WhatsApp Icon
Wakil Ketua PA Tondano Resmi Dilantik, PTA Manado Targetkan Jadi Role Model Zona Integritas

Tondano – Pengadilan Agama (PA) Tondano resmi memiliki Wakil Ketua baru. Husnul Ma’arif, S.H.I., M.H. dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Ketua Pengadilan Agama Tondano dalam prosesi khidmat di Ruang Serbaguna Lantai 2 PA Tondano, Rabu (28/1/2026).

Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum penguatan kepemimpinan dan integritas lembaga peradilan agama di wilayah tersebut.

Acara penting ini dihadiri langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Manado Drs. M. Arsyad, S.H., M.H., Wakil Ketua PTA Manado Dr. Drs. Mubarok, M.H., Ketua PA Tutuyan Ahmad Edi Purwanto, S.H.I., serta seluruh hakim dan pegawai PA Tondano.

Ketua PA Tondano  Al Gazali Mus, S.H.I, M.H, menegaskan, pelantikan Wakil Ketua baru diharapkan memperkuat soliditas pimpinan.

“Dengan dilantiknya Bapak Husnul Ma’arif sebagai Wakil Ketua, besar harapan kita untuk bersama-sama, tanggung-menanggung, topang-menopang membangun citra baik Pengadilan Agama Tondano dengan selalu mengedepankan integritas dan kredibilitas sesuai visi dan misi lembaga,” tegasnya.

Menurutnya, kolaborasi pimpinan menjadi kunci dalam menjaga marwah lembaga peradilan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Ketua PTA Manado Drs. M. Arsyad, S.H., M.H. menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan strategis.

“Saya menyampaikan selamat dan sukses kepada Bapak Husnul Ma’arif atas pelantikannya sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Tondano. Semoga ini menjadi semangat baru untuk terus meningkatkan kinerja,” ujarnya.

Sebagai Koordinator Pengawasan sekaligus Ketua Pembangunan Zona Integritas untuk PA Tondano, ia menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan dan komunikasi internal.

“Kami berharap tugas dijalankan sebaik-baiknya, melakukan pengawasan secara berkelanjutan, serta membangun komunikasi dan koordinasi dengan seluruh jajaran,” lanjutnya.

Kunjungan ini juga menjadi momen perdana Ketua PTA Manado ke PA Tondano. Ia menaruh harapan besar agar lembaga tersebut menjadi contoh bagi satuan kerja lain.

“Semoga ke depan Pengadilan Agama Tondano bisa menjadi role model bagi seluruh satuan kerja di wilayah hukum PTA Manado,” tegasnya.

Dengan kepemimpinan yang kini lengkap — Ketua dan Wakil Ketua — PA Tondano ditargetkan semakin solid dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan publik.

Sinergi pimpinan, penguatan pengawasan, serta pembangunan Zona Integritas menjadi fokus utama demi mewujudkan peradilan yang bersih, transparan, dan melayani.

Pelantikan ini menandai babak baru bagi PA Tondano untuk tampil sebagai lembaga peradilan agama yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat pencari keadilan.

28/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Minahasa
TPQ Raudhatul Jannah Tondano Ukir Prestasi Tingkat Sulut, Sabet Pengelola Media Sosial Terbaik 1 di Pendis Award

MANADO — Prestasi membanggakan datang dari dunia pendidikan Islam Kabupaten Minahasa. TPQ Raudhatul Jannah Kampung Jawa Tondano berhasil meraih Penghargaan Pengelola Media Sosial Terbaik 1 Tingkat Provinsi Sulawesi Utara dalam ajang bergengsi Pendis Award 2025 yang diserahkan pada kegiatan Rapat Koordinasi Pendidikan Islam se-Sulawesi Utara.

Penghargaan tersebut diberikan dalam acara resmi yang digelar oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara di Swiss-Bellhotel Maleosan Manado, Selasa (27/1/2026), yang dihadiri jajaran pejabat dan pengelola lembaga pendidikan Islam se-provinsi.

Capaian ini menempatkan TPQ Raudhatul Jannah sebagai lembaga pendidikan Al-Qur’an yang tidak hanya unggul dalam pembinaan keagamaan, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, khususnya dalam pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi dan dakwah.

Dengan komitmen kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan agama, TPQ Raudhatul Jannah konsisten membangun lingkungan belajar yang kondusif bagi generasi muda. Media sosial dimanfaatkan bukan sekadar untuk publikasi, tetapi sebagai ruang edukasi, dokumentasi kegiatan santri, penyebaran nilai-nilai keislaman, hingga penguatan literasi keagamaan di tengah masyarakat.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pendekatan dakwah dan pendidikan Islam kini mampu bertransformasi mengikuti zaman tanpa meninggalkan nilai dasar pembinaan akhlak.

Ajang Rakor Pendidikan Islam kali ini memang terasa istimewa karena dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada lembaga-lembaga berprestasi di Sulawesi Utara. Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Kabupaten Minahasa, Fadhila Djojosuroto, SE., M.Pd, bersama jajaran Pendis lainnya.

Kabupaten Minahasa tampil menonjol dalam Pendis Award 2025 dengan beberapa lembaga berhasil meraih penghargaan, yaitu:

  1. MA Nurul Hidayah Sea 1

  2. RA Tarbiyah Tondano

  3. TPQ Raudhatul Jannah Tondano

  4. Raihanna Putri Khalifah Jusuf

Kepala Seksi Pendis Kemenag Minahasa menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.

“Penghargaan ini merupakan bukti kerja keras kolektif seluruh elemen pendidikan Islam di Minahasa. Semoga capaian di awal tahun 2026 ini menjadi motivasi bagi lembaga lain untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pendidikan bagi umat,” ujarnya di sela kegiatan.

Prestasi TPQ Raudhatul Jannah menegaskan bahwa lembaga pendidikan Al-Qur’an di daerah mampu menjadi pelopor dalam transformasi digital pendidikan Islam. Media sosial tidak lagi dipandang sebagai sekadar platform hiburan, melainkan sarana strategis membangun karakter, menyebarkan dakwah, dan menghubungkan lembaga dengan masyarakat luas.

Penghargaan ini bukan hanya trofi, tetapi simbol pengakuan bahwa pendidikan Islam di Minahasa terus bergerak maju, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

27/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Minahasa
Terjebak Banjir, BAZNAS Evakuasi Ibu Hamil yang Akan Melahirkan di Karawang

Karawang — Di tengah genangan banjir yang masih merendam sejumlah wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengevakuasi seorang ibu hamil yang hendak melahirkan dari rumahnya yang terisolasi air.

Peristiwa itu terjadi di Dusun Tegal Luhur, Desa Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe Timur, wilayah yang terdampak banjir cukup parah sehingga akses darat tidak dapat dilalui kendaraan.

Ibu hamil tersebut diketahui bernama Siti Nurjanah (22 tahun). Berdasarkan informasi warga, ia sudah merasakan tanda-tanda persalinan namun tidak dapat keluar rumah karena ketinggian air yang menggenangi permukiman.

Mendapat laporan tersebut, tim BTB segera menuju lokasi menggunakan perahu karet untuk menembus banjir dan mengevakuasi Siti Nurjanah. Setelah berhasil dibawa keluar dari titik banjir, ia langsung dirujuk ke Mandaya Hospital Karawang guna mendapatkan penanganan medis dan proses persalinan.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menegaskan bahwa ibu hamil termasuk kelompok paling rentan dalam situasi bencana.

