WhatsApp Icon
Kemdiktisaintek dan BAZNAS Siapkan Kolaborasi Besar! Beasiswa Mahasiswa Indonesia hingga Palestina Jadi Fokus Utama

Jakarta – Komitmen memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Indonesia terus diperkuat. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mulai menjajaki kerja sama strategis yang diyakini dapat membuka peluang pendidikan lebih luas, sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis zakat.

Langkah besar tersebut dibahas dalam pertemuan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto dengan Ketua Badan Amil Zakat Nasional, Sodik Mudjahid, di Kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi sinyal kuat hadirnya sinergi antara pemerintah dan lembaga pengelola zakat nasional dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui jalur pendidikan tinggi.

Menteri Brian Yuliarto menegaskan bahwa peningkatan Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) menjadi salah satu agenda penting pemerintah sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, masih banyak lulusan SMA dan sederajat yang memiliki potensi besar, namun terkendala faktor ekonomi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

"Kami berharap terdapat kolaborasi yang bisa berjalan sinergis dengan arahan Bapak Presiden untuk meningkatkan angka partisipasi mahasiswa Indonesia, serta memajukan pendidikan tinggi Indonesia," ujar Brian.

Ia menilai dukungan pembiayaan pendidikan menjadi salah satu instrumen paling efektif untuk memastikan tidak ada generasi muda yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan tinggi hanya karena keterbatasan biaya.

Di sisi lain, Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan salah satu prioritas utama pendayagunaan zakat nasional.

Menurutnya, paradigma pengelolaan zakat saat ini terus diarahkan menuju program-program yang bersifat produktif dan berkelanjutan. Karena itu, pendidikan dipandang sebagai investasi jangka panjang yang mampu memutus rantai kemiskinan dan melahirkan generasi unggul.

"Tahun ini, BAZNAS mengarahkan program pendistribusian zakat tidak hanya bersifat bantuan konsumtif, tetapi juga lebih menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat," jelas Sodik.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program beasiswa, penguatan kapasitas masyarakat, hingga dukungan terhadap riset dan inovasi yang melibatkan perguruan tinggi di Indonesia.

Menariknya, pembahasan kerja sama ini tidak hanya menyasar mahasiswa Indonesia. Kemdiktisaintek dan BAZNAS juga menjajaki peluang pemberian beasiswa magister bagi mahasiswa Palestina untuk melanjutkan studi di Indonesia.

Program ini dipandang sebagai bagian dari kontribusi Indonesia dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Palestina di tengah berbagai tantangan yang mereka hadapi.

Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, menjelaskan bahwa program tersebut juga akan memberikan dampak positif bagi perguruan tinggi Indonesia.

"Kami ingin mendorong mahasiswa luar negeri juga untuk berkuliah di Indonesia. Hal ini juga dapat meningkatkan indeks perguruan tinggi di Indonesia. Dengan fokus ke jenjang magister, SDM Palestina juga akan siap untuk membangun kembali," kata Idy.

Kolaborasi Kemdiktisaintek dan BAZNAS menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya berperan sebagai instrumen sosial keagamaan, tetapi juga dapat menjadi motor penggerak pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Jika kerja sama ini terealisasi, ribuan mahasiswa berpotensi memperoleh akses pendidikan yang lebih luas, sementara perguruan tinggi Indonesia akan semakin terbuka sebagai pusat pembelajaran bagi mahasiswa internasional.

Di tengah upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045, sinergi antara dunia pendidikan dan pengelolaan zakat nasional diharapkan menjadi langkah konkret dalam mencetak generasi yang cerdas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global.

18/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Minahasa
Prof. Azrai Dorong Petani Binaan BAZNAS Minahasa Naik Kelas Jadi Penangkar Benih Nasional

MINAHASA – Harapan baru bagi kemandirian petani di Kabupaten Minahasa kembali menguat. Rabu (17/6/2026), pakar pemulia jagung nasional dari Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar, Prof. Dr. Muhammad Azrai, SP., MP, kembali mengunjungi lahan binaan kolaborasi BAZNAS Kabupaten Minahasa bersama mantan Ketua Pengadilan Agama Tondano, Al Gazali Mus, yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Sidrap.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pendampingan berkelanjutan yang telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir kepada Kelompok Tani Paguyuban Matuari Jaton, sebuah kelompok tani yang kini dipersiapkan untuk naik kelas dari petani budidaya jagung konsumsi menjadi penangkar benih jagung sumber (parent seed) grade A.

Dalam arahannya kepada petani, Prof. Azrai menjelaskan bahwa program yang dijalankan saat ini merupakan bagian dari kegiatan Unit Produksi Benih Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin yang bertujuan menghasilkan benih penjenis atau benih sumber berkualitas tinggi.

"Kita ingin kelompok tani ini naik kelas. Kalau sebelumnya petani hanya menjual tongkol atau jagung konsumsi, sekarang kita melatih mereka menghasilkan benih. Nilai ekonominya jauh lebih tinggi. Benih yang lolos seleksi dapat memiliki harga hingga empat kali lipat dibanding harga jagung konsumsi," ujar Prof. Azrai.

Menurutnya, Kelompok Tani Paguyuban Matuari Jaton dipilih secara khusus untuk mendapatkan pendampingan intensif agar mampu menghasilkan benih penjenis berkualitas tinggi yang nantinya dapat didistribusikan kepada perusahaan-perusahaan benih mitra Universitas Hasanuddin.

"Kami tidak langsung memperluas ke kelompok lain. Fokus kami saat ini adalah memastikan kelompok ini benar-benar mampu menghasilkan benih penjenis grade A. Jika berhasil, maka ke depan petani dapat berkembang menjadi produsen benih komersial dan memiliki kontrak produksi dengan mitra-mitra kami," jelasnya.

Prof. Azrai juga menegaskan bahwa tim Universitas Hasanuddin akan terus melakukan pendampingan teknis, pengawasan mutu genetik, serta pengujian berbagai varietas unggul baru di lahan tersebut.

Tidak hanya memberikan arahan teknis, pada kesempatan itu Prof. Azrai juga menyerahkan bantuan alat pemipil jagung kepada kelompok tani. Bantuan tersebut disaksikan langsung oleh jajaran BAZNAS Minahasa dan para petani binaan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan produktivitas pascapanen.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Azrai memberikan apresiasi terhadap keterlibatan BAZNAS Minahasa yang secara konsisten mendampingi kelompok tani sejak awal program berjalan.

"Kami senang karena ada BAZNAS yang mendampingi kelompok tani. Ini adalah bentuk nyata pemberdayaan umat agar masyarakat mampu memperoleh keuntungan yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan petani. Dari yang kami lihat, pertumbuhan jagung yang didampingi BAZNAS sangat baik dan memiliki prospek yang menjanjikan untuk produksi benih," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Minahasa, Sahlan Kokalo, yang turut mendampingi Prof. Azrai selama kunjungan lapangan, menyampaikan apresiasi atas komitmen dan perhatian yang terus diberikan oleh Universitas Hasanuddin kepada petani binaan BAZNAS.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan serta pendampingan berkelanjutan yang diberikan Prof. Azrai dan tim Universitas Hasanuddin. Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi investasi ilmu pengetahuan yang luar biasa bagi petani kami. Melalui pendampingan ini, petani tidak lagi hanya menjadi produsen jagung konsumsi, tetapi dipersiapkan menjadi penangkar benih yang memiliki nilai ekonomi jauh lebih tinggi," ujar Sahlan.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan misi BAZNAS dalam mengubah pola bantuan konsumtif menjadi pemberdayaan produktif yang berkelanjutan.

