WhatsApp Icon

BAZNAS–BSI Perkuat Transformasi Zakat, Dorong Ekonomi Umat Lebih Berkelanjutan

02/04/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Minahasa

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS–BSI Perkuat Transformasi Zakat, Dorong Ekonomi Umat Lebih Berkelanjutan

Dokumentasi Baznas RI

Jakarta – Transformasi pengelolaan zakat terus didorong agar tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi mampu menjadi motor penggerak ekonomi umat. Hal ini mengemuka dalam talkshow bertajuk “Beyond Charity: Transformasi Zakat untuk Ekonomi Umat Berkelanjutan” yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) di Kantor Pusat BSI, Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi antara lembaga zakat dan sektor keuangan syariah, sekaligus bagian dari penyerahan zakat perusahaan dan karyawan BSI kepada BAZNAS RI.

Pimpinan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan, menegaskan zakat memiliki dimensi yang jauh melampaui ibadah personal.

“Zakat adalah jembatan antara kesalehan individu dan kesalehan sosial. Di dalamnya ada kekuatan untuk membangun kesejahteraan umat secara luas,” ujarnya.

Ia menekankan, pengelolaan zakat harus dilakukan secara profesional dengan menjaga keseimbangan antara penghimpunan dan pelayanan kepada muzaki. Transparansi, akuntabilitas, dan dampak nyata menjadi kunci untuk meningkatkan kepercayaan publik.

“Tidak cukup hanya menghimpun dana, tetapi juga memastikan zakat memberikan ketenangan bagi muzaki dan membawa perubahan bagi mustahik,” tambahnya.

Lebih jauh, Rizaludin mengungkapkan potensi zakat nasional yang mencapai ratusan triliun rupiah. Potensi besar ini dinilai perlu dioptimalkan melalui penguatan ekosistem zakat, termasuk kolaborasi lintas sektor, digitalisasi layanan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia juga menegaskan arah baru pengelolaan zakat yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi produktif.

“Zakat ke depan harus mampu mendorong mustahik menjadi mandiri, bahkan bertransformasi menjadi muzaki. Ini adalah tujuan besar yang harus kita capai bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, menyatakan komitmen BSI dalam mendukung penguatan ekosistem zakat nasional melalui kolaborasi berkelanjutan dengan BAZNAS.

Menurutnya, kerja sama ini tidak hanya berfokus pada penghimpunan, tetapi juga penyaluran zakat yang berdampak langsung bagi masyarakat, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, hingga pemberdayaan mustahik.

“Kolaborasi ini adalah bentuk nyata bagaimana zakat bisa dikelola secara profesional dan memberikan dampak luas,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya inovasi digital dalam mempermudah masyarakat menunaikan zakat. BSI telah menghadirkan berbagai fitur seperti kalkulator zakat, pembayaran otomatis, hingga integrasi sistem penyaluran yang transparan dan akuntabel.

Acara ini turut dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Deputi I BAZNAS RI Arifin Purwakananta, serta Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo bersama jajaran kedua lembaga.

Sinergi antara BAZNAS dan BSI ini menegaskan bahwa zakat bukan sekadar instrumen sosial, melainkan kekuatan ekonomi strategis. Dengan pengelolaan yang tepat dan kolaborasi yang solid, zakat diyakini mampu menjadi pilar penting dalam mewujudkan kesejahteraan umat yang berkelanjutan.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.

Lihat Daftar Rekening →