“Ibu hamil, lansia, dan anak-anak merupakan kelompok yang harus didahulukan saat terjadi bencana seperti banjir. Apalagi ibu hamil yang akan melahirkan, risikonya sangat besar jika tidak segera mendapat pertolongan medis,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis, Senin (26/1/2026).

Menurut dia, kecepatan informasi dari warga dan respons lapangan menjadi faktor penting dalam penyelamatan tersebut. Begitu menerima kabar adanya ibu hamil yang terjebak, tim BTB langsung bergerak menuju lokasi.

Situasi banjir bukan hanya menghambat mobilitas, tetapi juga meningkatkan risiko kesehatan bagi ibu hamil, seperti:

  • Keterlambatan mendapatkan pertolongan persalinan

  • Risiko infeksi akibat lingkungan tidak higienis

  • Hipotermia dan kelelahan

  • Stres yang dapat memengaruhi kondisi ibu dan janin

Karena itu, evakuasi cepat dalam kasus ini dinilai krusial untuk mencegah komplikasi.

“Semoga persalinannya lancar, ibu dan bayinya selamat. Kami juga berharap banjir segera surut agar masyarakat Karawang bisa kembali beraktivitas,” kata Saidah.

Kehadiran BAZNAS Tanggap Bencana di lokasi terdampak, menurut Saidah, merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam respons darurat kemanusiaan.

“BAZNAS hadir untuk memastikan evakuasi berjalan aman dan warga terdampak segera mendapatkan bantuan dasar,” ujarnya.

Selain evakuasi, BTB juga terlibat dalam distribusi logistik, layanan dasar, serta dukungan kemanusiaan lain bagi warga terdampak banjir.

Peristiwa evakuasi ibu hamil ini menunjukkan bahwa dalam situasi bencana, koordinasi cepat antara warga dan tim penyelamat menjadi penentu keselamatan, terutama bagi kelompok paling rentan.

26/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Minahasa
Kemensetneg Salurkan Rp227 Juta via BAZNAS, Bantu Penyintas Banjir Sumatera Bangun Huntap hingga Pulihkan Ekonomi

Jakarta – Solidaritas kemanusiaan kembali ditunjukkan Keluarga Besar Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) RI. Melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, bantuan sebesar Rp227.200.000 disalurkan untuk membantu para penyintas banjir di wilayah Sumatera.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama, kepada jajaran pimpinan BAZNAS RI dalam seremoni yang berlangsung di lingkungan Kemensetneg, Jakarta Pusat, Jumat (23/1/2026).

Hadir dalam kesempatan itu Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, didampingi Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, serta Wakil Menteri Sekretariat Negara RI Juri Ardiantoro beserta jajaran pejabat.

Ketua BAZNAS RI Kiai Noor Achmad menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Kemensetneg kepada BAZNAS sebagai lembaga penyalur bantuan.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih. Mudah-mudahan apa yang Bapak/Ibu berikan bermanfaat bagi saudara-saudara kita di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Bantuan ini akan kami salurkan sesuai peruntukannya, secara amanah, transparan, dan tepat sasaran,” ujar Kiai Noor.

Ia menegaskan, BAZNAS bukan hanya hadir saat bantuan datang, tetapi sudah terjun sejak hari pertama bencana terjadi. Dalam masa tanggap darurat, BAZNAS mengoperasikan 117 pos layanan yang meliputi:

  • Layanan kesehatan gratis

  • Dapur umum

  • Dapur air bersih

“Lebih dari tiga juta porsi makanan telah kami salurkan sejak hari pertama masa tanggap darurat hingga fase itu dinyatakan selesai,” ungkapnya.

Kini, penanganan memasuki fase pemulihan. Bantuan yang masuk melalui BAZNAS akan difokuskan untuk program jangka panjang yang menyentuh kebutuhan dasar sekaligus masa depan para korban.

Beberapa prioritas pemulihan yang disiapkan BAZNAS antara lain:

  • Pembangunan hunian tetap (huntap)

  • Penyediaan alat dan perlengkapan sekolah

  • Pembangunan kembali masjid dan musala

  • Program pemberdayaan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja

“Huntap pertama akan kami bangun di Tapanuli Selatan, yang kami namakan Kampung Cahaya Zakat. Di sana juga akan dibangun masjid dan sekolah,” jelas Kiai Noor.

Tak berhenti pada bantuan fisik, BAZNAS juga menyiapkan program pemulihan ekonomi agar para penyintas bisa kembali mandiri.

Program tersebut akan dijalankan melalui:

  • ZMart (penguatan usaha ritel kecil)

  • ZChicken (usaha kuliner berbasis kemitraan)

“Kami tidak hanya memberikan modal, tetapi juga pendampingan sampai mereka benar-benar mandiri. Ini bagian dari ikhtiar kami membuka kembali lapangan kerja bagi korban terdampak,” tegasnya.

Wakil Menteri Sekretariat Negara, Juri Ardiantoro, mengapresiasi konsistensi BAZNAS yang selalu hadir di garis depan setiap terjadi bencana.

“Terima kasih kepada BAZNAS yang bersedia menyalurkan bantuan ini kepada para korban. Juga kepada keluarga besar Kemensetneg, para pegawai dan pejabat yang telah menyalurkan dana kepeduliannya. Ini wujud nyata solidaritas untuk saudara-saudara kita yang terdampak,” kata Juri.

Ia mengakui nilai bantuan tersebut mungkin belum cukup untuk memulihkan seluruh dampak bencana, namun memiliki makna besar dari sisi kepedulian.

“Untuk memulihkan kondisi seperti sebelum bencana tentu membutuhkan dana sangat besar, mungkin triliunan rupiah. Tetapi dengan niat tulus, kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar dan mempercepat pemulihan masyarakat Aceh dan Sumatera,” tutupnya.

Kolaborasi Kemensetneg dan BAZNAS ini juga menjadi contoh edukatif bahwa dana sosial—zakat, infak, dan sedekah—memiliki peran strategis bukan hanya untuk bantuan darurat, tetapi juga: Pemulihan jangka panjang, Pembangunan hunian layak, Akses pendidikan, Kebangkitan ekonomi korban.

26/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Terjunkan Tim Evakuasi Banjir di Jakarta-Bekasi, Warga Dievakuasi Pakai Perahu Karet

Jakarta – Banjir yang melanda sejumlah wilayah Jakarta dan Bekasi direspons cepat oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), proses evakuasi warga terdampak dilakukan di berbagai titik genangan, Jumat (23/1/2026).

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, mengatakan tim langsung diterjunkan begitu laporan banjir masuk dari sejumlah wilayah padat penduduk.

“Tim tanggap bencana segera kami kirim ke lokasi-lokasi banjir sebagai respons cepat BAZNAS untuk membantu mereka yang tengah mengalami kesulitan akibat banjir,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta.

BTB BAZNAS melakukan evakuasi di beberapa wilayah yang terdampak cukup parah, yakni:

  • Cipinang Melayu, Jakarta Timur

  • Petogogan, Jakarta Selatan

  • Kedaung Angke, Jakarta Barat

  • Karet Tengsin, Jakarta Pusat

  • Pondok Hijau Permai, Kota Bekasi

Di lokasi-lokasi tersebut, tim menggunakan perahu karet untuk menjangkau warga yang terjebak genangan air dan membawa mereka menuju titik pengungsian yang lebih aman.

