Santri Kelas 7 Tampil Perdana di Mimbar Ramadan, Kultum “Hijriah Terbaik” Banjir Apresiasi
24/02/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Minahasa
Santri Kelas 7 Tampil Perdana di Mimbar Ramadan,
Minahasa, 23/2/2026– Suasana Ramadan hari ke-5 di Masjid Al Hijrah Rinegetan terasa berbeda. Usai salat tarawih, jamaah dibuat terdiam dan khusyuk saat seorang santri kelas 7 menyampaikan kultum bertema “Hijriah Terbaik di Bulan Ramadan.”
Adalah Adinda Al Fikar Suaiba, santri dari Pondok Pesantren At Tanwir Muhammadiyah Gorontalo, yang tampil penuh percaya diri di hadapan jamaah. Meski masih belia, penyampaiannya tenang, runtut, dan menyentuh.
“Hijrah terbaik bukan sekadar berpindah tempat, tapi berpindah dari kebiasaan buruk menuju amal yang dicintai Allah,” ujar Al Fikar dalam kultumnya.
Al Fikar diketahui merupakan anak kedua dalam keluarganya. Momentum liburan puasa yang membawanya kembali ke kampung halaman justru menjadi titik awal pengalaman pertamanya berdiri di mimbar masjid.
Sang ayah, Hendra Suaiba, tak mampu menyembunyikan rasa bangga.
“Perdana tampil kultum Ramadan. Berproseslah nak untuk lebih baik. Saat liburan puasa kembali ke kampung dan dapat kesempatan tampil di masjid, itu satu kebanggaan bagi kami. Terima kasih kepada Ketua BTM dan keimaman Masjid Al Hijrah yang telah memberi ruang untuk ananda belajar,” ungkapnya.
Bagi keluarga, ini bukan sekadar tampil ceramah, tetapi bagian dari proses pembentukan karakter dan mental dakwah sejak dini.
Ketua BTM Masjid Al Hijrah Rinegetan menyebut, memberi kesempatan kepada anak-anak dan santri untuk berbicara di mimbar adalah bagian dari investasi peradaban.
“Ramadan adalah madrasah karakter. Kalau sejak usia SMP mereka sudah berani menyampaikan nilai hijrah dan akhlak, kita sedang menanam calon pemimpin masa depan. Masjid harus menjadi ruang pembinaan generasi,” ujarnya.
Menurutnya, keberanian anak muda tampil di depan publik tidak lahir tiba-tiba, melainkan karena diberi kepercayaan dan dukungan lingkungan.
Kegiatan tersebut diunggah melalui akun resmi media sosial Masjid Al Hijrah Rinegetan dan langsung mendapat respons positif dari masyarakat. Kolom komentar dipenuhi doa dan apresiasi atas keberanian santri muda tersebut.
Sejumlah warganet menilai langkah ini menjadi inspirasi bagi orang tua lain untuk mendorong anak-anak tampil di ruang-ruang kebaikan.
Ramadan kali ini menghadirkan pesan kuat: hijrah tidak menunggu dewasa. Hijrah bisa dimulai sejak remaja, dari mimbar kecil di kampung halaman, dengan niat tulus dan keberanian belajar.
Berita Lainnya
Minahasa Ukir Sejarah di MTQ XXXI Sulawesi Utara, Raih Empat Medali Emas dan Satu Perak
BAZNAS Tegaskan Dana Zakat Sama Sekali Tak Dipakai untuk Buku 'Islam Ala Prabowo'
BAZNAS dan DSN-MUI Anugerahi 56 Perusahaan Syariah Taat Zakat, Dorong Kepatuhan yang Berdampak bagi Umat
BAZNAS Kabupaten Minahasa Turut Berduka Cita atas Wafatnya H. Rachmat Gobel
Hadirkan Layanan Kesehatan Mobile, BAZNAS Jangkau Penyintas Gempa NTT hingga Pelosok
BAZNAS Minahasa Tuntaskan Penyaluran 100 Mushaf Al-Quran, Sentuh Santri TPQ hingga Majelis Taklim Mualaf
BAZNAS RI Perkuat Ekonomi Mustahik Lewat Kampung Zakat, Model Pemberdayaan yang Layak Direplikasi Daerah
Hadiri Pra-Rakornas 2026, BAZNAS Kabupaten Minahasa Siap Perkuat Pengelolaan Muzaki secara Profesional
BAZNAS Hadir di Muktamar NU ke-35, Salurkan 15 Ribu ZChicken hingga Siagakan Layanan Kesehatan
BAZNAS RI dan Kemendukbangga/BKKBN Perkuat Program ZCD, BAZNAS Minahasa Ikuti Agenda Secara Daring
BAZNAS Berangkatkan Tim Tanggap Bencana Tangani Gempa di NTT
Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara Internasional Lewat Inovasi Briket Ramah Lingkungan dari Limbah Ketapang
BAZNAS RI Bersama Kemendiktisaintek Buka Beasiswa Cendekia 2026 di 246 Perguruan Tinggi
BAZNAS RI Salurkan 500 Paket Logistik untuk Penyintas Gempa NTT
Waka IV BAZNAS Minahasa Ikuti Pra Rakornas BAZNAS 2026, Perkuat Sinergi dan Arah Pengelolaan Dana Umat

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.
Lihat Daftar Rekening →