"BAZNAS ingin menghadirkan program yang benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ketika petani mampu menghasilkan benih berkualitas dan mendapatkan nilai jual yang lebih tinggi, maka mereka tidak hanya bertahan secara ekonomi, tetapi juga berkembang dan menjadi lebih mandiri. Inilah makna pemberdayaan yang sesungguhnya," tambahnya.

Sahlan menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut merupakan hasil kolaborasi banyak pihak, mulai dari akademisi, pemerintah, tokoh masyarakat, hingga para petani yang memiliki semangat belajar dan berinovasi.

"Kami percaya kolaborasi adalah kunci. Apa yang dimulai dari lahan sederhana di Minahasa hari ini berpotensi menjadi model pemberdayaan petani berbasis zakat yang dapat direplikasi di daerah lain. Petani kita harus naik kelas, memiliki daya saing, dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional," katanya.

Mantan Ketua Pengadilan Agama Tondano yang turut menggagas kolaborasi ini, Al Gazali Mus, mengaku bahagia melihat perkembangan yang dicapai kelompok tani binaan tersebut meskipun kini dirinya telah bertugas di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.

"Alhamdulillah, saya merasa sangat senang melihat program ini terus berkembang. Apa yang dulu kita mulai bersama kini menunjukkan hasil yang nyata. Semoga program ini semakin bermanfaat bagi petani dan masyarakat sekitar," ujarnya.

Ia juga menyampaikan dukungan moril kepada para petani agar terus menjaga semangat dan komitmen dalam mengembangkan usaha pertanian mereka.

"Semangat terus untuk para petani. Jangan pernah berhenti belajar dan berusaha. Insyaallah saat panen jagung tetua nanti, saya akan berusaha ikut bergabung kembali untuk melihat hasil perjuangan bersama ini," ungkap Al Gazali.

Kunjungan Prof. Azrai kali ini menjadi penanda penting bahwa Kelompok Tani Paguyuban Matuari Jaton sedang memasuki fase baru dalam pengembangan usaha tani berbasis teknologi dan inovasi.

Dengan dukungan Universitas Hasanuddin, BAZNAS Minahasa, serta para mitra strategis lainnya, kelompok tani tersebut diharapkan tidak hanya menjadi produsen jagung konsumsi, tetapi berkembang menjadi sentra produksi benih unggul yang mampu memasok kebutuhan perusahaan-perusahaan benih nasional.

17/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS RI dan Ponpes Al Fath Lepas 18 Dai ke Pulau Buru, Perkuat Pembinaan Mualaf di Wilayah 3T

Sukabumi – Komitmen memperkuat pembinaan umat hingga ke pelosok negeri kembali ditunjukkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bersama Pondok Pesantren Modern Dzikir Al Fath Sukabumi, BAZNAS RI resmi melepas 18 dai yang akan bertugas di Pulau Buru, Maluku, melalui Program Ustad Garis Depan (UGD) VIII.

Para dai tersebut akan menjalankan misi dakwah, pendidikan, dan pendampingan bagi masyarakat mualaf yang berada di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), sekaligus menjadi sahabat dan pembimbing bagi masyarakat yang membutuhkan penguatan pemahaman keislaman.

Prosesi pelepasan berlangsung di Pondok Pesantren Modern Al Fath, Sukabumi, Rabu (17/6/2026), dan dihadiri Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., Pimpinan Ponpes Al Fath Prof. Dr. KH. M. Fajar Laksana, S.E., CQM., MM., Ph.D., Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama RI Dr. Muchlis M. Hanafi, Lc., M.A., serta sejumlah tokoh agama dan pejabat daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa'adi menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas, khususnya bagi kelompok mualaf dan fisabilillah yang membutuhkan pendampingan berkelanjutan.

"BAZNAS berperan sebagai jembatan yang menghubungkan para muzaki dengan mustahik. Salah satu kelompok yang menjadi perhatian kami adalah mualaf dan fisabilillah. Karena itu, program kemitraan dakwah ini menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan keagamaan," ujar Zainut.

Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS RI dan Ponpes Al Fath menjadi contoh sinergi yang produktif dalam memperluas jangkauan dakwah Islam di Indonesia. Ia menggambarkan kerja sama tersebut sebagai "gayung bersambut", di mana pesantren menyiapkan sumber daya dai yang kompeten, sementara BAZNAS memberikan dukungan program dan pendanaan agar misi dakwah dapat berjalan optimal.

Lebih lanjut, Zainut mengingatkan para dai yang akan bertugas agar mengedepankan dakwah bil hikmah, yaitu menyampaikan ajaran Islam dengan penuh kebijaksanaan, keteladanan, dan pendekatan yang menyejukkan.

"Dakwah tidak dilakukan dengan cara menghakimi atau menyalahkan. Tugas dai adalah merangkul, membimbing, dan mendampingi masyarakat dengan penuh kearifan agar mereka semakin memahami dan mencintai ajaran Islam," katanya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan dakwah tidak hanya diukur dari banyaknya ceramah yang disampaikan, tetapi juga dari kemampuan seorang dai membangun kedekatan dan kepercayaan masyarakat.

Menurutnya, para mualaf dan masyarakat yang masih minim pemahaman keagamaan membutuhkan sentuhan dakwah yang humanis dan penuh empati.

"Jika menghadapi masyarakat yang belum banyak mengenal ajaran Islam, maka yang harus dikedepankan adalah pendekatan yang humanis dan membangun kedekatan. Dai hadir untuk membimbing, bukan menghakimi," tambahnya.

Program Ustad Garis Depan selama ini menjadi salah satu program unggulan dalam memperkuat dakwah di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan pembinaan intensif. Selain memberikan penguatan akidah, para dai juga akan terlibat dalam berbagai kegiatan pendidikan, pembinaan keluarga, pelatihan keagamaan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Melalui pengiriman 18 dai ke Pulau Buru, BAZNAS RI dan Ponpes Al Fath berharap kualitas pembinaan mualaf dapat semakin meningkat serta melahirkan komunitas muslim yang lebih mandiri, berdaya, dan memiliki pemahaman keislaman yang kuat.

Di tengah tantangan dakwah di daerah terpencil, program ini menjadi bukti nyata bahwa zakat tidak hanya menghadirkan bantuan materi, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam membangun akidah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menghadirkan cahaya pendidikan dan pembinaan hingga ke pelosok Nusantara.

17/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Minahasa
Bantu Palestina, BAZNAS Jabar Salurkan Kurban dan Sedekah Daging Melalui BAZNAS RI

JAKARTA – Solidaritas masyarakat Indonesia untuk rakyat Palestina terus mengalir tanpa henti. Di tengah situasi kemanusiaan yang masih memprihatinkan akibat konflik berkepanjangan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menyalurkan amanah kurban dan sedekah daging bagi masyarakat Palestina melalui BAZNAS RI.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis di Jakarta, Senin (8/6/2026), sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata masyarakat Jawa Barat terhadap saudara-saudara di Palestina yang hingga kini masih menghadapi berbagai keterbatasan akibat krisis kemanusiaan.