Selain fokus pada penyelamatan warga, BTB BAZNAS juga menyalurkan bantuan logistik darurat. Bantuan yang dibagikan meliputi:

  • Makanan siap saji

  • Air minum

  • Kebutuhan pokok lainnya

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi di tengah situasi darurat.

“BAZNAS berkomitmen untuk terus berupaya memberikan bantuan terbaiknya. Respons ini juga merupakan bentuk kepedulian BAZNAS RI dalam menanggapi isu-isu kebencanaan, termasuk musibah banjir,” kata Saidah.

BAZNAS juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir susulan.

Saidah meminta warga terus memantau informasi dari sumber terpercaya serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir,” tutupnya.

23/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Minahasa

Berita Terbaru

Gladi Bersih ANBK di Minahasa, Kemenag: Tingkatkan Mutu Pendidikan
Gladi Bersih ANBK di Minahasa, Kemenag: Tingkatkan Mutu Pendidikan
Tondano – Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) bukan sekadar ujian, melainkan instrumen untuk memetakan mutu pendidikan di madrasah. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Minahasa, Dolie Tangian S.Th, M.Pd , saat memonitoring gladi bersih ANBK tingkat MTs di MTs Tarbiyah Plus, Selasa (19/8). Dolie Tangian, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Islam Fadhilah Djojosuroto, M.Pd dan pengawas madrasah Isna Gonibala, M.Pd serta Rahima Hulalata, M.Pd, meninjau kesiapan sarana dan prasarana. Mereka memastikan pelaksanaan ANBK dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan secara nasional. "ANBK ini bagian dari upaya pemerintah meningkatkan mutu pendidikan melalui pemetaan kompetensi peserta didik dan lingkungan belajar," ujar Dolie. Ia menekankan pentingnya kesiapan seluruh madrasah agar pelaksanaan ANBK sukses. Fadhilah Djojosuroto menambahkan, koordinasi antar madrasah dan pihak terkait sangat penting untuk kelancaran ANBK. Sementara itu, Isna Gonibala dan Rahima Hulalata terus memberikan pendampingan teknis kepada guru dan siswa. Gladi bersih ini menjadi momen krusial untuk mengantisipasi berbagai kendala teknis sebelum pelaksanaan ANBK resmi. Dengan persiapan yang matang, diharapkan hasil asesmen dapat mencerminkan kualitas pendidikan yang sesungguhnya di madrasah.
BERITA20/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Pembinaan Da'i dan Da'iyah di Tondano, Kemenag Minahasa Gali Potensi Inteligensi Da'i
Pembinaan Da'i dan Da'iyah di Tondano, Kemenag Minahasa Gali Potensi Inteligensi Da'i
Tondano - Kementerian Agama Kabupaten Minahasa menggelar Pembinaan Da'i dan Da'iyah tingkat kabupaten, Rabu (20/08/2025). Bertempat di Hotel Yama Resort Tondano, acara ini diikuti oleh 50 da'i dan da'iyah se-Kabupaten Minahasa. Ketua MUI Kabupaten Minahasa, H. Sjaogil Ahmad, S.HI., MH., tampil sebagai salah satu pemateri utama. Ia menekankan pentingnya peningkatan inteligensi da'i dalam mengimplementasikan nilai-nilai agama. Menurutnya, inteligensi adalah kemampuan menerapkan pengetahuan untuk memecahkan masalah. Ia juga menjelaskan, tingkat inteligensi seseorang dapat diukur dari kecepatan berpikir, analisis, serta keputusan yang diambil. H. Sjaogil juga memaparkan kedudukan da'i di masyarakat. Da'i merupakan sosok terkemuka yang berperan besar dalam pengembangan ajaran Islam. Mereka juga harus menjadi teladan dalam pembinaan akhlak.Lebih lanjut, ia menyebutkan beberapa hal yang harus dimiliki seorang da'i, yaitu inteligensi, kepercayaan diri, determinasi, integritas, dan sosiabilitas. Ia juga mengulas peran da'i dalam kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara. Dikutip dari Al-Qur'an, da'i bertugas menyeru kepada kebajikan, menyuruh berbuat makruf, dan mencegah kemungkaran. Sementara Itu Kepala Kemenag Kabupaten Minahasa Dolie Tangian, S.Th, M.Pd, dalam Sambutannya menyampaikan apreasi kepada para Dai dan Daiyah yang selama ini menjadi mitra strategis kemenag dalam menyampaikan Pesan Dakwah, membina umat, sekaligus memperkuat Moderasi beragama di tengah masyarakat. "Dai dan Daiyah adalah ujung tombak dalam menjaga kerukunan, membangun kesadaran umat, dan memperkuat ketahanan bangsa melalui dakwah yang menyejukkan," ujarnya.
BERITA20/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Luncurkan Beasiswa Riset 2025, Dukung Lahirnya Ilmuwan Bangsa
BAZNAS Luncurkan Beasiswa Riset 2025, Dukung Lahirnya Ilmuwan Bangsa
Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan Beasiswa Riset 2025 sebagai langkah strategis mendukung inovasi anak bangsa. Program ini dirancang untuk memfasilitasi mahasiswa dan peneliti dalam merampungkan studinya, sekaligus meningkatkan literasi dan inovasi di Indonesia. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menekankan potensi besar zakat untuk membiayai riset. Menurutnya, pemanfaatan zakat secara optimal dapat menciptakan kekuatan besar yang mampu melahirkan ilmuwan-ilmuwan andal. "Jika ada kekuatan dana yang besar untuk membiayai riset, insyaallah akan lahir ilmuwan-ilmuwan yang besar," ujar Kiai Noor saat peluncuran program di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (19/08/2025). Ia menambahkan, meskipun permintaan bantuan UKT (Uang Kuliah Tunggal) mencapai ratusan ribu, BAZNAS baru bisa membantu 36 ribu mahasiswa. Hal ini menunjukkan masih besarnya celah pembiayaan pendidikan yang perlu ditutup. Senada dengan Kiai Noor, Kepala BRIN, Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc., menyambut baik program ini. Menurutnya, inisiatif BAZNAS sejalan dengan program "Degree by Research" yang digagas BRIN. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menjelaskan, Beasiswa Riset 2025 difokuskan untuk memperkuat peran peneliti muda dan menjadi bagian dari upaya pencapaian Asta Cita. "Sejak 2019, total alumni Beasiswa Riset mencapai 1.104," kata Saidah. Untuk tahun 2025, BAZNAS menargetkan 230 penerima sarjana, 70 magister, 70 doktoral, serta 15 kelompok riset. Bidang kajian yang didukung mencakup Zakat dan Filantropi Islam, STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), Kesehatan, serta disiplin ilmu lain yang krusial untuk menciptakan kesejahteraan umat.
BERITA20/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Zakat Indonesia Tembus Langit Gaza, Wujud Kemerdekaan Berbagi BAZNAS
Zakat Indonesia Tembus Langit Gaza, Wujud Kemerdekaan Berbagi BAZNAS
