WhatsApp Icon

Wakaf Ambulans untuk Jamaah Muslim Langowan, BAZNAS Minahasa: Zakat dan Wakaf Harus Hadir di Saat Paling Dibutuhkan

05/02/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Minahasa

Bagikan:URL telah tercopy
Wakaf Ambulans untuk Jamaah Muslim Langowan, BAZNAS Minahasa: Zakat dan Wakaf Harus Hadir di Saat Paling Dibutuhkan

Haji-Muhammad-Nur-di Masjid At-Taqwa Waleure, Langowan.

Langowan, Minahasa —Satu unit mobil ambulans resmi diwakafkan untuk Jamaah Muslim Langowan. Wakaf tersebut diserahkan langsung oleh pewakaf Bapak Haji Muhammad Nur pada Kamis (5/2/2026) atau bertepatan dengan 17 Sya’ban 1447 Hijriah, bertempat di Masjid At-Taqwa Waleure, Langowan.

Penyerahan ambulans dilakukan kepada tiga imam dan Badan Ta’mir Masjid (BTM) se-Langowan, pengurus mushola, serta disaksikan langsung oleh jamaah Muslim Langowan Raya. Selanjutnya, ambulans tersebut diserahkan kepada Muhammad Arsyad sebagai penanggung jawab dan pengelola operasional.

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Minahasa mengapresiasi langkah tersebut dan menilai wakaf ambulans sebagai bentuk nyata kepedulian sosial umat yang menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.

“Inilah zakat dan wakaf yang hidup. Ia tidak berhenti di simbol ibadah, tetapi hadir di jalan-jalan umat—menjemput yang sakit, mengantar yang wafat, dan menjaga martabat manusia hingga akhir hayatnya,” tegas Pimpinan BAZNAS Minahasa.

Menurutnya, wakaf produktif seperti ambulans memiliki dampak luas dan berkelanjutan. Setiap layanan yang diberikan ambulans wakaf bukan hanya menyelamatkan secara fisik, tetapi juga menguatkan solidaritas sosial umat.

“Ketika satu ambulans bergerak karena wakaf, di situ ada doa yang berjalan dan pahala yang terus mengalir. Ini adalah amal jariyah yang manfaatnya melampaui usia pewakaf,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua BTM Masjid At-Taqwa Waleure Hendra Mouduto dan Imam Masjid At-Taqwa Taswi bin Siddik  menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas wakaf ambulans yang diterima jamaah. Ia menegaskan bahwa ambulans tersebut akan dikelola secara amanah dan dimanfaatkan untuk kepentingan seluruh umat.

“Ambulans ini bukan milik satu kelompok, tetapi milik umat. Kami berkomitmen mengelolanya secara terbuka dan bertanggung jawab agar benar-benar hadir saat jamaah membutuhkan,” ujar Ketua BTM Masjid At-Taqwa.

Ia menambahkan, kehadiran ambulans wakaf menjadi penguat peran masjid sebagai pusat pelayanan sosial dan kemanusiaan, tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual.

“Masjid harus menjadi tempat umat merasa ditolong dan dilayani. Wakaf ini adalah bukti bahwa masjid bisa menjadi pusat solusi bagi persoalan kemanusiaan,” tambahnya.

BAZNAS Minahasa menilai, keberadaan ambulans wakaf ini sekaligus menjadi edukasi publik bahwa wakaf tidak hanya terbatas pada tanah dan bangunan, tetapi juga dapat berupa sarana layanan sosial yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Penyerahan wakaf ambulans tersebut turut dihadiri Ust. Hi. Abdurrahman Mahrus, MA dan Ketua MUI Langowan Ust. Sidiq Bahmid para pegawai syara’ dari tiga kemasjidan, majelis taklim se-Langowan Raya, pimpinan organisasi-organisasi Islam, organisasi kepemudaan PRM, serta para jamaah.

Pimpinan BAZNAS Minahasa berharap, langkah mulia ini menjadi inspirasi bagi para muzaki dan dermawan untuk menyalurkan zakat, infak, dan wakaf secara terarah, profesional, dan berdampak nyata.

 “Jika hari ini Langowan menerima satu ambulans wakaf, maka dengan zakat dan wakaf yang dikelola bersama, kita bisa menghadirkan lebih banyak harapan dan layanan kemanusiaan di Minahasa,” pungkasnya.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.

Lihat Daftar Rekening →