Total bantuan yang disalurkan meliputi Program Kurban Palestina senilai Rp147.500.000, Program Sedekah Daging Palestina sebesar Rp82.600.000, serta Program Sedekah Daging Kemasan senilai Rp21.000.000.

Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., menyampaikan apresiasi atas tingginya kepedulian masyarakat Jawa Barat yang terus menunjukkan empati dan solidaritas terhadap rakyat Palestina.

Menurutnya, bantuan yang dihimpun melalui BAZNAS Jawa Barat menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan dan ukhuwah Islamiyah masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat Jawa Barat yang disalurkan melalui BAZNAS Jabar untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina yang sedang berjuang di tengah kondisi konflik," ujar Zainut.

Ia menjelaskan, program kurban dan sedekah daging tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan dan gizi masyarakat Palestina yang saat ini menghadapi berbagai tantangan kehidupan akibat dampak konflik yang berkepanjangan.

Lebih dari sekadar bantuan makanan, kata Zainut, program ini juga menjadi simbol harapan dan kasih sayang dari masyarakat Indonesia kepada rakyat Palestina agar mereka tetap merasakan perhatian dan dukungan dari dunia internasional.

"BAZNAS RI berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh amanah kurban dan sedekah daging ini disalurkan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran agar keberkahan hari raya dapat dirasakan di Palestina," tegasnya.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS RI dalam menjaga kepercayaan para muzaki sekaligus memastikan setiap bantuan yang dihimpun dapat memberikan manfaat optimal bagi penerima manfaat di wilayah terdampak konflik.

Bagi masyarakat Palestina, bantuan pangan memiliki arti yang sangat penting. Di tengah keterbatasan akses terhadap kebutuhan pokok, distribusi daging kurban dan sedekah menjadi sumber nutrisi sekaligus penguat semangat bagi keluarga-keluarga yang sedang menghadapi masa sulit.

Momentum Iduladha juga menjadi pengingat bahwa nilai pengorbanan, kepedulian, dan berbagi tidak mengenal batas wilayah maupun kebangsaan. Semangat tersebut tercermin dari partisipasi masyarakat Jawa Barat yang mempercayakan amanah kemanusiaannya melalui BAZNAS.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. M. Arifin Purwakananta, S.I.Kom., M.I.Kom., CWC, CFRM., Direktur Penguatan Pengumpulan Nasional H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM., Kepala Divisi Penguatan Pengumpulan BAZNAS Adhi Kelvianto Septa Pradana, S.H., S.Hum., serta jajaran BAZNAS Provinsi Jawa Barat yang dipimpin Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Dr. H. Ijang Faisal, S.Ag., M.Si.

Melalui kolaborasi dan sinergi yang terus diperkuat, BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menyalurkan zakat, infak, sedekah, maupun kurban sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi saudara-saudara yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan.

Bantuan yang diberikan hari ini bukan hanya tentang daging kurban yang sampai ke tangan penerima manfaat, melainkan juga tentang pesan persaudaraan, harapan, dan kepedulian yang menembus batas negara. Dari Indonesia untuk Palestina, semangat kemanusiaan terus hidup dan menguatkan mereka yang sedang berjuang untuk bertahan.

08/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS RI dan BI Libatkan Kreator Konten, Zakat Siap Menembus Jutaan Layar Digita

PALEMBANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Bank Indonesia (BI) terus memperkuat gerakan literasi zakat dan ekonomi syariah melalui pendekatan yang semakin relevan dengan perkembangan zaman. Salah satunya dengan menggandeng para kreator konten sebagai agen edukasi digital yang mampu menjangkau jutaan masyarakat, khususnya generasi muda.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Training of Trainer (ToT) Kreator Konten yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Syariah (FESYar) Regional Sumatera 2026 di Hotel Santika Palembang, Sumatera Selatan.

Kepala Biro Komunikasi Publik dan Publikasi (BKPU) BAZNAS RI, Ndari Rumi Widyawati, menegaskan keterlibatan kreator konten menjadi langkah strategis dalam memperluas pemahaman masyarakat tentang zakat sebagai instrumen penting pembangunan ekonomi umat.

"Kami mengapresiasi inisiatif Bank Indonesia yang melibatkan para kreator konten dalam penguatan literasi zakat. Di era digital saat ini, konten yang edukatif dan inspiratif memiliki daya jangkau yang sangat luas sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat sebagai kekuatan keuangan sosial Islam," ujar Ndari.

FESYar Sumatera 2026 mengusung tema "Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital". Kegiatan ini menghadirkan berbagai program penguatan kapasitas, mulai dari ToT Kreator Konten, ToT Dai dan Daiyah, hingga Sertifikasi Nazhir Wakaf yang diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai daerah di Pulau Sumatera.

Dalam sesi ToT Kreator Konten, Kabag Humas sekaligus Pemimpin Redaksi Kantor Digital BAZNAS RI, Yudhiarma MK, bersama Koordinator Komunikasi Lembaga (Corcom) Rayhanul Iman (Roy) membagikan strategi publikasi digital melalui konsep Zakat News Network (ZNN).

Yudhiarma menjelaskan, BAZNAS RI telah membangun ekosistem media konvergensi yang mengintegrasikan media konvensional dan digital untuk memperluas dakwah zakat secara masif.

Menurutnya, transformasi digital yang dilakukan BAZNAS dalam lima tahun terakhir menunjukkan hasil signifikan. Saat ini jaringan Kantor Digital BAZNAS telah mengelola sekitar 420 website dengan total pembaca mencapai lebih dari enam juta orang.

Tak hanya itu, jangkauan kanal digital BAZNAS juga mengalami lonjakan drastis. Reach YouTube meningkat dari sekitar 1,1 juta pada 2021 menjadi 24,6 juta pada 2025, sementara platform X (Twitter) tumbuh dari 309 ribu menjadi 1,8 juta jangkauan pada periode yang sama.

"Media digital telah menjadi sarana dakwah yang sangat efektif. Karena itu, para kreator konten memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan-pesan zakat dan ekonomi syariah kepada masyarakat secara kreatif, menarik, dan mudah dipahami," kata Yudhiarma.

Menariknya, peserta juga diajak memahami pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) seperti Gemini, DeepSeek, dan ChatGPT dalam proses produksi konten digital dan karya jurnalistik.

Menurut Yudhiarma, kehadiran AI mampu membantu kreator konten maupun jurnalis bekerja lebih cepat dan efisien dalam menghasilkan berbagai bentuk konten.

"Saat ini AI sangat membantu dalam pembuatan berita, artikel, maupun konten digital lainnya. Namun teknologi ini tetap harus digunakan secara bijak dan bertanggung jawab," ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa penggunaan AI dalam dunia jurnalistik tetap harus berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan regulasi yang telah ditetapkan Dewan Pers.

"Secanggih apa pun AI, tetap saja ia adalah alat bantu. Akurasi, verifikasi, dan tanggung jawab jurnalistik tetap berada di tangan manusia," tegasnya.

Sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi, Dewan Pers telah menerbitkan Peraturan Dewan Pers Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pedoman Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Karya Jurnalistik, yang menjadi rujukan bagi perusahaan media dalam memanfaatkan AI secara profesional dan bertanggung jawab.