JAKARTA, – Di tengah peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, semangat kemerdekaan tak hanya dirayakan di Tanah Air. Melalui tangan dingin Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, solidaritas rakyat Indonesia menembus langit Gaza, Palestina. Pada Minggu (17/8), bertepatan dengan momen bersejarah kemerdekaan, bantuan kemanusiaan seberat 80 ton berhasil diterjunkan melalui mekanisme airdrop. Bantuan yang disiapkan BAZNAS RI ini merupakan tahap awal dari total 800 ton logistik yang dihimpun dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat Indonesia. Bantuan tersebut dikirim untuk meringankan krisis kemanusiaan yang mendera Gaza. Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan dana melalui BAZNAS diterjemahkan menjadi aksi nyata dengan dampak global. Amanah Zakat, Kepercayaan Publik Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan misi perdana ini. Menurutnya, keberhasilan penerjunan ini adalah buah dari amanah yang dititipkan masyarakat Indonesia kepada BAZNAS. "Alhamdulillah, pada 17 Agustus 2025, bantuan dari masyarakat Indonesia untuk saudara-saudara kita di Palestina telah berhasil diterjunkan di Jalur Gaza," ujar Kiai Noor. Ia menjelaskan bahwa setiap paket bantuan, yang mayoritas berupa bahan makanan, dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus. Mulai dari pengepakan hingga penggunaan parasut, semuanya diatur agar bantuan sampai dengan selamat di tangan penerima. Ini menunjukkan profesionalisme pengelolaan dana umat yang dijaga BAZNAS, memastikan setiap rupiah ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) disalurkan dengan tepat. "Bantuan berupa bahan makanan seberat 80 ton ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat Gaza. Ini adalah bukti bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah bukan hanya ibadah personal, tapi juga kekuatan kolektif yang bisa menembus batas negara," tegasnya. Simbol Persaudaraan Tanpa Batas Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan bahwa pelaksanaan misi kemanusiaan ini, berkat kerja sama dengan TNI, menjadi simbol persaudaraan tanpa batas. Saat Indonesia merayakan 80 tahun kemerdekaan, BAZNAS menunjukkan bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika kita mampu membebaskan orang lain dari penderitaan.
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Zakat Umat Bantu Mustahik Sukses Raup Rp30 Juta/Bulan
Zakat Umat Bantu Mustahik Sukses Raup Rp30 Juta/Bulan
JAKARTA, - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan keberhasilan programnya. Melalui BAZNAS Microfinance Desa (BMD), seorang mustahik bernama Neneng berhasil mengembangkan usaha pastry hingga meraup omzet Rp30 juta per bulan. Pimpinan BAZNAS RI, Saidah Sakwan, M.A., menyatakan keberhasilan ini membuktikan bahwa zakat dapat mengubah mustahik menjadi mandiri dan "merdeka" secara ekonomi. "Ini adalah wujud zakat yang mensejahterakan. Dari zakat muzaki, lahirlah kemandirian baru bagi mustahik," ujar Saidah. Neneng, penerima manfaat program BMD, mengaku bersyukur atas dukungan BAZNAS. Ia memulai usahanya dari modal yang diberikan BAZNAS, dan kini omzet hariannya mencapai Rp750 ribu hingga Rp1 juta. Ia berharap usahanya terus berkembang dan bisa membuka mini kafe.
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Buka ZCorner di Rest Area KM 72, Mudahkan Muzaki Berzakat
BAZNAS Buka ZCorner di Rest Area KM 72, Mudahkan Muzaki Berzakat
PURWAKARTA, - BAZNAS RI meresmikan Co-Creation ZCorner dan Laman Silaturahim di Rest Area KM 72. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, sekaligus memperkuat ekosistem zakat. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa kehadiran ZCorner di lokasi strategis seperti rest area akan mendekatkan layanan zakat kepada para musafir dan pengguna jalan tol. "Di sini kita ingin menunjukkan bahwa zakat bukan hanya ibadah, tetapi juga sarana membangun persaudaraan," ujar Kiai Noor. Acara peresmian ini juga ditandai dengan penyerahan SK Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk Rest Area KM 72A.
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
HUT ke-80 RI, BAZNAS dan PNM Salurkan 6 Unit Ambulans untuk Berbagai Daerah
HUT ke-80 RI, BAZNAS dan PNM Salurkan 6 Unit Ambulans untuk Berbagai Daerah
Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyalurkan enam unit mobil ambulans. Penyerahan bantuan ini dilakukan di Jakarta, pada Minggu (17/8/2025). Enam unit ambulans tersebut akan didistribusikan ke sejumlah wilayah di Indonesia, yaitu Aceh, Serang, Mataram, Garut, Banyuwangi, dan Makassar. Penyerahan bantuan ini dihadiri oleh jajaran petinggi dari kedua lembaga, termasuk Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dan Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi. Dalam sambutannya, Kiai Noor menyampaikan apresiasi kepada PNM atas konsistensinya menyalurkan dana kebajikan melalui BAZNAS. Menurutnya, kerja sama ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi layanan dasar kesehatan. “Alhamdulillah, hari ini kita baru saja menerima bantuan enam unit ambulans dari PNM untuk membantu masyarakat. Ini bukan kali pertama, melainkan sudah beberapa kali PNM menyalurkan zakat dan DSKL (Dana Sosial Keagamaan Lainnya) melalui BAZNAS RI,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor menambahkan, momentum penyerahan ini terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Indonesia. "Penyerahan ini punya makna tersendiri karena dilakukan bersamaan dengan upacara kemerdekaan Republik Indonesia. Artinya, insya Allah bersama PNM kita akan terus bersemangat membantu negeri ini, mendukung Program Astacita yang menjadi cita-cita Bapak Presiden Prabowo dalam menyejahterakan masyarakat,” ucapnya. Ia juga berharap sinergi antara BAZNAS dan PNM dapat terus berkembang. "Harapannya tentu saja PNM akan terus maju dan menjadi yang terbesar dalam pembiayaan, sementara BAZNAS dapat terus bekerja sama dalam memberikan bantuan kepada masyarakat mustahik,” tambahnya. Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi, menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Ini merupakan bagian dari reaktualisasi. Semakin banyak ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) dan DSKL yang disalurkan, insya Allah berkahnya semakin besar,” kata Arief. Ia juga menjelaskan bahwa kontribusi sosial PNM melalui BAZNAS bukan hal baru. “Sejak awal, PNM melalui Baitul Mal Madani sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang dibentuk BAZNAS, telah aktif menyalurkan dana sosial keagamaan. Kami memandang kemitraan ini penting karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, salah satunya melalui penyediaan ambulans,” ujarnya. Menurut Arief, penyerahan bantuan ini membuktikan komitmen PNM tidak hanya dalam pemberdayaan usaha mikro melalui pembiayaan, tetapi juga dalam mendukung sektor kesehatan. "Kami percaya layanan kesehatan adalah fondasi penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga kami berharap program ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya.
BERITA18/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Peringati HUT ke-80 RI, Tegaskan Komitmen untuk Persatuan Bangsa
BAZNAS Peringati HUT ke-80 RI, Tegaskan Komitmen untuk Persatuan Bangsa
Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat komitmennya untuk menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa. Hal ini diungkapkan dalam Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Minggu (17/8/2025). Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menekankan bahwa BAZNAS memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa bersama pemerintah dalam rangka menyejahterakan umat. "Mari kita maknai peringatan ini sebagai kekuatan bersama dengan mengambil tema yang dicanangkan pemerintah, yaitu Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju," kata Kiai Noor. Ia menjelaskan, melalui tema tersebut, BAZNAS berkomitmen untuk menjadi perekat bangsa lewat program-program yang dijalankan. "Mari kita jadikan tema ini sebagai kekuatan untuk memperkuat BAZNAS dan seluruh keluarga BAZNAS di seluruh Indonesia. Sekaligus, menjadikan BAZNAS sebagai lembaga pemerintahan non-struktural yang berdaulat, kuat, dan memiliki kekuatan untuk berkiprah di negeri ini," ujarnya. Lebih lanjut, Kiai Noor berharap peran BAZNAS dapat berkontribusi signifikan dalam menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara maju di dunia. Kiai Noor juga berpesan kepada seluruh jajaran BAZNAS agar tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang mencoba melemahkan institusi tersebut. "Selalu saya tegaskan, jangan sampai kita terpengaruh oleh orang-orang yang ingin melemahkan BAZNAS," jelasnya. "Kita harus menjaga persatuan dan kedaulatan BAZNAS, maka kita harus terus berkarya dalam rangka untuk menyejahterakan masyarakat Indonesia," imbuhnya.
BERITA17/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Ketua BAZNAS Sulut Ungkap Strategi Optimalisasi ZISWAF untuk Berdayakan Masjid
Ketua BAZNAS Sulut Ungkap Strategi Optimalisasi ZISWAF untuk Berdayakan Masjid
Minahasa Utara – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, hadir di Hotel Sentra Manado pada Jumat (15/8/2025) untuk memberikan materi tentang optimalisasi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) dalam pemberdayaan masjid. Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara ini bertujuan membekali pengurus masjid agar bisa memaksimalkan potensi dana umat. Dalam paparannya, Hj. Lutvia Alwi menekankan bahwa ZISWAF bukan sekadar donasi, melainkan instrumen strategis untuk membangun kemandirian umat. Ia mengajak para pengelola masjid mengubah paradigma, menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah ritual, melainkan juga pusat peradaban, ekonomi, dan sosial masyarakat. “Masjid memiliki peran vital sebagai sentra kegiatan umat. Dengan mengelola ZISWAF secara profesional, masjid bisa menjadi motor penggerak ekonomi mikro, pusat pendidikan, dan sumber bantuan sosial yang terpercaya,” kata Hj. Lutvia Alwi di hadapan perwakilan pengurus masjid dari seluruh Sulawesi Utara. Menurutnya, optimalisasi ZISWAF memerlukan strategi yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Ketua BAZNAS Sulut tersebut memaparkan model pengelolaan yang efektif, mulai dari sistem pengumpulan, pencatatan, hingga penyaluran dana yang tepat sasaran. Contoh-contoh praktik baik dari berbagai daerah juga dipaparkan untuk menginspirasi peserta. Para peserta, yang terdiri dari pengurus masjid se-Sulawesi Utara, menyambut baik materi ini. Mereka antusias mengajukan pertanyaan, menunjukkan tingginya minat untuk menerapkan pengelolaan ZISWAF yang lebih profesional di masjid masing-masing. Melalui kehadiran Ketua BAZNAS Sulut sebagai narasumber, kegiatan ini tak hanya memberikan edukasi, tetapi juga memperkuat sinergi antara BAZNAS dan pengelola masjid. Diharapkan, ilmu dan wawasan yang dibagikan dapat diimplementasikan secara nyata, sehingga fungsi masjid sebagai agen pemberdayaan umat semakin kuat dan memberikan dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara.
BERITA15/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS dan TNI Kirim 800 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina Melalui Airdrop
BAZNAS dan TNI Kirim 800 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina Melalui Airdrop
Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara simbolis melepas 80 ton bantuan pangan untuk Palestina melalui jalur udara atau airdrop. Pelepasan ini menandai dimulainya pengiriman total 800 ton bantuan yang akan disalurkan melalui berbagai jalur. Acara pelepasan berlangsung di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu (13/08/2025). Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dan Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto. Dalam sambutannya, Kiai Noor menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak dalam misi kemanusiaan ini. BAZNAS menyatakan kesiapannya untuk mendistribusikan bantuan dalam jumlah besar untuk Gaza, baik melalui jalur darat maupun udara. "Kami siap. Tadi disampaikan 800 ton, bahkan jika 1.000 ton pun kami siap, baik itu dari Mesir maupun dari Yordania," ujar Kiai Noor. Pengiriman bantuan ini memanfaatkan kesempatan yang dibuka dari tanggal 1 hingga 24 Agustus 2025. Bantuan di Yordania akan dikirim menggunakan metode airdrop, sementara dari Mesir BAZNAS berupaya memasukkan 50 truk kontainer melalui perbatasan Rafah, bekerja sama dengan Bayt Zakat. "Mari kita doakan bersama, mudah-mudahan apa yang kita upayakan bersama untuk saudara-saudara di Palestina dapat berjalan dengan sukses dan lancar," tambahnya. Dua Hercules TNI AU Dikerahkan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan bahwa misi kemanusiaan ini menggunakan dua pesawat Hercules 130J TNI AU dari Skadron Udara 31. Bantuan ini merupakan bagian dari misi Satgas Garuda Merah Putih II. Sebanyak 66 personel gabungan, terdiri dari unsur TNI, kementerian/lembaga, dan media nasional, akan bertugas dalam misi ini. Mereka akan mendistribusikan total 800 ton bantuan, yang mencakup bantuan dari BAZNAS dan dukungan bahan makanan dari Kementerian Pertahanan. "Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan misi ini, termasuk Kemenhan, Kemlu, BAZNAS, perwakilan diplomatik Yordania, awak media nasional yang ikut dalam satgas, serta semua unsur TNI yang terlibat," kata Jenderal Agus. Pengiriman bantuan melalui airdrop dari Yordania akan dimulai pada 17 Agustus 2025, bertepatan dengan HUT ke-80 Republik Indonesia. Misi ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan internasional yang diikuti oleh 10 negara dan berlangsung sepanjang 1–24 Agustus 2025. Selain Ketua BAZNAS RI dan Panglima TNI, turut hadir dalam acara pelepasan tersebut Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj Saidah Sakwan MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) Nur Chamdani, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, S.E., Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M.
BERITA14/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Tingkatkan Pelayanan dan Transparansi, Baznas Minahasa Diperkuat dengan Bantuan Laptop dan Printer dari Kemenag RI
Tingkatkan Pelayanan dan Transparansi, Baznas Minahasa Diperkuat dengan Bantuan Laptop dan Printer dari Kemenag RI
