Bakti Sosial Lintas Iman di Tondano, Dari Masjid hingga Gereja: Harmoni Sulut Kembali Bersinar
15/02/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Minahasa
Bakti Sosial Lintas Iman di Tondano
Tondano — Suasana penuh kehangatan dan persaudaraan mewarnai Tondano, Sabtu (14/02/2026), saat kegiatan bakti sosial lintas iman digelar dengan menghadirkan tokoh-tokoh penting dan elemen masyarakat. Momentum ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi perayaan nyata harmoni yang telah lama menjadi identitas Sulawesi Utara sebagai laboratorium kerukunan Indonesia.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, H. Ulyas Taha, hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Ia membagikan Alquran di Masjid Diponegoro Tondano serta menyerahkan Alkitab di Gereja Advent Nazareth Tondano. Dua rumah ibadah, dua simbol keyakinan, namun satu semangat: kemanusiaan.
Kegiatan ini merupakan rangkaian kunjungan lintas iman yang dihadiri Staf Khusus Menteri Agama, Dr. Gugun Gumilar, Ketua Wanita Ne Toudano (WNT) Patris R.A Rumbayan (ibunda dari (Seskab) Letkol (inf) Teddy Indra Wijaya), serta Komisaris Utama Hotel Indonesia Natour (HIN) Michael Umbas. Rombongan menyerahkan bantuan berupa sembako, bantuan uang tunai, Alquran, dan Alkitab kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Dr. Gugun Gumilar menegaskan bahwa kerukunan bukan sekadar slogan, melainkan energi besar untuk membangun bangsa. Ia mengingatkan pesan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita serta arahan Menteri Agama dalam Asta Protas yang menempatkan harmoni sosial dan cinta kemanusiaan sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Kami berterima kasih atas peran aktif seluruh umat beragama dalam menjaga harmoni sosial. Persatuan adalah kekuatan kita. Dari Sulawesi Utara, kita belajar bahwa perbedaan bukan ancaman, melainkan kekayaan bangsa,” ujarnya.
H. Ulyas Taha menambahkan, bakti sosial lintas iman ini menjadi simbol persaudaraan yang hidup dan bergerak.
“Ini bukan sekadar penyerahan bantuan. Ini adalah pesan moral bahwa kita satu bangsa. Dari rumah ibadah kita belajar saling menghormati, berbagi, dan membangun kedamaian bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Patris Kembuan menjelaskan bahwa bantuan sembako yang disalurkan merupakan wujud cinta dan kepedulian WNT kepada kampung halaman.
“Kami datang membawa kerinduan untuk berbagi. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral kami sebagai bagian dari komunitas Tondano yang tidak pernah melupakan akar,” tuturnya haru.
Michael Umbas pun menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan, meski tidak besar, dapat memberi manfaat nyata serta mempererat tali persaudaraan antar sesama anak bangsa.
Mewakili masyarakat, Lurah Kampung Jawa menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan kepedulian para tokoh nasional dan daerah tersebut.
“Atas nama masyarakat Kampung Jawa, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Kehadiran para tokoh lintas iman hari ini bukan hanya membawa sembako dan kitab suci, tetapi juga membawa pesan persatuan, toleransi, dan cinta kasih yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Kampung Jawa sebagai bagian dari Tondano akan terus menjaga nilai-nilai toleransi dan kebersamaan yang telah diwariskan para leluhur.
“Kerukunan bukan hanya warisan, tetapi tanggung jawab yang harus dirawat. Kegiatan ini mengedukasi masyarakat bahwa perbedaan keyakinan tidak menghalangi kita untuk saling membantu dan hidup berdampingan secara damai. Inilah modal sosial terbesar dalam membangun generasi yang beradab dan saling menghormati,” tambahnya.
Kegiatan bakti sosial lintas iman di Tondano ini menjadi potret konkret solidaritas sosial yang melampaui sekat-sekat perbedaan. Dari masjid ke gereja, dari bantuan material menuju penguatan moral, Tondano kembali menegaskan dirinya sebagai rumah bersama yang harmonis.
Di tengah dinamika zaman, Sulawesi Utara sekali lagi membuktikan: kerukunan bukan sekadar wacana, melainkan gerakan nyata yang menyentuh hati dan menguatkan bangsa.
Berita Lainnya
Hadirkan Layanan Kesehatan Mobile, BAZNAS Jangkau Penyintas Gempa NTT hingga Pelosok
BAZNAS RI Bersama Kemendiktisaintek Buka Beasiswa Cendekia 2026 di 246 Perguruan Tinggi
BAZNAS Minahasa Salurkan Mushaf Al-Qur'an ke TPQ Miftahul Jannah, Perkuat Semangat Belajar Al-Quran Anak-anak
BAZNAS Berangkatkan Tim Tanggap Bencana Tangani Gempa di NTT
BAZNAS Tegaskan Dana Zakat Sama Sekali Tak Dipakai untuk Buku 'Islam Ala Prabowo'
Minahasa Ukir Sejarah di MTQ XXXI Sulawesi Utara, Raih Empat Medali Emas dan Satu Perak
BAZNAS Minahasa Apresiasi Amanah Baru Dr. Feiby Ismail, Tegaskan Pentingnya Sinergi Pendidikan dan Filantropi Islam
BAZNAS dan DSN-MUI Anugerahi 56 Perusahaan Syariah Taat Zakat, Dorong Kepatuhan yang Berdampak bagi Umat
BAZNAS RI dan Kemendukbangga/BKKBN Perkuat Program ZCD, BAZNAS Minahasa Ikuti Agenda Secara Daring
BAZNAS RI Salurkan 500 Paket Logistik untuk Penyintas Gempa NTT
BAZNAS Hadir di Muktamar NU ke-35, Salurkan 15 Ribu ZChicken hingga Siagakan Layanan Kesehatan
Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara Internasional Lewat Inovasi Briket Ramah Lingkungan dari Limbah Ketapang
BAZNAS Minahasa Gandeng Sahabat Mualaf Inspiratif, Perkuat Syiar Al-Quran hingga Wilayah Pembinaan Mualaf
Hadiri Pra-Rakornas 2026, BAZNAS Kabupaten Minahasa Siap Perkuat Pengelolaan Muzaki secara Profesional
BAZNAS Minahasa Perkuat Syiar Al-Quran, Salurkan Mushaf ke Pondok Pesantren Al-Khairaat Tahfizul Quran Kampung Jawa Tondano

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.
Lihat Daftar Rekening →