Perkuat Ekonomi Mustahik, BAZNAS RI Luncurkan Zmart di Tegal, Brebes, dan Pemalang
26/02/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS RI Luncurkan Zmart di Tegal, Brebes, dan Pemalang
Tegal – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperluas program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat melalui peluncuran Zmart di Kota Tegal, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Program ini menjadi strategi konkret untuk mendorong penguatan usaha ritel mikro milik mustahik, khususnya ibu-ibu pemilik warung kecil.
Peluncuran dilakukan secara simbolis di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kompleks Pemerintah Kota Tegal, Rabu (25/2/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BAZNAS RI Noor Achmad, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah, serta Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Ahmad Darodji bersama jajaran Forkopimda dan pimpinan BAZNAS daerah.
Ketua BAZNAS RI Noor Achmad menjelaskan, Zmart merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik yang tidak hanya memberikan tambahan modal, tetapi juga dukungan perlengkapan usaha, penataan tampilan warung, hingga pendampingan manajemen usaha.
“Seluruh zakat yang disalurkan para muzaki melalui BAZNAS kami optimalkan untuk kemaslahatan umat. Zmart adalah salah satu instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi keluarga mustahik,” ujar Noor Achmad.
Ia mengungkapkan, total anggaran Program Zmart di tiga wilayah tersebut mencapai Rp720 juta. Masing-masing daerah—Kota Tegal, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Pemalang—mendapatkan alokasi Rp240 juta dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 30 mustahik di setiap wilayah.
Secara nasional, sejak diluncurkan pada 2018 hingga Januari 2026, Zmart telah berkembang menjadi 4.805 unit yang tersebar di 115 kabupaten/kota di 34 provinsi. Capaian ini menunjukkan konsistensi BAZNAS dalam membangun ekosistem ekonomi mikro berbasis zakat produktif.
Noor Achmad menegaskan, Zmart tidak dimaksudkan untuk bersaing dengan ritel modern maupun koperasi desa. Sebaliknya, program ini dirancang agar tumbuh berdampingan dan saling menguatkan dalam memperluas akses ekonomi masyarakat kecil.
Menurutnya, banyak pelaku usaha warung kecil menghadapi persoalan klasik seperti keterbatasan modal, lemahnya manajemen usaha, hingga minimnya akses perbankan. Melalui Zmart, BAZNAS mendorong penerima manfaat menjadi lebih bankable, meningkatkan manajemen logistik melalui integrasi dengan platform Aksesmu, serta memperkuat branding usaha.
“Branding kita tata, manajemen kita perkuat, dan logistik kita konsolidasikan. Tujuannya agar ibu-ibu benar-benar menjadi saudagar yang mandiri dan berdaya,” tegasnya.
Ia juga berpesan agar keuntungan usaha dialokasikan untuk pendidikan anak. “Minimal satu Zmart melahirkan satu sarjana. Zmart ini hanya sarana, tujuan utamanya peningkatan kualitas keluarga,” ujarnya.
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyambut baik peluncuran program tersebut. Ia menilai Zmart dapat meningkatkan pendapatan pedagang kecil sekaligus memperkuat daya saing usaha mikro melalui pemanfaatan zakat sebagai instrumen ekonomi produktif.
Dedy berharap penerima manfaat mampu mengelola usaha secara disiplin dan profesional agar terjadi peningkatan omzet sekaligus transformasi sosial dari mustahik menjadi muzaki.
“Jaga amanah ini dengan sungguh-sungguh, kelola usaha secara profesional, dan terus belajar meningkatkan kualitas layanan,” kata Dedy.
Senada, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Ahmad Darodji menegaskan bahwa Zmart bertujuan memperluas pemerataan bantuan ekonomi tanpa mematikan usaha lain. Program ini diharapkan menjadi pengungkit kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Peluncuran Zmart di Tegal, Brebes, dan Pemalang mempertegas peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial-ekonomi. Melalui pendekatan produktif dan pendampingan terintegrasi, BAZNAS RI mendorong mustahik naik kelas, memperkuat ketahanan keluarga, dan berkontribusi dalam penguatan ekonomi umat di tingkat lokal hingga nasional.
Berita Lainnya
BAZNAS Minahasa Tuntaskan Penyaluran 100 Mushaf Al-Quran, Sentuh Santri TPQ hingga Majelis Taklim Mualaf
Hadiri Pra-Rakornas 2026, BAZNAS Kabupaten Minahasa Siap Perkuat Pengelolaan Muzaki secara Profesional
BAZNAS Hadir di Muktamar NU ke-35, Salurkan 15 Ribu ZChicken hingga Siagakan Layanan Kesehatan
BAZNAS RI Salurkan 500 Paket Logistik untuk Penyintas Gempa NTT
BAZNAS RI Perkuat Ekonomi Mustahik Lewat Kampung Zakat, Model Pemberdayaan yang Layak Direplikasi Daerah
Waka IV BAZNAS Minahasa Ikuti Pra Rakornas BAZNAS 2026, Perkuat Sinergi dan Arah Pengelolaan Dana Umat
BAZNAS Minahasa Perkuat Syiar Al-Quran, Salurkan Mushaf ke Pondok Pesantren Al-Khairaat Tahfizul Quran Kampung Jawa Tondano
Minahasa Ukir Sejarah di MTQ XXXI Sulawesi Utara, Raih Empat Medali Emas dan Satu Perak
BAZNAS Minahasa Gandeng Sahabat Mualaf Inspiratif, Perkuat Syiar Al-Quran hingga Wilayah Pembinaan Mualaf
BAZNAS Berangkatkan Tim Tanggap Bencana Tangani Gempa di NTT
BAZNAS RI Bersama Kemendiktisaintek Buka Beasiswa Cendekia 2026 di 246 Perguruan Tinggi
Hadirkan Layanan Kesehatan Mobile, BAZNAS Jangkau Penyintas Gempa NTT hingga Pelosok
BAZNAS dan DSN-MUI Anugerahi 56 Perusahaan Syariah Taat Zakat, Dorong Kepatuhan yang Berdampak bagi Umat
Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara Internasional Lewat Inovasi Briket Ramah Lingkungan dari Limbah Ketapang
BAZNAS Minahasa Apresiasi Amanah Baru Dr. Feiby Ismail, Tegaskan Pentingnya Sinergi Pendidikan dan Filantropi Islam

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.
Lihat Daftar Rekening →