WhatsApp Icon

BAZNAS Minahasa Berduka, Sosok Pendidik dan Penggerak Zakat Berpulang

01/04/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Minahasa

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Minahasa Berduka, Sosok Pendidik dan Penggerak Zakat Berpulang

Foto Kenangan Bersama Alm. Kurniawan Suma, S.Pd (HSN 2019) With Team Jejak ISLAMI TVRI

Kabar duka menyelimuti keluarga besar pengelola zakat di Sulawesi Utara.

Bolaang Mongondouw Utara, 1/4/2026, Salah satu sosok pendidik dan tokoh penggerak zakat, Kurniawan Suma, S.Pd, telah berpulang.

Almarhum wafat di Gorontalo pada Rabu, 1 April 2026 pukul 12.30 WITA. Rencananya, almarhum akan dimakamkan di Gorontalo.

Almarhum dikenal luas sebagai guru yang penuh dedikasi saat mengabdi di SMP Negeri 7 Manado. Bagi para alumnus, beliau bukan sekadar pengajar, tetapi sosok pendidik yang menanamkan nilai, ketekunan, dan cara berpikir ilmiah melalui pelajaran fisika—ilmu yang beliau ajarkan dengan penuh kesungguhan untuk membantu siswa memahami bagaimana alam semesta bekerja.

Dalam perjalanan pengabdiannya, beliau juga pernah mengemban amanah sebagai kepala sekolah di salah satu SLTA di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Kepemimpinannya dikenal bijaksana, sederhana, dan dekat dengan dunia pendidikan.

Pengabdian beliau berlanjut di bidang sosial keumatan. Kurniawan Suma, S.Pd ditetapkan sebagai Ketua
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bolaang Mongondow Utara berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 384 Tahun 2017. Penetapan tersebut merupakan bagian dari Pergantian Antar Waktu (PAW) yang ditetapkan melalui musyawarah pada 2 November 2017.

Sebelumnya, beliau juga tercatat sebagai bagian dari Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow Utara periode 2017–2022 berdasarkan Surat Keputusan Bupati tertanggal 16 Maret 2017. Dalam perannya, beliau turut mendorong penguatan pengelolaan zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat.

Kenangan akan sosok beliau tidak hanya melekat dalam jabatan dan pengabdian, tetapi juga dalam hal-hal sederhana yang membekas di hati para muridnya. Dua kata yang sering beliau tekankan dalam proses belajar—“Mengetahui” dan “Menyelesaikan”—menjadi filosofi hidup yang terus diingat, bahwa setiap persoalan harus dipahami dan diselesaikan dengan penuh tanggung jawab.

Kesaksian mendalam datang dari para muridnya yang kini telah mengabdi di berbagai bidang.
Salah satunya, Mahyudin Banjer, yang saat ini menjadi penanggung jawab program Islam di TVRI, mengenang almarhum sebagai guru yang tidak hanya mengajar, tetapi membentuk cara berpikir dan karakter.

Hal senada juga disampaikan oleh Sahlan Kokalo, yang kini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua IV BAZNAS Minahasa. Ia mengisahkan momen berharga saat bertemu kembali dengan sang guru ketika menjalankan tugas liputan bersama Tim TVRI dalam peringatan Hari Santri Nasional tahun 2019 di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

“Pertemuan itu adalah kenangan terindah bagi saya. Bisa kembali bertemu dengan guru terbaik kami, yang hingga saat ini tetap menjadi panutan dalam kehidupan dan pengabdian,” ungkap Sahlan dengan penuh haru.

Pimpinan dan seluruh jajaran BAZNAS Kabupaten Minahasa menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhum. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahnya, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya.

Kepada keluarga yang ditinggalkan, kiranya diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan.

“Selamat jalan guru kami…
Ilmu dan keteladananmu akan terus hidup dalam setiap langkah kami.”

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.

Lihat Daftar Rekening →