Layanan Zakat di Era Digital, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Tondano 14/8/2028 - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Minahasa makin gesit melayani masyarakat. Upaya modernisasi ini diperkuat dengan bantuan operasional berupa laptop dan printer dari Kementerian Agama (Kemenag) RI. Bantuan senilai Rp 30 juta ini diharapkan jadi pemicu semangat baru bagi Baznas Minahasa untuk mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara lebih transparan dan akuntabel. Ketua Baznas Minahasa, Ikbal Durand, menyambut baik bantuan dari Kemenag. Menurutnya, di era digital seperti sekarang, peralatan teknologi adalah kunci. "Ini keniscayaan. Kami harus didukung sarana yang memadai. Laptop dan printer ini akan jadi tulang punggung bagi amil kami dalam menjalankan tugasnya," ujar Ikbal. Bantuan ini akan menopang program Kantor Digital yang digagas Baznas. Tujuannya, agar masyarakat lebih mudah menunaikan zakat dan memantau penyalurannya. "Dengan sistem pendataan yang lebih baik, proses pencatatan, pelaporan, dan pendistribusian dana ZIS diharapkan bisa lebih cepat, akurat, dan bisa dipertanggungjawabkan," tambah Iqbal. Wakil Ketua IV Baznas Minahasa Sahlan Kokalo di bidang SDM dan Administrasi juga mengungkapkan rasa syukurnya. "Kami sangat bersyukur. Semoga bantuan ini bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya dan bisa menambah semangat kami, di tengah keterbatasan yang ada," ungkapnya. Bantuan ini tak hanya sekadar perangkat keras, tapi juga semangat baru. Baznas Minahasa optimistis bisa meningkatkan pelayanan dan menjangkau lebih banyak muzaki serta mustahik dengan teknologi yang ada.
BERITA13/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Sabet Top Brand, Tepis Keraguan dengan Profesionalisme
BAZNAS Sabet Top Brand, Tepis Keraguan dengan Profesionalisme
Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) kembali membuktikan diri sebagai lembaga terpercaya. BAZNAS baru saja menerima penghargaan Top Brand sebagai Lembaga Zakat dan Amal, hasil riset konsultan Frontier bekerja sama dengan Majalah Marketing. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat di era modern tidak bisa lagi dilakukan dengan cara tradisional. Masyarakat Indonesia yang terkenal dermawan membutuhkan lembaga profesional untuk memastikan niat baik mereka tersalurkan dengan optimal. BAZNAS menjawab tantangan itu dengan pendekatan berbasis ilmu dan profesionalisme. Mereka mengandalkan SDM yang kompeten dan tersertifikasi untuk mengelola dana umat. "Niat baik masyarakat dalam beramal bisa dilipatgandakan karena dikelola dengan baik," ujar salah satu pihak BAZNAS. Sebagai bagian dari industri kreatif syariah, BAZNAS terus berinovasi. Layanan digital dan offline disiapkan untuk menjangkau muzaki dan donatur. Mereka fokus memberikan pengalaman terbaik, mulai dari proses penghimpunan hingga penyaluran yang transparan, efisien, dan berdampak langsung. Dengan strategi ini, BAZNAS berhasil memposisikan diri sebagai lembaga yang profesional, inovatif, dan berdampak. Penghargaan Top Brand ini menjadi pemacu bagi BAZNAS untuk terus memberikan layanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat.
BERITA12/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Minahasa Gandeng Kantor Digital, Ajak Muzaki dan Mustahik Berkontribusi untuk Zakat yang Transparan dan Berdampak
BAZNAS Minahasa Gandeng Kantor Digital, Ajak Muzaki dan Mustahik Berkontribusi untuk Zakat yang Transparan dan Berdampak
MINAHASA, 12 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Minahasa kini semakin memperkuat perannya sebagai pengelola zakat yang profesional dan terpercaya melalui pemanfaatan kantor digital. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk memudahkan para muzaki (pemberi zakat) dalam menunaikan kewajiban, tetapi juga mengedukasi masyarakat luas tentang pentingnya zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan yang berdampak nyata bagi para mustahik (penerima zakat). Hal ini selaras dengan keikutsertaan Waka IV BAZNAS Minahasa, Sahlan Kokalo, dalam acara 'Pengajian Selasa Pagi: Peran Kantor Digital sebagai Media Humas di BAZNAS Daerah' yang berlangsung hari ini. Dalam sesi edukasi tersebut, ditekankan bahwa zakat adalah kewajiban yang harus disyiarkan, bukan sekadar kedermawanan yang disembunyikan. Untuk membangun kepercayaan publik, BAZNAS mengandalkan "trisula tata kelola zakat" yang meliputi pengelolaan yang profesional, reputasi terbaik, dan program yang berdampak. Melalui kantor digital, BAZNAS Minahasa berupaya mewujudkan transparansi dan akuntabilitas agar masyarakat, khususnya para muzaki, dapat melihat langsung bagaimana dana yang disalurkan dikelola dan disalurkan. Kantor digital BAZNAS Minahasa berfungsi sebagai media informasi resmi yang menjembatani komunikasi dua arah. Melalui platform ini, BAZNAS dapat menyosialisasikan program-program unggulan, melaporkan pertanggungjawaban dana, dan membangun interaksi yang lebih dekat dengan para muzaki. Para muzaki dapat dengan mudah mengakses informasi mengenai program BAZNAS, sehingga mereka bisa yakin bahwa zakat mereka disalurkan kepada pihak yang berhak dengan tepat sasaran. Selain itu, kantor digital juga berperan penting dalam kampanye kesadaran (awareness campaign) yang mendorong masyarakat untuk peduli dan berzakat. Dengan adanya jurnalisme filantropi yang menjadi salah satu pilar komunikasi BAZNAS, laporan-laporan kegiatan dan dampak positif zakat dapat disajikan secara faktual dan edukatif. Hal ini bertujuan untuk menginspirasi lebih banyak muzaki dan mustahik agar terlibat dalam gerakan kebaikan. Jurnalisme ini tidak hanya melaporkan kegiatan, tetapi juga mengawasi dan menganalisis dampak sosial yang dihasilkan, memastikan bahwa setiap rupiah zakat benar-benar membawa perubahan. Bagi para mustahik, BAZNAS Minahasa memanfaatkan teknologi digital untuk pendataan dan penyaluran yang lebih efisien. Dengan demikian, BAZNAS bisa menjangkau lebih banyak mustahik dan memastikan bantuan diterima secara adil. Program-program yang dikembangkan pun akan lebih terfokus dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat. Dengan hadirnya kantor digital, BAZNAS Minahasa mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi. Para muzaki dapat menunaikan zakatnya dengan mudah melalui berbagai platform digital yang tersedia, sementara para mustahik dapat memanfaatkan program-program yang disiapkan untuk meningkatkan taraf hidup. Dengan kolaborasi ini, BAZNAS Minahasa optimis dapat menjadikan zakat sebagai kekuatan ekonomi umat yang mampu mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Minahasa.
BERITA12/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
OJK Sahkan Djafar Alkatiri sebagai Komisaris Bank SulutGo, Raih Predikat Terbaik
OJK Sahkan Djafar Alkatiri sebagai Komisaris Bank SulutGo, Raih Predikat Terbaik
