WhatsApp Icon

BAZNAS-MUI Gaspol Pulihkan Pendidikan Pascabencana, Rp600 Juta Digelontorkan untuk Aceh hingga Sumut

08/04/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Minahasa

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS-MUI Gaspol Pulihkan Pendidikan Pascabencana, Rp600 Juta Digelontorkan untuk Aceh hingga Sumut

Dokumentasi Baznas RI

Jakarta – Kolaborasi strategis kembali ditunjukkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI). Keduanya resmi menggulirkan program “Sedekah Pendidikan” untuk membantu pemulihan korban bencana di sejumlah wilayah Sumatra.

Sebagai langkah awal, dana sebesar Rp600 juta telah disalurkan MUI kepada BAZNAS untuk difokuskan pada sektor pendidikan di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Pimpinan BAZNAS RI, Idy Muzayyad, menegaskan dana tersebut akan dimanfaatkan secara tepat sasaran, terutama untuk membantu biaya pendidikan para penyintas serta pemulihan fasilitas sekolah yang terdampak bencana.

“Fokusnya untuk biaya pendidikan korban dan sekolah-sekolah terdampak di tiga provinsi tersebut. Ini bentuk nyata kepedulian kita terhadap masa depan generasi muda,” ujar Idy di Gedung MUI, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Ia menambahkan, kolaborasi ini semakin kuat dengan sinergi dua tim kebencanaan yang sudah berpengalaman, yakni BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Muslim Disaster Rescue milik MUI.

“Jika dua kekuatan ini disatukan, dampaknya akan luar biasa bagi kemaslahatan umat,” tegasnya.

Tak hanya soal bantuan, kerja sama ini juga dinilai mampu memperluas jangkauan dakwah melalui aksi kemanusiaan. Idy berharap sinergi BAZNAS dan MUI dapat terus berlanjut ke berbagai program lainnya di masa depan.

Sementara itu, Wakil Sekjen Bidang Bencana MUI, Mabroer, menjelaskan program “Sedekah Pendidikan” secara khusus menyasar anak-anak korban bencana dan lembaga pendidikan swasta yang kerap luput dari perhatian.

Mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), hingga pesantren non-negeri menjadi prioritas utama karena dinilai memiliki keterbatasan dalam proses pemulihan pascabencana.

“Sekolah-sekolah swasta di daerah bencana ini seringkali tidak berdaya. Bantuan ini memang belum menyelesaikan semua masalah, tapi menjadi stimulan penting agar mereka bisa bangkit,” jelas Mabroer.

Ia pun berharap kolaborasi ini dapat terus diperkuat dengan dukungan masyarakat luas, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh para pelajar di wilayah terdampak.

Langkah BAZNAS dan MUI ini menjadi bukti bahwa sinergi lembaga keumatan mampu menghadirkan solusi nyata, terutama dalam menjaga keberlangsungan pendidikan di tengah situasi krisis.

Di tengah duka pascabencana, harapan itu masih ada—dan dimulai dari ruang kelas yang kembali hidup.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.

Lihat Daftar Rekening →