Sementara itu, ToT Kreator Konten mengusung tema "From Scroll to Impact: Mengubah Konten Digital Menjadi Gerakan Ekonomi Syariah". Tema tersebut merefleksikan semangat untuk mengubah aktivitas digital sehari-hari menjadi gerakan edukasi yang berdampak nyata bagi penguatan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pembekalan mengenai ekonomi syariah, pengelolaan zakat dan wakaf, keuangan komersial syariah, hingga teknik produksi konten digital yang kreatif dan efektif.

Di waktu yang sama, Bank Indonesia juga menyelenggarakan ToT Dai dan Daiyah guna memperkuat kapasitas para pendakwah dalam menyampaikan materi ekonomi syariah secara komprehensif kepada masyarakat. Selain itu, Sertifikasi Nazhir Wakaf digelar untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pengelola wakaf dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset wakaf secara produktif dan berkelanjutan.

Dengan melibatkan regulator, akademisi, praktisi, lembaga zakat dan wakaf, serta kreator konten nasional, FESYar Sumatera 2026 diharapkan menjadi katalisator lahirnya generasi penggerak ekonomi syariah yang mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana dakwah, edukasi, dan pemberdayaan umat.

07/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Minahasa

Berita Terbaru

Kepala Pelaksana BAZNAS Minahasa Ustaz Zain Bachmid Ajak Umat Muslim Tondano Berpuasa Muharram
Kepala Pelaksana BAZNAS Minahasa Ustaz Zain Bachmid Ajak Umat Muslim Tondano Berpuasa Muharram
Tondano, Kepala Pelaksana Baznas Minahasa Ustaz Zain Bachmid, Lc. dalam khotbah Jumatnya di Masjid Nurul Yakin Tondano pada Jumat (27/6/2025), menekankan pentingnya pelaksanaan ibadah puasa di bulan Muharram. Ustaz Zain mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan momen pergantian tahun Hijriah ini dengan memperbanyak amal kebaikan, khususnya puasa sunah. Dalam khotbahnya yang sarat makna, Ustaz Zain Bachmid menjelaskan bahwa bulan Muharram adalah salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT. `Di bulan-bulan ini, pahala amal kebaikan akan dilipatgandakan, begitu pula dengan dosa dari perbuatan maksiat,` ujarnya di hadapan ratusan jemaah. Ustaz Zain secara khusus menyoroti keutamaan puasa di bulan Muharram, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, Muharram." Beliau lantas mengajak jemaah untuk berfokus pada puasa Tasu'a (9 Muharram) dan Asyura (10 Muharram). `Puasa Asyura memiliki keutamaan yang luar biasa, yaitu menghapus dosa setahun yang lalu. Ini adalah karunia agung dari Allah SWT," jelas Ustaz Zain, mengutip hadis Nabi Muhammad SAW. Ia juga mengingatkan pentingnya puasa Tasu'a sebagai penyempurna dan pembeda dengan praktik puasa kaum Yahudi. "Rasulullah SAW menganjurkan kita untuk berpuasa juga di tanggal sembilan Muharram, sebagai pembeda dan untuk mendapatkan pahala yang lebih sempurna,` tambahnya. Mengakhiri khotbahnya, Ustaz Zain Bachmid menyeru umat muslim untuk menjadikan momentum tahun baru Hijriah ini sebagai ajang muhasabah atau evaluasi diri. "Jangan hanya merayakan pergantian tahun dengan hura-hura yang tidak bermanfaat. Mari kita sambut tahun baru ini dengan semangat baru, niat tulus mendekatkan diri kepada Allah, dan memperbanyak amal saleh," pungkasnya.
BERITA27/06/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H (27/6/2025)
Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H (27/6/2025)
Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H Muharram adalah napas awal bagi jiwa yang ingin berubah, saat yang tepat untuk membuka lembaran baru dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan keyakinan bahwa Allah SWT senantiasa menyertai setiap langkah kita. Di momen pergantian tahun yang penuh berkah ini, BAZNAS Minahasa mengajak seluruh umat untuk menjadikan semangat Muharram sebagai pendorong peningkatan ketaatan kita, terutama dalam menunaikan kewajiban zakat, serta memperbanyak infak dan sedekah. Mari kita jadikan Muharram 1447 H ini sebagai titik tolak untuk membersihkan harta dan jiwa. Dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Minahasa, Anda tidak hanya menyempurnakan ibadah, tetapi juga turut serta dalam memberdayakan ekonomi umat dan meringankan beban sesama yang membutuhkan. Setiap rizki yang Anda sisihkan adalah wujud syukur dan investasi terbaik untuk kehidupan di dunia dan akhirat. Mari bersama BAZNAS Minahasa, kita tebarkan kebaikan dan hadirkan kebermanfaatan yang lebih luas. BAZNAS Minahasa: Amanah Anda, Berkah untuk Sesama.
BERITA26/06/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Rumah Sunat Manado dan BTM Baitul Ikhlas Gelar Sunatan Massal di Langowan
Rumah Sunat Manado dan BTM Baitul Ikhlas Gelar Sunatan Massal di Langowan
MINAHASA – Sebuah kegiatan sunatan massal akan digelar di Masjid Baitul Ikhlas, Langowan, pada Rabu, 25 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Rumah Sunat Manado dan Badan Takmir Masjid (BTM) Baitul Ikhlas Langowan, dengan menghadirkan metode sunat laser dan fasilitas pendukung lainnya. Para peserta dijadwalkan hadir di masjid pukul 08.00 WITA dan diwajibkan mengenakan pakaian koko putih serta kain sarung. Sebelum pelaksanaan sunatan, anak-anak akan mengikuti prosesi baiat yang dipimpin oleh unsur keimaman setempat. `Kami mohon para orang tua atau wali mendampingi anak masing-masing. Kehadiran tepat waktu dan pemakaian pakaian sesuai ketentuan adalah bagian dari pelaksanaan yang menjunjung nilai-nilai syariat Islam,` demikian imbauan panitia melalui akun resmi Facebook Baitul Ikhlas Langowan. Peserta akan mendapatkan layanan sunat menggunakan metode laser, sertifikat sunat, paket obat minum, serta bingkisan. Panitia juga menyediakan door prize menarik, termasuk dua unit ponsel Android. Biaya operasional yang ditetapkan sebesar Rp125.000 per peserta. Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum di wilayah Langowan dan sekitarnya, serta bertujuan untuk membantu keluarga yang membutuhkan akses layanan khitan modern yang aman dan nyaman.
BERITA24/06/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Warga Tondano Raya Siap Meriahkan Tahun Baru Islam Lewat Jalan Sehat 1 Muharam
Warga Tondano Raya Siap Meriahkan Tahun Baru Islam Lewat Jalan Sehat 1 Muharam
MINAHASA – Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah, ribuan warga Muslim di Tondano Raya dijadwalkan mengikuti kegiatan Jalan Sehat pada Jumat, 27 Juni 2025. Acara ini akan dimulai pukul 06.00 WITA dan dipusatkan di pelataran Masjid Agung Al-Falah, Kampung Jawa, Tondano. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara Badan Takmir Masjid (BTM) Masjid Agung Al-Falah Tondano, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Minahasa, dan Pemerintah Kelurahan Kampung Jawa Tondano. 'Kami mengajak seluruh kaum Muslimin dan Muslimat se-Tondano Raya untuk ikut serta dan memeriahkan acara ini sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur menyambut tahun baru Hijriah, 'ujar Lurah Kampung Jawa Tondano Hidayat Nurhamidin saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa, 24 Juni 2025. Ia menambahkan, panitia masjid telah menyebarkan informasi kegiatan melalui flier digital yang dibagikan lewat akun resmi Facebook Masjid Agung Al-Falah Kampung Jawa. Jalan sehat ini tidak hanya menjadi ajang olahraga ringan, tetapi juga momentum spiritual untuk mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Minahasa yang majemuk. Rute kegiatan telah disiapkan secara aman dan nyaman. Panitia juga menyediakan sejumlah hadiah hiburan bagi peserta yang beruntung. Acara ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi simbol semangat baru dalam mengawali tahun Hijriah dengan jiwa yang sehat, hati yang bersih, dan langkah yang penuh harapan
