan masyarakat terdampak. Sinergi ini dinilai penting agar bantuan tidak berhenti pada tahap tanggap darurat, tetapi berlanjut hingga fase rehabilitasi dan rekonstruksi.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan BAZNAS RI.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah membantu pembangunan hunian tetap bagi masyarakat Tapanuli Selatan. Ini sangat membantu percepatan pemulihan warga yang terdampak bencana,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan hunian tetap akan memberikan kepastian tempat tinggal yang layak dan aman bagi warga yang sebelumnya kehilangan rumah akibat bencana.

Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Utara, Mohammad Hatta, turut menekankan bahwa pembangunan huntap ini merupakan amanah para muzaki yang mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS.

“Jika dianalogikan, kita ini seperti satu tubuh. Ketika ada bagian yang terluka, seluruhnya merasakan. Kepada para muzaki dan mustahik, Allah akan memberikan ketenangan kepada keduanya. Inilah semangat zakat yang memperkuat solidaritas umat,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Tapanuli Selatan Jon Sujani Pasaribu, Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI Eka Budi Sulistyo, Camat Sipirok, Ketua MUI Kecamatan Sipirok, Direktur BNPB Tapanuli Selatan Nelwan Harahap, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan Sofyan Adil, serta para penerima manfaat.

Program hunian tetap ini menjadi contoh bagaimana dana zakat tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga transformatif. Dari bantuan darurat hingga pembangunan rumah permanen, zakat didorong menjadi instrumen penguatan ketahanan sosial masyarakat.

Dengan hadirnya 120 unit huntap di atas lahan 28 hektare, para penyintas kini tak hanya mendapatkan rumah, tetapi juga harapan baru untuk membangun kembali kehidupan mereka secara lebih mandiri dan bermartabat.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.

Lihat Daftar Rekening →