WhatsApp Icon

BAZNAS RI–Dubes Sudan Perkuat Poros Kemanusiaan, Fokus Pulihkan Layanan Kesehatan

21/02/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Minahasa

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS RI–Dubes Sudan Perkuat Poros Kemanusiaan, Fokus Pulihkan Layanan Kesehatan

BAZNAS RI–Dubes Sudan Perkuat Poros Kemanusiaan

BAZNAS RI–Dubes Sudan Perkuat Poros Kemanusiaan, Fokus Pulihkan Layanan Kesehatan

Jakarta – Kepedulian lintas negara menemukan momentumnya. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Sudan untuk Indonesia, H.E. Dr. Yassir Mohamed Ali Mohamed, di Kantor Pusat BAZNAS, Jakarta, Jumat (20/2/2026). Pertemuan ini menandai penguatan poros kemanusiaan Indonesia–Sudan di tengah krisis berkepanjangan yang masih melanda negara di kawasan Afrika Timur Laut tersebut.

Audiensi berlangsung hangat dan strategis. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., bersama jajaran pimpinan menyambut langsung delegasi Sudan. Hadir pula Wakil Kepala Misi (DCM) Mr. Anwar Hassan Ali, Pimpinan BAZNAS Bidang Koordinasi Nasional Achmad Sudrajat, Lc., M.A., CFRM., Pimpinan BAZNAS Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., Sekretaris Utama H. Subhan Cholid, Lc., M.A., serta Deputi I H. Mohamad Arifin Purwakananta, S.Ikom., M.Ikom., CFRM.

Fokus pembahasan tertuju pada kondisi terkini di Sudan yang masih dibayangi konflik dan darurat kemanusiaan. Krisis kesehatan menjadi sorotan utama, menyusul banyaknya fasilitas medis yang rusak serta keterbatasan obat-obatan dan tenaga kesehatan.

“Kami di BAZNAS menaruh keprihatinan yang sangat mendalam atas krisis kemanusiaan yang terus melanda saudara-saudara kita di Sudan. Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, BAZNAS berkomitmen untuk tidak membiarkan mereka berjuang sendirian di tengah konflik yang masih tidak kondusif ini,” tegas Ketua BAZNAS RI.

Menurutnya, BAZNAS siap memelopori penguatan penghimpunan dan penyaluran bantuan kemanusiaan yang selama ini telah berjalan. Momentum audiensi akan diikuti dengan peningkatan intensitas kampanye publik guna memperluas partisipasi masyarakat Indonesia.

“Terutama untuk mendukung sektor kesehatan melalui penyediaan fasilitas medis dan obat-obatan yang sangat mendesak. Kami ingin memastikan amanah rakyat Indonesia tersalurkan secara tepat sasaran dan menjadi titik terang bagi kepulihan Sudan,” ujarnya.

Di sisi lain, Duta Besar Sudan menyampaikan apresiasi mendalam atas solidaritas Indonesia. Ia menilai dukungan konkret dari masyarakat Indonesia melalui BAZNAS menjadi energi moral sekaligus harapan baru bagi rakyat Sudan.

Menurut Dubes, pemulihan sektor kesehatan harus menjadi prioritas bersama. Banyak rumah sakit terdampak konflik dan tidak dapat beroperasi optimal. Bantuan berupa pembangunan kembali fasilitas kesehatan serta pengadaan alat medis dinilai mendesak untuk menekan angka fatalitas yang telah melampaui 200.000 jiwa, terutama di kalangan perempuan dan anak-anak.

Pertemuan tersebut bukan sekadar seremoni diplomatik, melainkan sinyal kuat bahwa diplomasi kemanusiaan Indonesia terus bergerak. Sinergi antara lembaga zakat nasional dan perwakilan negara sahabat diharapkan melahirkan langkah-langkah konkret, terukur, dan berkelanjutan.

Di tengah krisis global yang kian kompleks, BAZNAS RI menegaskan perannya bukan hanya sebagai pengelola dana zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga sebagai penggerak solidaritas umat lintas batas. Dari Jakarta untuk Khartoum, harapan itu kembali disemai—bahwa kemanusiaan selalu menemukan jalannya.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.

Lihat Daftar Rekening →