BERITA24/06/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Minahasa Luncurkan Kantor Digital, Transformasi Zakat Diganjar Apresiasi Publik
BAZNAS Minahasa Luncurkan Kantor Digital, Transformasi Zakat Diganjar Apresiasi Publik
Tondano — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Minahasa resmi meluncurkan Kantor Digital sebagai bagian dari transformasi layanan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting di tengah rendahnya partisipasi publik dalam pengelolaan zakat melalui lembaga resmi. Digitalisasi, menurut Wakil Ketua IV BAZNAS Minahasa, Sahlan Kokalo, bukan sekadar modernisasi, tapi ikhtiar memperpendek jarak antara muzaki dan lembaga amil zakat. `Zakat kini cukup dari genggaman tangan. Lewat QRIS, mobile banking, atau konsultasi daring, masyarakat bisa terlibat dalam gerakan kebaikan secara mudah,` ujar Sahlan saat ditemui di Kantor BAZNAS Minahasa, Senin, 23 Juni 2025. Peluncuran ini langsung memantik respons positif. Sahlan menyebut, peningkatan transaksi ZIS berbasis digital mulai terlihat sejak kanal daring resmi dibuka. `Dulu ada jarak, bahkan keraguan. Kini, dengan transparansi dan akses terbuka, kepercayaan mulai tumbuh,` katanya. Kantor Digital ini menyuguhkan berbagai fitur: dari laporan penyaluran dana yang bisa dipantau publik, kisah inspiratif penerima manfaat, hingga layanan tanya jawab zakat berbasis web dan media sosial. Layanan ini, menurut Sahlan, menyasar kalangan muda, ASN, pelaku UMKM, hingga komunitas lokal. `Zakat bukan hanya ibadah, tapi kekuatan ekonomi umat. Jika dikelola secara profesional dan berbasis data, ia bisa menjadi alat pemberdayaan yang riil. Saatnya Minahasa bangkit bersama BAZNAS,` kata Sahlan. Meski layanan digital dikedepankan, BAZNAS Minahasa tetap mempertahankan pelayanan konvensional. Warga yang belum familiar dengan teknologi masih dapat mengakses layanan secara langsung di kantor BAZMAS Minahasa. Transformasi ini juga bagian dari komitmen BAZNAS terhadap prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Dalam konteks Minahasa, digitalisasi zakat tak sekadar alat, melainkan strategi jangka panjang membangun partisipasi publik dan literasi filantropi yang berkelanjutan.
BERITA23/06/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Wakil Ketua III BAZNAS Minahasa Harapkan Kantor Digital Perkuat Pengumpulan Zakat
Wakil Ketua III BAZNAS Minahasa Harapkan Kantor Digital Perkuat Pengumpulan Zakat
Tondano — Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Minahasa, Astuti Suratinoyo, mengungkapkan optimisme terhadap kehadiran Kantor Digital BAZNAS Minahasa sebagai langkah strategis dalam meningkatkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari masyarakat. Dalam keterangannya Melalui Media Resmi Baznas, Astuti Suratinoyo menyebut bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk menjawab tantangan zaman. Kantor Digital diharapkan mampu menjangkau lebih luas kalangan muzaki, khususnya generasi muda dan masyarakat urban yang terbiasa bertransaksi secara daring. `Kami berharap melalui Kantor Digital, pengumpulan ZIS di Minahasa menjadi lebih efektif, efisien, dan akuntabel. Masyarakat bisa membayar zakat cukup lewat gawai, tanpa harus datang ke kantor,` ujarnya, Senin (23/6). Inovasi digital ini mencakup penyediaan layanan zakat online, pembayaran infak dan sedekah, laporan keuangan transparan berbasis web, serta kampanye edukatif melalui media sosial. Dengan sistem ini, BAZNAS Minahasa juga membuka ruang bagi para dermawan dari luar daerah untuk ikut berkontribusi. Menurutnya, digitalisasi bukan hanya memperluas jangkauan pelayanan, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga amil zakat. `Kami ingin memastikan bahwa zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS betul-betul aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI. Kantor Digital adalah wujud komitmen kami menuju pengelolaan zakat yang profesional dan modern,`tegasnya. Sebagai langkah awal, BAZNAS Minahasa telah meluncurkan portal layanan digital dan membuka akses pembayaran ZIS melalui platform digital perbankan dan dompet digital. Edukasi publik pun terus digencarkan agar masyarakat lebih melek zakat digital.
BERITA23/06/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Wakil Ketua I BAZNAS Minahasa: Zakat Harus Jadi Kekuatan Nyata Pemberdayaan Umat
Wakil Ketua I BAZNAS Minahasa: Zakat Harus Jadi Kekuatan Nyata Pemberdayaan Umat
Tondano, 23 Juni 2025 — Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Minahasa, [Nama WAKA I], menyampaikan harapannya agar zakat tidak hanya dipahami sebagai kewajiban keagamaan, tetapi menjadi kekuatan sosial-ekonomi yang nyata dalam memberdayakan umat dan mengatasi kemiskinan. Dalam keterangannya usai rapat koordinasi internal BAZNAS Minahasa, ia menegaskan pentingnya sinergi dengan seluruh elemen masyarakat — dari ASN, tokoh agama, hingga pelaku usaha — untuk mendukung program-program zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.`Kami berharap kesadaran berzakat semakin tumbuh. Ketika zakat dikelola dengan profesional dan transparan, maka dampaknya bisa luar biasa — mengangkat martabat mustahik menjadi muzakki,`ujarnya. Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan kreatif dan digital dalam mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk ikut berperan dalam gerakan zakat. BAZNAS Minahasa saat ini terus membangun kolaborasi dengan komunitas, pemerintah, dan mitra strategis demi memperluas jangkauan manfaat. Program-program unggulan seperti zakat produktif untuk petani, pelatihan keterampilan, beasiswa, serta bantuan UMKM disebut sebagai wujud nyata dari semangat transformasi BAZNAS menuju lembaga zakat yang profesional dan berdampak.`Zakat bukan hanya solusi keuangan, tetapi solusi kehidupan. Harapan kami, Minahasa bisa menjadi contoh bagaimana zakat berperan aktif membangun daerah,` tutupnya.
BERITA23/06/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Minahasa Tegaskan Komitmen 3A dalam Pengelolaan Zakat
BAZNAS Minahasa Tegaskan Komitmen 3A dalam Pengelolaan Zakat