MANADO, – Komisaris Bank SulutGo (BSG), Ir. H. Djafar Alkatiri, M.M., M.Pd.I, secara resmi dinyatakan lulus dalam Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test/FPT) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kelulusan ini dikukuhkan melalui Surat Keputusan (SK) yang diserahkan langsung oleh Kepala OJK Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku, Robert H.P. Sianipar. Yang membanggakan, Djafar Alkatiri berhasil meraih predikat terbaik dalam proses penilaian tersebut, sebuah pencapaian yang menunjukkan kompetensi dan dedikasi tinggi di sektor perbankan. Kelulusan ini mengukuhkan posisi Djafar Alkatiri sebagai salah satu pimpinan yang kredibel dan cakap, sesuai dengan standar tata kelola perbankan yang ketat. Proses FPT merupakan instrumen OJK untuk memastikan bahwa para direksi dan komisaris lembaga jasa keuangan memiliki integritas, kapabilitas, dan rekam jejak yang mumpuni. Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Minahasa turut memberikan apresiasi atas pencapaian ini. "Kami mengucapkan selamat yang sebesar-besarnya kepada Bapak Djafar Alkatiri. Predikat terbaik yang beliau raih adalah bukti profesionalisme dan komitmen yang patut dicontoh," ujar salah satu pimpinan Baznas Minahasa. "Kami berharap, dengan dikukuhkannya beliau sebagai Komisaris BSG, Bank SulutGo dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Utara," lanjutnya.
BERITA10/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Innalillahi wa Inna Ilaihi Rojiun: Ibunda Prof. Dr. Muhammad Azrai Wafat
Innalillahi wa Inna Ilaihi Rojiun: Ibunda Prof. Dr. Muhammad Azrai Wafat
Makassar, 4/8/2025 – Kabar duka menyelimuti dunia pertanian Indonesia. Ibunda dari Prof. Dr. Muhammad Azrai, seorang pemulia bibit jagung kenamaan, telah berpulang ke Rahmatullah. Nurkaya Binti Hasibi meninggal dunia pada pukul 12.10 WITA hari ini di Rumah Sakit PCC Wahidin Sudirohusodo, Makassar. Kepergian almarhumah menyisakan duka mendalam, khususnya bagi komunitas petani yang selama ini merasakan kiprah Prof. Dr. Muhammad Azrai. Kelompok Tani Paguyuban Matuari Jaton menyampaikan belasungkawa, mengenang peran Prof. Dr. Muhammad Azrai yang tak pernah lelah membantu mereka dalam pembibitan. Rasa duka juga datang dari berbagai pihak. Waka IV Baznas Minahasa Sahlan Kokalo mengungkapkan kesedihan atas wafatnya Ibunda Nurkaya. Ia menuturkan, Prof. Dr. Muhammad Azrai adalah sosok yang terus mendampingi dan berkontribusi besar dalam membantu kelompok tani di Minahasa. Menurut Ketua Pengadilan Agama Tondano Al Gazali M,us, S.H.I, MH yang juga salah satu keluarga dekat almarhumah, jenazah Ibunda Nurkaya Binti Hasibi akan dimakamkan besok Selasa, 5 Agustus 2025. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan, khususnya Prof. Dr. Muhammad Azrai, diberikan ketabahan serta keikhlasan.
BERITA04/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS dan BCA Matangkan Integrasi Sistem Digital lewat SNAP
BAZNAS dan BCA Matangkan Integrasi Sistem Digital lewat SNAP
Jakarta, 15 Juli 2025 – Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) semakin serius menggarap integrasi sistem digitalnya. Hari ini, pimpinan BAZNAS RI menggelar rapat koordinasi dengan Bank Central Asia (BCA) untuk membahas skema integrasi melalui Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP). Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah maju dalam optimalisasi penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara digital. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Pleno, Selasa (15/07), dihadiri langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Teknologi dan Informasi, Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S, M.Ec, Ph.D. Turut mendampingi dari BAZNAS antara lain Pimpinan Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, Direktur Keamanan Informasi, Data dan Layanan Digital Andrian, Direktur Inovasi dan Teknologi Achmad Setio Adinugroho, Direktur Pengumpulan Perorangan H. Fitriansyah Agus Setiawan, serta Direktur Layanan, Promosi dan Laporan Nasional Rulli Kurniawan, beserta jajaran terkait. Dari pihak BCA, hadir Direktur Santoso, Executive Vice President Jan Hendra, Vice President Lenny Kartikasari, Assistant Vice President Indra Kurnia Adita, dan Vice President Endang Sri Kuncorowati. Kehadiran perwakilan top manajemen dari kedua belah pihak menunjukkan keseriusan dalam menjalin kolaborasi strategis ini. Dalam diskusi tersebut, fokus utama adalah pematangan skema integrasi sistem. Penggunaan SNAP, sebuah standar yang digagas Bank Indonesia, menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi dalam proses penghimpunan dana ZIS digital. Integrasi ini juga selaras dengan visi BAZNAS untuk memperluas akses layanan digital kepada masyarakat, sekaligus mendukung percepatan transformasi digital nasional yang dicanangkan pemerintah. BAZNAS RI menyambut positif sinergi dengan BCA ini. Langkah ini disebut sebagai bagian dari komitmen BAZNAS dalam menjaga tata kelola dan pelayanan berbasis teknologi yang modern, inklusif, dan terpercaya. Diharapkan, kolaborasi ini akan semakin mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban ZIS mereka, serta meningkatkan akuntabilitas pengelolaan dana oleh BAZNAS.
BERITA15/07/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Minahasa Hadiri Pra-Rakornas Penguatan Pengelolaan Zakat Nasional 2026
BAZNAS Minahasa Hadiri Pra-Rakornas Penguatan Pengelolaan Zakat Nasional 2026
Tondano, 15/07/2025– Wakil Ketua I Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Minahasa, Joko Kurnia Winjaya, turut serta dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pra-BAZNAS #1 yang berfokus pada "Penetapan Target Pengumpulan Zakat Nasional 2026." Pertemuan penting ini digelar secara daring hari ini, Selasa, 15 Juli 2025, sebagai bagian dari persiapan Rakornas BAZNAS yang akan berlangsung pada 22-23 Juli 2025. Joko Kurnia Winjaya mengikuti zoom meeting tersebut dari Kantor BAZNAS Minahasa, Jl. Walanda Maramis Lingkungan IV. Diskusi utama dalam pertemuan ini adalah pembahasan target pengumpulan zakat secara nasional untuk tahun 2026. Zoom meeting ini diikuti oleh seluruh Ketua, Wakil Ketua, dan Amil Pelaksana Bidang Pengumpulan BAZNAS Provinsi serta BAZNAS Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Tercatat, lebih dari 700 peserta berpartisipasi aktif dalam sesi virtual yang dimulai pukul 10.00 WITA dan berakhir sekitar pukul 13.00 WITA. Kehadiran Joko Kurnia Winjaya dalam Pra-Rakornas ini menunjukkan komitmen BAZNAS Minahasa dalam menyukseskan program-program pengelolaan zakat nasional dan mencapai target pengumpulan zakat yang telah ditetapkan. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai rangkaian persiapan menjelang Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS yang akan dilaksanakan pada 22-23 Juli 2025, bertujuan untuk memperkuat pengelolaan zakat nasional di tahun 2026.
BERITA15/07/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Operasional Haji 2025 Sukses, Menag Ungkap Formula "5BPH" untuk Peningkatan Layanan Mendatang
Operasional Haji 2025 Sukses, Menag Ungkap Formula "5BPH" untuk Peningkatan Layanan Mendatang
