Potensi Zakat RI Tembus Rp327 Triliun, BAZNAS-Bappenas Gaspol Integrasi ke Pembangunan Nasional
07/04/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Minahasa
Dokumentasi Baznas RI
Jakarta – Potensi zakat Indonesia yang mencapai Rp327 triliun kini tak lagi sekadar angka. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas tancap gas memperkuat sinergi agar zakat menjadi motor penggerak ekonomi nasional.
Langkah strategis ini mengemuka dalam audiensi antara BAZNAS dan Bappenas di Jakarta, Selasa (7/4/2026), yang turut dihadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti.
Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan optimalisasi zakat merupakan amanat langsung Presiden yang harus segera diwujudkan.
“Potensi zakat kita sangat besar, mencapai Rp327 triliun. Ini harus dioptimalkan melalui integrasi data, penguatan UPZ hingga desa, serta digitalisasi pengelolaan zakat,” tegas Sodik.
Ia juga mengungkapkan, zakat kini mulai masuk dalam arus utama (mainstream) ekonomi nasional. Karena itu, diperlukan kolaborasi lintas sektor agar pengelolaannya semakin terarah dan berdampak luas.
“Ke depan, akan ada revisi Undang-Undang Zakat untuk memperkuat integrasi kebijakan. Ini momentum penting agar zakat menjadi bagian dari sistem pembangunan nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Rachmat Pambudy menyatakan dukungan penuh Bappenas terhadap langkah BAZNAS. Ia bahkan menargetkan peningkatan penghimpunan zakat nasional hingga dua kali lipat.
“Realisasi saat ini baru sekitar 10 persen. Kalau kita naikkan ke 20 persen saja, itu sudah berarti peningkatan 100 persen. Ini peluang besar,” jelasnya.
Menurut Rachmat, zakat memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Namun, pengelolaannya harus dilakukan secara modern dengan pendekatan tata kelola, teknologi, dan kebijakan yang terintegrasi.
Ia juga mendorong pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memetakan mustahik agar penyaluran zakat lebih tepat sasaran.
“Program kolaboratif seperti ZISWAF Indonesia Emas akan terus diperkuat, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, perumahan, dan perlindungan sosial,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyatakan kesiapan pihaknya dalam memperkuat integrasi data zakat secara nasional.
“Kami siap menghitung potensi zakat secara lebih mendalam dan granular, termasuk berdasarkan jumlah penduduk Muslim dan kelompok wajib zakat,” ujarnya.
Amalia juga mengungkapkan rencana pembaruan data melalui survei atau sensus pada 2026 guna menghasilkan angka potensi zakat yang lebih akurat dan komprehensif.
Dengan sinergi ini, zakat tak lagi dipandang sebagai instrumen sosial semata, tetapi telah naik kelas menjadi pilar penting dalam pembangunan ekonomi nasional.
Jika optimal, Rp327 triliun bukan sekadar potensi—melainkan kekuatan besar untuk mengentaskan kemiskinan dan mendorong Indonesia menuju kesejahteraan yang lebih merata.
Berita Lainnya
BAZNAS RI Salurkan 500 Paket Logistik untuk Penyintas Gempa NTT
BAZNAS Minahasa Salurkan Mushaf Al-Qur'an ke TPQ Miftahul Jannah, Perkuat Semangat Belajar Al-Quran Anak-anak
BAZNAS RI dan Kemendukbangga/BKKBN Perkuat Program ZCD, BAZNAS Minahasa Ikuti Agenda Secara Daring
Waka IV BAZNAS Minahasa Ikuti Pra Rakornas BAZNAS 2026, Perkuat Sinergi dan Arah Pengelolaan Dana Umat
BAZNAS Minahasa Apresiasi Amanah Baru Dr. Feiby Ismail, Tegaskan Pentingnya Sinergi Pendidikan dan Filantropi Islam
BAZNAS RI Perkuat Ekonomi Mustahik Lewat Kampung Zakat, Model Pemberdayaan yang Layak Direplikasi Daerah
Minahasa Ukir Sejarah di MTQ XXXI Sulawesi Utara, Raih Empat Medali Emas dan Satu Perak
BAZNAS RI Bersama Kemendiktisaintek Buka Beasiswa Cendekia 2026 di 246 Perguruan Tinggi
BAZNAS Minahasa Tuntaskan Penyaluran 100 Mushaf Al-Quran, Sentuh Santri TPQ hingga Majelis Taklim Mualaf
BAZNAS Minahasa Perkuat Syiar Al-Quran, Salurkan Mushaf ke Pondok Pesantren Al-Khairaat Tahfizul Quran Kampung Jawa Tondano
BAZNAS Berangkatkan Tim Tanggap Bencana Tangani Gempa di NTT
BAZNAS Kabupaten Minahasa Turut Berduka Cita atas Wafatnya H. Rachmat Gobel
BAZNAS Tegaskan Dana Zakat Sama Sekali Tak Dipakai untuk Buku 'Islam Ala Prabowo'
Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara Internasional Lewat Inovasi Briket Ramah Lingkungan dari Limbah Ketapang
Hadiri Pra-Rakornas 2026, BAZNAS Kabupaten Minahasa Siap Perkuat Pengelolaan Muzaki secara Profesional

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.
Lihat Daftar Rekening →