Jangkau Pedalaman, BAZNAS Buktikan Zakat Bukan Sekadar Retorika
24/09/2025 | Penulis: Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS RI menyalurkan bantuan biaya hidup tunai dan paket logistik kepada keluarga miskin ekstrem
Brebes – Di tengah gegap-gempita pembangunan, masih ada wilayah-wilayah yang sunyi dari sentuhan kesejahteraan. Desa-desa di pelosok Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menjadi saksi betapa kemiskinan ekstrem dan keterbatasan hidup masih menjerat ribuan keluarga. Namun, BAZNAS RI menunjukkan komitmennya: zakat tidak boleh berhenti di kota, ia harus menembus desa, menembus jalan terjal, dan hadir nyata di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).
Rabu (24/9/2025), BAZNAS RI menyalurkan bantuan biaya hidup tunai dan paket logistik kepada keluarga miskin ekstrem, keluarga dengan anak stunting, serta lansia yang hidup serba kekurangan di empat desa: Limbangan Wetan, Limbangan Kulon, Gandasuli, dan Pasar Batang. Bantuan ini cukup untuk menopang kebutuhan pokok selama 1–3 bulan ke depan.
“BAZNAS berkomitmen memastikan zakat, infak, dan sedekah benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. Di desa-desa pedalaman seperti Brebes inilah zakat menemukan makna sejatinya: menghadirkan keadilan sosial,” tegas Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA.
Saidah menambahkan, bantuan yang disalurkan tidak semata untuk mengisi perut atau melunakkan penderitaan sementara. Lebih dari itu, zakat hadir sebagai pesan moral bahwa umat Islam tidak boleh membiarkan sesamanya hidup tanpa kepastian pangan.
“Bantuan ini adalah kepedulian sekaligus harapan. Zakat bukan hanya kewajiban, tapi instrumen perubahan, sarana membangun solidaritas, dan jalan pemerataan kesejahteraan,” imbuhnya.
Bagi keluarga penerima manfaat, bantuan ini ibarat cahaya di lorong gelap. Mereka mengaku sangat terbantu karena bisa bertahan hidup dengan lebih tenang dalam beberapa bulan mendatang.
BAZNAS menegaskan, keberhasilan program ini hanya mungkin terwujud karena kepercayaan masyarakat yang menyalurkan ZIS melalui lembaga resmi. Setiap rupiah yang dititipkan dikelola dengan amanah dan transparan, hingga benar-benar menjangkau mereka yang sering luput dari perhatian negara.
“Zakat yang Anda salurkan ke BAZNAS bukan hanya angka di kertas, tapi napas kehidupan bagi saudara-saudara kita di pedalaman. Inilah bukti nyata, zakat mampu menembus batas, dari menara masjid hingga dapur keluarga miskin di pelosok desa,” tutup Saidah.
Dengan semangat ini, BAZNAS mengajak seluruh umat Islam untuk tidak ragu menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, agar semakin banyak keluarga rentan yang bisa dibangkitkan dari lingkaran kemiskinan ekstrem.
Berita Lainnya
BAZNAS RI dan KemenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola Zakat Nasional
BAZNAS RI dan ICMI Jajaki Kolaborasi Inovasi Lingkungan hingga Riset Zakat
RSB BAZNAS Hadir untuk Mualaf di Batam, Cek Kesehatan Gratis hingga Bantuan Pangan
BAZNAS Hadir di Muktamar NU ke-35, Salurkan 15 Ribu ZChicken hingga Siagakan Layanan Kesehatan
BAZNAS Tegaskan Dana Zakat Sama Sekali Tak Dipakai untuk Buku 'Islam Ala Prabowo'
10 Mahasiswa Pergunu Sulut Melanjutkan Studi ke UAC, Tiba di Surabaya Disambut Ketua FMS Mojokerto
Jihan Nabillah Kokalo, Putri Minahasa yang Tembus Kementerian Pariwisata dengan Nilai Evaluasi 97
BAZNAS Minahasa Sampaikan Selamat atas Amanah Baru Muhammad Ahmad Zaini Kiaydemak
BAZNAS RI Bersama Kemendiktisaintek Buka Beasiswa Cendekia 2026 di 246 Perguruan Tinggi
Hadiri Pra-Rakornas 2026, BAZNAS Kabupaten Minahasa Siap Perkuat Pengelolaan Muzaki secara Profesional
Hadirkan Layanan Kesehatan Mobile, BAZNAS Jangkau Penyintas Gempa NTT hingga Pelosok
Tiga Putranya Gugur di Gaza, Ulama Palestina Datangi BAZNAS: “Saya Tetap Mengucapkan Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin”
BAZNAS RI Salurkan 500 Paket Logistik untuk Penyintas Gempa NTT
BAZNAS RI Bahas Kerja Sama Bantuan Kemanusiaan Palestina dengan YPSP
BAZNAS RI dan Kemendukbangga/BKKBN Perkuat Program ZCD, BAZNAS Minahasa Ikuti Agenda Secara Daring

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.
Lihat Daftar Rekening →