WhatsApp Icon

Ramadan 1447 H: Masjid Imam Bonjol Lotta Gaungkan Syiar Digital, BAZNAS Minahasa Dorong Penguatan UPZ Masjid

20/02/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Minahasa

Bagikan:URL telah tercopy
Ramadan 1447 H: Masjid Imam Bonjol Lotta Gaungkan Syiar Digital, BAZNAS Minahasa Dorong Penguatan UPZ Masjid

Ramadan 1447 H: Masjid Imam Bonjol Lotta Gaungkan Syiar Digital

Minahasa – Semangat menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah terasa kian kuat di berbagai lini. Dari mimbar masjid hingga ruang digital, syiar Islam digaungkan secara serentak. Salah satunya melalui akun resmi Facebook Masjid Imam Bonjol Lotta yang menayangkan ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa dari jajaran Badan Takmir Masjid (BTM).

Ketua BTM, Aris Laeladi, menyampaikan bahwa Ramadan adalah momentum membersihkan hati dan memperkuat solidaritas sosial. Sekretaris Fadly Afilien menegaskan pentingnya dakwah digital agar pesan masjid menjangkau generasi muda, sementara Bendahara Luswarmin Bagu berharap Ramadan menjadi titik kebangkitan partisipasi jamaah dalam memakmurkan masjid.

Langkah dakwah melalui media sosial ini mendapat apresiasi dari BAZNAS Kabupaten Minahasa. Pimpinan BAZNAS Minahasa menilai, kehadiran masjid di ruang digital merupakan bagian dari transformasi dakwah yang adaptif di era teknologi.

“Kami mengapresiasi pengurus masjid yang aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan syiar. Ini penting untuk membangun kesadaran umat, termasuk dalam penguatan literasi zakat,” ujarnya.

Memasuki Ramadan, BAZNAS Minahasa juga mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh masjid di wilayah Minahasa agar segera melaporkan dan mengusulkan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid. Bagi kepengurusan UPZ yang masa berlakunya telah habis atau tidak aktif, diminta segera melakukan pembaruan dan melapor ke BAZNAS.

Menurutnya, Ramadan merupakan periode strategis dalam penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Tanpa sistem yang tertata melalui UPZ resmi, potensi zakat daerah tidak akan terkelola secara optimal.

“Ramadan adalah puncak pengumpulan zakat. Karena itu, setiap masjid perlu memiliki UPZ yang aktif dan terdaftar agar pengelolaan ZIS berjalan tertib, transparan, dan sesuai regulasi,” tegasnya.

Secara tugas pokok dan fungsi, BAZNAS bertanggung jawab dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, hingga pelaporan pengelolaan zakat. UPZ menjadi perpanjangan tangan resmi di tingkat masjid untuk memastikan dana umat terdata dengan baik dan disalurkan tepat sasaran kepada delapan golongan mustahik.

Dengan sistem yang terintegrasi, pengumpulan zakat fitrah dan zakat mal selama Ramadan tidak hanya meningkat secara kuantitas, tetapi juga akuntabel dari sisi tata kelola.

BAZNAS Minahasa menegaskan, penguatan UPZ bukan sekadar administrasi, melainkan upaya menjaga amanah umat dan membangun kepercayaan publik.

“Jika tata kelola kuat, maka dampaknya juga kuat. Zakat bisa menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan bantuan sosial yang lebih terarah,” jelasnya.

Sinergi antara masjid dan BAZNAS di momentum Ramadan ini menunjukkan bahwa dakwah tak hanya berhenti pada ucapan dan simbol, tetapi bergerak ke arah penguatan sistem dan dampak sosial.

Dari unggahan ucapan Ramadan di media sosial hingga konsolidasi pembentukan UPZ, semuanya bermuara pada satu tujuan: menghadirkan Ramadan sebagai gerakan kolektif membangun kepedulian, transparansi, dan kesejahteraan umat.

Ramadan 1447 H pun bukan sekadar bulan ibadah ritual, melainkan momentum konsolidasi gerakan zakat yang lebih profesional, terstruktur, dan berdaya guna di Minahasa.

 
Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.

Lihat Daftar Rekening →