Tondano, 23 Juni 2025 — BAZNAS Kabupaten Minahasa terus memperkuat peran strategisnya dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui pendekatan 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Komitmen ini ditegaskan dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat yang terus digulirkan sepanjang tahun 2025. Ketua BAZNAS Minahasa, Ikbal Durand, menyatakan bahwa prinsip 3A menjadi pondasi utama dalam memastikan dana umat dikelola dengan amanah, profesional, dan berdampak nyata. “Kami memastikan semua program zakat sesuai dengan syariat, tunduk pada regulasi pemerintah, dan mendukung penguatan sosial ekonomi umat serta kebangsaan,” ujarnya. Salah satu program unggulan adalah "Marijo ba Zakat", kampanye yang mengajak masyarakat Minahasa menunaikan zakat melalui BAZNAS untuk membantu kaum dhuafa, anak yatim, petani kecil, dan pelaku UMKM.
BERITA23/06/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Minahasa Hadirkan Kantor Digital untuk Pelayanan Zakat yang Lebih Mudah dan Modern
BAZNAS Minahasa Hadirkan Kantor Digital untuk Pelayanan Zakat yang Lebih Mudah dan Modern
Minahasa, 20/06/2025– Dalam upaya meningkatkan pelayanan dan transparansi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Minahasa kini resmi memiliki Kantor Digital. Inovasi ini menjadikan BAZNAS Minahasa semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi serta menjangkau masyarakat lebih luas, terutama generasi digital. Melalui Kantor Digital ini, masyarakat Minahasa kini dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara online, kapan saja dan di mana saja. Selain itu, layanan informasi, konsultasi zakat, hingga pelaporan dan program penyaluran bantuan juga bisa diakses dengan lebih cepat dan transparan. Ketua BAZNAS Minahasa Ikbal Durand Melalui Waka IV BAZNAS Minahasa Sahlan Kokalo menyampaikan bahwa kehadiran Kantor Digital merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk memberikan kemudahan kepada para muzaki dan mustahik. `Kami ingin memastikan bahwa setiap warga Minahasa yang ingin berzakat, berinfak, dan bersedekah bisa melakukannya dengan nyaman, aman, dan efisien. Digitalisasi ini adalah bagian dari transformasi pelayanan kami,`ujarnya. Beberapa fitur utama Kantor Digital BAZNAS Minahasa meliputi: Pembayaran ZIS melalui transfer, QRIS, dan dompet digital, Layanan konsultasi zakat dan kalkulator zakat online, Pelaporan program penyaluran dan data mustahik secara real-time, Informasi kegiatan dan kampanye BAZNAS melalui media digital. Masyarakat yang ingin menggunakan layanan ini dapat mengakses situs resmi BAZNAS Minahasa atau mengikuti akun media sosial resminya untuk informasi terbaru. Dengan hadirnya Kantor Digital ini, BAZNAS Minahasa berharap semakin banyak masyarakat yang sadar dan aktif menunaikan kewajiban zakat serta berperan dalam pengentasan kemiskinan di daerah.
BERITA20/06/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS dan Dubes RI Salurkan Daging Kurban untuk Pengungsi Palestina di Yordania
BAZNAS dan Dubes RI Salurkan Daging Kurban untuk Pengungsi Palestina di Yordania
Amman, Yordania — Minggu, 8 Juni 2025 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan global. Bersama Duta Besar RI untuk Yordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono, BAZNAS menyalurkan daging kurban bagi ratusan keluarga pengungsi Palestina di sejumlah kamp di ibu kota Amman, Yordania. Penyaluran kurban ini merupakan hasil kerja sama BAZNAS dengan Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO) dan mitra lokal Global Humanity Network (GHN). Hingga hari ini, distribusi dilakukan di tiga titik utama, yakni Kamp Al Wihdat, Kamp Hay Nazzal, dan Kamp Prince Hassan, dengan jumlah penerima manfaat mencapai sekitar 720 kepala keluarga (KK). Jumlah ini masih akan bertambah seiring proses distribusi yang masih berlangsung. Dubes RI Ade Padmo Sarwono turut hadir menyaksikan langsung proses pembagian daging kurban di Kamp Prince Hassan. Ia bahkan menyerahkan secara simbolis daging kurban kepada para pengungsi, sebagai wujud empati dan solidaritas rakyat Indonesia terhadap penderitaan saudara-saudara di Palestina. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian bangsa Indonesia terhadap warga Palestina yang hidup dalam kondisi serba terbatas di pengungsian. `Kami ingin kebahagiaan Iduladha juga bisa dirasakan oleh saudara-saudara kita di pengungsian. Ini adalah bentuk solidaritas nyata dari rakyat Indonesia, bahwa mereka tidak sendiri. Indonesia hadir untuk mereka,` kata Kiai Noor dalam pernyataan tertulisnya dari Jakarta, Minggu (8/6/2025). Ia menambahkan, kurban yang disalurkan BAZNAS adalah titipan dari masyarakat Indonesia melalui program Kurban Berkah untuk Palestina, yang menjangkau tidak hanya pengungsi di Yordania, tetapi juga di Gaza, Tepi Barat, Al-Quds, hingga Mesir. `Kami bersyukur daging kurban yang berasal dari amanah para mudhohi di Indonesia bisa diterima langsung oleh para pengungsi Palestina. Inilah wujud solidaritas kemanusiaan lintas batas yang harus terus kita rawat dan kuatkan,` ujarnya. Kiai Noor juga menegaskan bahwa BAZNAS hanya bekerja sama dengan mitra terpercaya dan senantiasa menerapkan prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. `Penyaluran daging kurban ini kami pastikan dilakukan secara tepat sasaran dan sesuai ketentuan. Semoga daging kurban ini memberi manfaat dan menambah asupan gizi bagi para pengungsi Palestina,` lanjutnya. Di akhir pernyataannya, Kiai Noor menyampaikan apresiasi kepada Dubes Ade atas dukungan dan sinergi dalam menyalurkan kurban ke wilayah pengungsian. `Terima kasih kepada Dubes Ade atas kerja samanya. Semoga seluruh upaya ini membawa keberkahan dan kebaikan bagi semua,` pungkasnya.
BERITA08/06/2025 | Humas Baznas RI
Rapat Penetapan Zakat Fitrah Kabupaten Minahasa Tahun 1445H/2025M
Rapat Penetapan Zakat Fitrah Kabupaten Minahasa Tahun 1445H/2025M
Minahasa, 7 Maret 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Minahasa, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Minahasa menggelar rapat koordinasi penetapan zakat fitrah untuk tahun 1445H/2025M. Rapat dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa, dipimpin oleh Kepala Kankemenag Minahasa, Pdt. Dolie Tangian, S.Th, M.Pd, didampingi Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Sitti Daeng, S.HI, M.Pd dan Kasie Bimas Islam Dalam rapat, disepakati besaran zakat fitrah sebesar 2,5 kg beras per jiwa atau setara dengan 3,5 liter beras. Jika dibayar dalam bentuk uang, nominalnya bervariasi berdasarkan kualitas beras: Kualitas Pertama: Rp 45.500 Kualitas Kedua: Rp 43.750 Kualitas Ketiga: Rp 40.250. Kepala Kankemenag dan Wakil Ketua MUI Minahasa menekankan pentingnya menunaikan zakat fitrah untuk membersihkan diri, menyempurnakan ibadah puasa, dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
BERITA03/06/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Ketua UPZ Masjid Al-Hikmah Sumalangka Serahkan Laporan Zakat ke BAZNAS Minahasa
Ketua UPZ Masjid Al-Hikmah Sumalangka Serahkan Laporan Zakat ke BAZNAS Minahasa
