BAZNAS RI dan HIPKA Bersinergi, Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Lewat Pemberdayaan Mustahik
05/06/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Minahasa
Dokumentasi Baznas RI
JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) memperkuat kolaborasi untuk mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem melalui optimalisasi program pemberdayaan ekonomi produktif bagi mustahik.
Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang optimalisasi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL), serta pengembangan program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penandatanganan dilakukan di Menara KADIN Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi dan pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan.
Menurut Sodik, BAZNAS saat ini tengah mengubah pola pendistribusian zakat yang sebelumnya lebih dominan berupa bantuan konsumtif menjadi lebih berimbang dengan program pemberdayaan produktif.
"Zakat tidak hanya hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga harus mampu mengubah mustahik menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya secara ekonomi. Karena itu kami membutuhkan dukungan dunia usaha agar program pemberdayaan dapat berjalan lebih optimal," ujarnya.
Sodik menjelaskan, BAZNAS telah mengembangkan berbagai program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari BAZNAS Microfinance, Zmart, ZChicken, Santripreneur, Kampung Zakat, Beasiswa BAZNAS, Rumah Layak Huni, Rumah Sehat BAZNAS, hingga program khusus Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dan Pencegahan Stunting.
Menurutnya, kolaborasi dengan HIPKA dan KADIN menjadi peluang besar untuk memperluas dampak program-program tersebut melalui dukungan jejaring dunia usaha yang tersebar di berbagai daerah.
Selain pemberdayaan, kerja sama ini juga diarahkan untuk memperkuat penghimpunan zakat nasional. Sodik mengungkapkan, potensi zakat Indonesia diperkirakan mencapai Rp327 triliun, namun realisasi penghimpunannya masih perlu terus ditingkatkan, terutama dari sektor badan usaha, perusahaan, dan kalangan profesional.
"Potensi zakat Indonesia sangat besar. Jika dapat dioptimalkan secara bersama-sama, zakat akan menjadi kekuatan ekonomi umat yang mampu mendorong kesejahteraan masyarakat secara lebih luas," katanya.
Ia berharap kerja sama yang terjalin antara BAZNAS, HIPKA, dan KADIN menjadi titik awal lahirnya berbagai program kolaboratif yang mampu menciptakan lebih banyak usaha produktif, lapangan kerja, dan kemandirian ekonomi bagi masyarakat kurang mampu.
"Terima kasih kepada KADIN dan seluruh anggota HIPKA yang telah mendukung pengelolaan zakat di Indonesia. Semoga kerja sama ini semakin memperkuat upaya kita dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Asosiasi/Himpunan/ALB KADIN Indonesia, Benny Soetrisno, menyatakan dukungannya terhadap berbagai program BAZNAS yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi umat dan penguatan ekonomi syariah.
Menurut Benny, semangat yang dibangun BAZNAS sejalan dengan nilai gotong royong dan kebersamaan yang menjadi karakter bangsa Indonesia.
"Gerakan BAZNAS merupakan gerakan yang berlandaskan nilai syariah dan semangat kebersamaan. Ini menjadi ruang kolaborasi yang sangat baik untuk bersama-sama membangun kesejahteraan masyarakat," katanya.
Ia berharap sinergi antara BAZNAS, HIPKA, dan KADIN dapat terus diperkuat sehingga manfaat zakat tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga mampu menciptakan perubahan ekonomi yang berkelanjutan.
Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pengentasan kemiskinan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara lembaga zakat, dunia usaha, dan masyarakat agar zakat dapat bertransformasi menjadi instrumen pembangunan yang efektif dalam menciptakan kesejahteraan dan mengurangi angka kemiskinan ekstrem di Indonesia.
Berita Lainnya
Waka I dan Waka IV Baznas Minahasa Silaturahmi dengan Ketua PA Tondano, Tinggalkan Jejak Inspirasi untuk Petani Jagung Minahasa
BAZNAS RI Siapkan Kurban Hingga Palestina dan Wilayah Bencana, 10 Persen Dialokasikan Khusus Sumatra
Bantu Mustahik Mandiri, BAZNAS RI Hadirkan Zmart dan Z-Auto untuk Perkuat Ekonomi Umat di Kota Bogor
MPU Aceh Salurkan Infak Rp1 Miliar ke BAZNAS RI untuk Palestina, Bukti Kepedulian Tak Pernah Padam
Rapat Perdana MTQ XXXI Kabupaten Minahasa 2026 Digelar di Masjid Al Hijrah Rinegetan
Alumni 94–95 Jaton Gandeng BAZNAS Minahasa, Salurkan Bantuan ke Warga Muslim Atep Oki
BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban untuk 2.500 Pengungsi Palestina di Mesir
BAZNAS MINAHASA UCAPKAN SELAMAT ATAS PELANTIKAN AL GAZALI MUS SEBAGAI WAKIL KETUA PENGADILAN AGAMA SIDENRENG RAPPANG
Kolaborasi dengan YouTubers, Pengadilan Agama Tondano Raih Juara 2 di PTA Cup
Bantu Palestina, BAZNAS Jabar Salurkan Kurban dan Sedekah Daging Melalui BAZNAS RI
BAZNAS RI dan BI Libatkan Kreator Konten, Zakat Siap Menembus Jutaan Layar Digita
BAZNAS Buka Beasiswa Cendekia AIU 2026, Kesempatan Emas Mustahik Kuliah ke Luar Negeri!
Rumah Sehat BAZNAS Bantu Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, 7 Orang Meninggal
BAZNAS Terima Keppres! Kepengurusan Baru 2026–2031 Siap Gaspol Perkuat Zakat Nasional
BAZNAS RI Santuni 15 Keluarga Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Hadir Sejak Evakuasi hingga Pemakaman

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.
Lihat Daftar Rekening →