WhatsApp Icon

BAZNAS RI Salurkan 500 Paket Logistik untuk Penyintas Gempa NTT

25/08/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Minahasa

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS RI Salurkan 500 Paket Logistik untuk Penyintas Gempa NTT

Dokumentasi Baznas RI

MANGGARAI — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat dukungan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 500 Paket Logistik Keluarga (PLK) disalurkan kepada para penyintas di Posko Golo Conggo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Senin (24/8/2026).

Bantuan tersebut berisi berbagai kebutuhan pangan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula, biskuit, dan mi instan. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang masih bertahan di pengungsian selama masa tanggap darurat.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. Kegiatan tersebut turut disaksikan Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang serta Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. yang meninjau kondisi masyarakat terdampak gempa.

Idy mengatakan, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi perhatian utama dalam penanganan masyarakat terdampak bencana.

"Akibat bencana ini semua serba terbatas. Meskipun demikian, kebutuhan makan, air, tempat pengungsian, dan kebutuhan dasar lainnya harus kita upayakan tersedia. Jangan sampai ada korban berjatuhan akibat kurangnya kebutuhan dasar bagi penyintas gempa, terutama warga yang berada di tenda pengungsian," ujar Idy.

BAZNAS RI menargetkan penyaluran bantuan logistik hingga 1.000 paket bagi para penyintas gempa di NTT. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan serta kondisi masyarakat di lapangan.

Menurut Idy, bantuan BAZNAS tidak hanya berupa paket pangan. Sejumlah layanan kemanusiaan juga terus dikerahkan untuk membantu masyarakat melewati masa darurat.

"Sejumlah bantuan terus dikerahkan BAZNAS untuk membantu masyarakat terdampak gempa. Bantuan tersebut meliputi makanan, dapur umum, dapur air, masjid darurat, hingga layanan kesehatan. Dan semua bantuan tersebut masih terus berlangsung," jelasnya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memastikan penanganan bencana dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemenuhan kebutuhan pangan, air bersih, layanan kesehatan hingga dukungan fasilitas ibadah bagi masyarakat terdampak.

Idy menegaskan, BAZNAS akan terus memantau perkembangan kondisi para penyintas di sejumlah wilayah NTT. Hal itu dilakukan agar bantuan yang disalurkan dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam penanganan bencana, zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat melalui BAZNAS menjadi salah satu sumber kekuatan untuk menghadirkan bantuan bagi saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah.

Idy menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.

"BAZNAS mengucapkan terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Mari kita terus menguatkan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah," ujarnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa zakat tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga memiliki kekuatan sosial yang nyata. Ketika dikelola secara amanah dan disalurkan secara tepat, dana ZIS dapat hadir menjadi bantuan darurat bagi masyarakat yang kehilangan akses terhadap kebutuhan dasar akibat bencana.

Salah seorang penerima manfaat sekaligus penyintas gempa, Kamaruddin Abdullah, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan BAZNAS.

Kamaruddin yang berprofesi sebagai Kepala Madrasah Diniyah di Pondok Pesantren Pancasila Reok mengatakan bantuan tersebut sangat membantu keluarganya dan masyarakat yang berada di pengungsian.

"Terima kasih kepada BAZNAS yang sudah membantu kami, terutama para muzaki yang telah membantu melalui BAZNAS. Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini, kami sangat terbantu. BAZNAS menyediakan makanan dan logistik untuk kebutuhan kami. Selama beberapa hari, kami disediakan makanan," kata Kamaruddin.

Ia juga menyampaikan apresiasinya atas layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat terdampak.

"Ada juga Rumah Sehat BAZNAS dari tim yang berasal dari Sulawesi, termasuk tim dokter. Alhamdulillah, kami diberikan obat-obatan yang membantu memberikan sedikit kesembuhan kepada kami," ujarnya.

BAZNAS RI memastikan bantuan kemanusiaan bagi penyintas gempa NTT akan terus dilakukan sesuai dengan perkembangan kebutuhan di lapangan.

Melalui zakat, infak, dan sedekah, kepedulian masyarakat dapat menjelma menjadi kekuatan nyata untuk membantu sesama. Di tengah bencana, solidaritas bukan sekadar kata, melainkan hadir dalam bentuk makanan, air, layanan kesehatan, dan harapan bagi mereka yang sedang berjuang untuk bangkit.

 

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.

Lihat Daftar Rekening →