Tondano, [15/04/2025] – Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Al-Hikmah Sumalangka, Drs. Yasin Zakaria, menyerahkan laporan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) ke Sekretariat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Minahasa. Laporan diterima langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Minahasa,, sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan dana umat. Drs. Yasin Zakaria menegaskan, pelaporan ini merupakan wujud akuntabilitas dan transparansi pengelolaan ZIS. `Kami berkomitmen memastikan setiap rupiah dari umat disalurkan sesuai syariat Islam dan regulasi yang berlaku, `ujarnya. Sahlan Kokalo menyambut positif laporan tersebut. `Kolaborasi dengan UPZ masjid seperti Al-Hikmah sangat penting untuk memperluas jangkauan pendistribusian zakat di Minahasa, `jelasnya
BERITA15/04/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Komisioner Baznas Minahasa Silaturahmi ke Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Minahasa
Komisioner Baznas Minahasa Silaturahmi ke Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Minahasa
Minahasa, [20/3/2025l] – Komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Minahasa melakukan kunjungan silaturahmi ke Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Minahasa. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kerja sama antara Baznas dan DMI dalam upaya meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Minahasa. Dalam pertemuan tersebut, Komisioner Baznas Minahasa menyampaikan apresiasi atas Support aktif DMI dalam mendukung program-program Baznas, terutama dalam sosialisasi dan pengumpulan zakat dari masyarakat. `Kami sangat menghargai dukungan selama ini diberikan oleh DMI. Sinergi antara Baznas dan DMI sangat penting untuk memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada mustahik (penerima zakat),`ujar salah satu perwakilan Baznas. Di sisi lain, Ketua DMI Kabupaten Minahasa H. Saogil Ahmad, SHI, MH menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan Baznas. `Kami siap mendukung segala upaya Baznas dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat. Masjid-masjid di Minahasa akan menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan pentingnya zakat kepada jamaah,` kata Ketua DMI.
BERITA20/03/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Komisioner BAZNAS Minahasa Lakukan Silaturahmi dan Bagikan Beras Zakat Fitrah di Masjid Nurul Yaqin Tondano
Komisioner BAZNAS Minahasa Lakukan Silaturahmi dan Bagikan Beras Zakat Fitrah di Masjid Nurul Yaqin Tondano
Tondano, 19/3/2025 – Komisioner Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Minahasa melakukan kegiatan Silaturahmi dengan Ketua Badan Ta’mir Masjid (BTM) dan Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Nurul Yaqin Tondano Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua I Joko Winjaya dan Wakil Ketua IV BAZNAS Minahasa Sahlan Kokalo, yang turut serta melaksanakan sholat Zhuhur berjamaah bersama jamaah masjid. Dalam rangkaian acara tersebut, BAZNAS Minahasa memberikan 10 paket zakat fitrah kepada Ketua UPZ Masjid Nurul Yakin Andry Mulayadi. Pemberian zakat ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam menyambut hari raya Idul Fitri. Ketua BTM Masjid Nurul Yaqin H.Achmad Bachmid, BA menyambut baik kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Minahasa. `Kami sangat berterima kasih atas kepedulian BAZNAS Minahasa yang telah memberikan bantuan zakat fitrah kepada jamaah kami. Ini sangat membantu meringankan beban mereka,` ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Minahasa Sahlan Kokalo menyatakan bahwa kegiatan silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya untuk mempererat hubungan antara BAZNAS dengan lembaga-lembaga keagamaan di daerah. `Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut demi kemaslahatan umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,` tuturnya. BAZNAS Minahasa berkomitmen untuk terus meningkatkan program-program zakat, infak, dan sedekah yang tepat sasaran. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan dan keadilan sosial. BAZNAS Minahasa berharap agar sinergi dengan berbagai pihak, termasuk masjid dan lembaga keagamaan, dapat terus ditingkatkan. Dengan demikian, distribusi zakat dan program-program sosial lainnya dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat, terutama di tengah tantangan ekonomi saat ini. `Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Minahasa. Mari bersama-sama membangun kesejahteraan umat dan keadilan sosial,` pungkas Wakil Ketua IV BAZNAS Minahasa.
BERITA19/03/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Masjid Besar Nurul Yaqin Tondano Serahkan Permohonan Pengesahan UPZ ke Baznas Minahasa
Masjid Besar Nurul Yaqin Tondano Serahkan Permohonan Pengesahan UPZ ke Baznas Minahasa
Tondano, 6 Maret 2025 – Pengurus Masjid Besar Nurul Yaqin Tondano melakukan kunjungan ke Sekretariat kantor Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Minahasa untuk menyerahkan permohonan pengesahan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Kunjungan ini dilakukan sehubungan dengan berakhirnya masa kepengurusan UPZ Masjid Besar Nurul Yaqin. Sebelumnya, pengurus Badan Takmir Masjid (BTM) bersama Imam dan jamaah telah mengadakan musyawarah untuk membahas kelanjutan pengurusan UPZ. Musyawarah tersebut dihadiri oleh pengurus BTM dan Imam Masjid Besar Nurul Yaqin, yang telah terdaftar secara resmi. Dengan penyerahan permohonan ini, diharapkan Baznas Minahasa dapat segera memproses pengesahan pengurus UPZ yang baru, sehingga kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat di Masjid Besar Nurul Yaqin dapat terus berjalan lancar dan transparan
BERITA06/03/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Baznas Minahasa Terima Bantuan Sapi Kurban dari Baznas RI
Baznas Minahasa Terima Bantuan Sapi Kurban dari Baznas RI
Ketua Baznas Minahasa, Iqbal Durant, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan sapi kurban yang diterima dari Baznas RI. `Alhamdulillah, Baznas Minahasa menerima bantuan sapi kurban dari Baznas RI. Kami sebagai mitra dalam pemotongan dan pembagian daging kurban sangat berterima kasih atas bantuan ini,` ujar Iqbal. Pemotongan sapi kurban dilaksanakan pada hari Selasa di Kelurahan Kampung Jawa Tondano, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa. Setelah pemotongan, daging kurban tersebut langsung didistribusikan kepada masyarakat di berbagai wilayah di Kabupaten Minahasa, termasuk Tondano, Tompaso, Kawangkoan, Langowan, dan Remboken. `Dalam kesempatan ini, kami berbagi kebahagiaan dengan mendistribusikan 100 paket daging kurban, dengan masing-masing paket seberat 1 kg,`lanjut Iqbal. Salah satu penerima paket kurban mengucapkan terima kasihnya kepada Baznas Minahasa. `Kami sangat senang dan berterima kasih kepada Baznas Minahasa yang telah memberikan daging kurban. Ini sangat membantu kami,`ujarnya dengan penuh rasa syukur. Program pembagian daging kurban ini merupakan bagian dari upaya Baznas untuk mendukung masyarakat kurang mampu dan mempererat ikatan sosial di tengah-tengah masyarakat. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat Minahasa dapat merasakan berkah dan kebahagiaan dalam perayaan Idul Adha tahun ini
BERITA18/06/2024 | Humas BAZNAS Minahasa
Baznas Minahasa Bagikan 60 Tas Sekolah dan Alat Tulis ke 6 Madrasah di Kabupaten Minahasa
Baznas Minahasa Bagikan 60 Tas Sekolah dan Alat Tulis ke 6 Madrasah di Kabupaten Minahasa
Minahasa, 21 Mei 2024 — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Minahasa telah membagikan 60 tas sekolah dan alat tulis menulis kepada siswa di enam Madrasah yang ada di Kabupaten Minahasa. Pembagian ini dilakukan selama dua hari sebagai bagian dari upaya Baznas dalam mendukung pendidikan anak-anak di wilayah tersebut. Ketua Baznas Minahasa, Iqbal Durand, dalam sambutannya di salah satu sekolah penerima bantuan, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para Muzaki yang telah berkontribusi melalui zakat, infaq, dan sedekah yang disalurkan ke Baznas Minahasa. Durand menekankan pentingnya dukungan komunitas untuk memajukan pendidikan di Minahasa. `Kami sangat berterima kasih kepada para Muzaki yang telah mempercayakan zakat, infaq, dan sedekahnya kepada Baznas Minahasa. Bantuan ini sangat berarti bagi siswa-siswa Madrasah di Minahasa, dan kami berharap ini dapat meringankan beban mereka dalam menempuh pendidikan,` ujar Durand. Pembagian paket keperluan sekolah ini diharapkan dapat memotivasi para siswa untuk lebih giat belajar dan meraih prestasi yang lebih baik. Baznas Minahasa terus berkomitmen untuk mendukung sektor pendidikan melalui berbagai program bantuan yang diadakan secara rutin. Penyaluran bantuan ini dilakukan secara langsung oleh tim Baznas Minahasa ke masing-masing sekolah, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Para siswa dan pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini dan menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. Sekolah-sekolah yang menerima bantuan kelengkapan belajar ini adalah: MIS Al Khairaat Tondano, MIS An Nur Tondano, MIS Al Khairaat Langowan, MIN 1 Minahasa,MIS Insani Sea, MIS Tambala Tombariri Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif dan membantu menciptakan generasi muda yang lebih berpendidikan dan berakhlak mulia. Baznas Minahasa mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program yang bermanfaat bagi kemajuan bersama.
BERITA21/05/2024 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Minahasa Sosialisasikan Pembentukan Unit Pengumpul Zakat di MIS An Nur Tondano
BAZNAS Minahasa Sosialisasikan Pembentukan Unit Pengumpul Zakat di MIS An Nur Tondano
Tondano, 20 Mei 2024 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Minahasa mengadakan sosialisasi mengenai pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) An Nur Tondano. Kepala Sekolah MIS An Nur Tondano, Kurwati, merespon positif kedatangan komisioner BAZNAS. "Kami pihak sekolah siap berkolaborasi dengan BAZNAS Minahasa. Namun demikian, hal ini akan kami rapatkan bersama guru-guru untuk membahas teknik pelaksanaannya. Intinya, kami sangat mendukung program BAZNAS," ujar Kurwati.
BERITA20/05/2024 | Humas BAZNAS Minahasa
Kunjungan Prof. Muhammad Azrai: Potensi Besar Lahan Tidur Minahasa
Kunjungan Prof. Muhammad Azrai: Potensi Besar Lahan Tidur Minahasa
Kunjungan Prof. Muhammad Azrai: Potensi Besar Lahan Tidur Minahasa Minahasa, 18 Mei 2024 - Prof. Muhammad Azrai, profesor UNHAS Fakultas Pertanian , ahli Ahli pemulia tanaman seralia Indonesia mengunjungi lahan tidur yang dikelola oleh Baznas Minahasa dan Ketua Pengadilan Agama. Dalam kunjungannya, Prof. Azrai menyampaikan rasa puas atas hasil panen jagung yang sangat menjanjikan. "Alhamdulillah, saya lihat tanamannya sangat bagus. Dari taksiran tim kami, dua baris saja tidak sampai sepuluh meter hasilnya bisa mencapai satu karung. Bayangkan jika satu hektar, pasti banyak hasilnya!" ujar Prof. Azrai. Prof. Azrai menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai contoh positif bagi masyarakat. `Apalagi yang memberikan contoh adalah Pengadilan Agama Tondano dan Baznas Minahasa. Ini tentu akan menarik minat petani dan meningkatkan nilai jual produk mereka,` tambahnya. Rencana ke depan, Prof. Azrai akan berkomunikasi dengan PT. Bayer, pemilik varietas jagung unggulan, untuk mengembangkan lebih lanjut varietas ini di daerah Minahasa. "Banyak lahan tidur di sini yang belum dimanfaatkan. Jika kita optimalkan, tentu akan sangat bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan daerah," katanya. Lebih lanjut, Prof. Azrai menjelaskan bahwa kegiatan budidaya jagung tidak terbatas pada disiplin ilmu pertanian saja, tetapi melibatkan berbagai institusi. `Jika institusi lain turut terjun, ini akan mempercepat pengenalan teknologi kepada petani dan mendorong mereka untuk menerapkannya.` Dia juga menyoroti masalah kurangnya sosialisasi teknologi dan inovasi dari hasil penelitian. `Dengan keterlibatan Pengadilan Agama dan Baznas, sosialisasi ini akan memiliki daya tarik tersendiri dan mempercepat adopsi teknologi oleh petani,` tegasnya.
BERITA18/05/2024 | Humas BAZNAS Minahasa
Kakanwil Kemenag Sulawesi Utara Ajak Masyarakat Segera Daftar Haji.
Kakanwil Kemenag Sulawesi Utara Ajak Masyarakat Segera Daftar Haji.
Minahasa 26/4/2024 Kakanwil Kemenag Sulawesi Utara, H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I, mengajak masyarakat yang mampu untuk segera mendaftar haji. Hal ini disampaikan saat kunjungan kerja beliau ke Minahasa dan singgah untuk sholat Jumat di Masjid Agung Al Falah Kyai Modjo. Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Kemenag Sulut H. Sarbin Sehe, MSI menyampaikan rencana jadwal keberangkatan haji tahun ini. Menurutnya, tahun ini mereka merencanakan untuk berangkat dalam gelombang pertama, yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya di mana mereka masuk dalam gelombang kedua. Beliau juga menjelaskan bahwa jamaah dalam gelombang pertama akan langsung menuju Madinah, sementara yang dalam gelombang kedua akan pulang ke Madinah setelah menunaikan ibadah haji. `Ritualnya sama, hanya pengalaman praktiknya yang sedikit berbeda antara gelombang pertama dan kedua. Kami mohon doa dari semua pihak agar keberangkatan ini berjalan dengan baik, aman, dan lancar, serta semoga semua bisa berangkat,` ujar Kakanwil Sarbin Sehe. Beliau juga menghimbau agar masyarakat yang telah memiliki rezeki untuk segera mendaftar haji, mengingat antrian yang cukup panjang. `Antriannya lumayan panjang, bisa mencapai 10 tahun. Jadi, jika ada rezeki, segera daftar haji. Karena kalau tidak mendaftar, pasti tidak akan ada pasti berangkat,` tambahnya. Dengan himbauan ini, diharapkan masyarakat dapat memperhatikan pentingnya mendaftar haji dengan segera agar dapat berangkat sesuai dengan keinginan dan kemampuan mereka.
BERITA26/04/2024 | Humas BAZNAS Minahasa
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.

Lihat Daftar Rekening →