Jakarta, 14 Juli 2025 – Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M telah resmi berakhir pada 11 Juli 2025 dengan tibanya kloter terakhir jemaah haji Indonesia di Tanah Air. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran dan kesuksesan seluruh rangkaian operasional haji tahun ini. Menag juga memperkenalkan formula 5BPH yang merangkum inovasi, progresivitas, dan harapan untuk peningkatan kualitas haji di masa depan. Operasional haji 2025 berlangsung selama 72 hari, dimulai sejak 1 Mei 2025. Sebanyak 203.149 jemaah Indonesia tiba di Arab Saudi dalam 525 kelompok terbang (kloter), terbagi dalam dua gelombang keberangkatan. "Alhamdulillah seluruh tahapan operasional haji 1446 H/2025 M sudah berjalan. Secara umum, penyelenggaraan haji tahun ini berjalan sukses. Kita bersyukur, semua tantangan dan dinamika yang terjadi, bisa diatasi dengan baik oleh PPIH Arab Saudi," tegas Menag di Jakarta, Senin (14/7/2025). Menurut Menag, sebanyak 99,29% jemaah haji reguler Indonesia melaksanakan haji tamattu', 0,66% haji ifrad, dan 0,04% haji qiran. Layanan khusus seperti safari wukuf (34 jemaah oleh KKHI, 495 jemaah lansia/disabilitas) dan badal haji (334 jemaah) juga telah dilaksanakan. Hingga akhir masa operasional, tercatat 447 jemaah haji Indonesia wafat, terdiri dari 435 jemaah reguler dan 12 jemaah khusus. Angka ini menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 461 jemaah. Sebanyak 40 jemaah masih menjalani perawatan di Arab Saudi dan akan tetap didampingi Kantor Urusan Haji (KUH) pada KJRI di Jeddah. Pencarian terhadap tiga jemaah yang belum ditemukan juga terus dilakukan. Layanan Haji 2025: Komitmen Optimal dalam Pelayanan Selama operasional haji, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyiapkan berbagai layanan prima bagi jemaah. Sebanyak 312 hotel disediakan (212 di Makkah, 100 di Madinah), dengan jarak hotel terjauh di Makkah 4,5 km dari Masjidil Haram, sementara seluruh hotel di Madinah berada di wilayah Markaziyah. Layanan konsumsi juga optimal dengan distribusi 15.537.589 boks katering untuk jemaah dan petugas. Khusus di fase puncak haji (7 – 13 Zulhijjah 1446 H atau 3 – 9 Juni 2025), sekitar 3,7 juta boks makanan siap saji didistribusikan. Transportasi jemaah dilayani oleh ribuan bus, meliputi bus antar kota perhajian, bus shalawat, dan bus Masyair. Tercatat 2.574 armada untuk pergerakan gelombang I dan 2.534 bus untuk gelombang II. Bus shalawat juga beroperasi 24 jam mengantar jemaah dari hotel ke Masjidil Haram. Formula 5BPH: Inovasi dan Harapan untuk Haji Berkelanjutan Menag menjelaskan bahwa suksesnya haji 2025 tidak lepas dari formula 5BPH, yaitu lima terobosan baru (5B), lima pengembangan/progresivitas (5P), dan lima harapan (5H) untuk peningkatan kualitas haji di masa mendatang. Lima Inovasi Baru (5B): Penurunan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH): BPIH tahun ini turun dari rata-rata Rp93,4 juta (2024) menjadi Rp89,4 juta, sesuai arahan Presiden Prabowo Subiyanto. Pencegahan Praktik Monopoli: Dilakukan melalui skema multi syarikah yang melibatkan delapan perusahaan penyedia layanan haji, sebagai fondasi penyesuaian dengan transformasi penyelenggaraan haji di Saudi. Publikasi Awal Daftar Jemaah Haji Khusus yang Berhak Melunasi: Untuk pertama kalinya, daftar nama jemaah haji khusus diumumkan secara terbuka pada 23 Januari 2025, meningkatkan transparansi dan pengawasan publik. Pembayaran Dam melalui Adahi dan BAZNAS: PPIH Arab Saudi menetapkan dua jalur pembayaran Dam/Hadyu: melalui Program Adahi di Tanah Suci atau melalui BAZNAS di Tanah Air bagi jemaah yang membolehkan penyembelihan di Indonesia. Hingga saat ini, terkumpul Rp21.290.432.707 untuk 8.451 Dam melalui BAZNAS. Pelibatan Tiga Maskapai Penerbangan: Kolaborasi dengan Garuda Indonesia (245 kloter), Lion Air (28 kloter), dan Saudi Airlines (250 kloter) terbukti meningkatkan efisiensi dan kapasitas angkut, dengan rata-rata On Time Performance (OTP) di atas 95%. Lima Hal Progresif (5P): Peningkatan Ekosistem Ekonomi Haji: Ekspor bumbu nusantara meningkat drastis dari 16 ton (2023) menjadi 475 ton (2025), dan distribusi makanan siap saji dari Indonesia mencapai 3,7 juta boks tahun ini. Pengembangan Skema Murur: Skema pergerakan jemaah dari Arafah melintasi Muzdalifah (tanpa turun bus) langsung ke Mina telah menjangkau lebih dari 59 ribu jemaah tahun ini, meminimalkan kepadatan dan memudahkan jemaah risiko tinggi serta lansia. Kawal Haji sebagai Sistem Pelaporan Respons Cepat: Aplikasi ini, dilengkapi dengan WA Center Haji dan Call Center Haji, terbukti efektif untuk jemaah, keluarga, dan masyarakat dalam menyampaikan saran dan masalah. Fast Track pada Tiga Embarkasi: Layanan fast track di Embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG), Surabaya (SUB), dan Solo (SOC) dipertahankan karena memudahkan jemaah. Pengembangan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat): Aplikasi ini telah meraih sertifikat SMKI ISO 27001 dan terintegrasi dengan International Patient Summary (IPS) Kementerian Kesehatan, memastikan keamanan data dan kemudahan akses riwayat kesehatan jemaah. Lima Harapan (5H): Percepatan Penyiapan Regulasi Haji: Menag berharap perubahan UU No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dapat segera selesai sebagai panduan pokok haji 1447 H/2026 M. Percepatan Proses Transisi: Diharapkan percepatan regulasi akan mempercepat transisi dari Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag ke Badan Penyelenggara Haji yang baru dibentuk. Transformasi Layanan Haji yang Responsif dan Adaptif di Arab Saudi: Indonesia diharapkan menjadi pelopor dalam mendukung transformasi dan digitalisasi penyelenggaraan haji yang digalakkan Saudi. Penguatan Komitmen Istitha’ah Kesehatan: Meskipun angka wafat menurun, perhatian terhadap syarat kesehatan jemaah perlu lebih diperkuat karena haji membutuhkan kondisi fisik prima. Mewujudkan Haji yang Berdampak: Penyelenggaraan haji diharapkan berdampak spiritual (meningkatkan kualitas beragama), sosial (menguatkan kebijaksanaan dalam merespons keragaman), dan ekonomi (penguatan ekosistem ekonomi haji). Apresiasi dan Terima Kasih Menag Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden dan Wakil Presiden RI, Pemerintah Arab Saudi, DPR RI (khususnya Komisi VIII dan Timwas Haji), DPD RI, serta seluruh kementerian dan lembaga mitra. Apresiasi tinggi juga disampaikan kepada seluruh petugas haji Indonesia dan seluruh jemaah haji Indonesia atas kebersamaan, kesabaran, dan doa. Menutup pernyataannya, Menag menegaskan bahwa Kementerian Agama telah mengemban mandat sebagai penyelenggara ibadah haji selama sekitar 75 tahun. "Tahun ini mungkin terakhir Kemenag menjadi penyelenggara haji. Yang jelas, kami tidak mewariskan masalah. Kami mewariskan segudang catatan pengalaman yang bisa dijadikan pelajaran dan fondasi kuat dalam upaya memperbaiki penyelenggaraan haji di masa mendatang," pesan Menag. "Penyelenggaraan haji bukan hanya soal pelayanan teknis. Ini soal pengabdian, perubahan, kolaborasi, dan keberlanjutan. Mari terus jaga semangat agar penyelenggaraan ibadah haji Indonesia semakin berdampak dan bermaslahat," pungkasnya.
BERITA14/07/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Kabupaten Minahasa Ucapkan Selamat Ulang Tahun Kakan Kemenag Kabupaten Minahasa
BAZNAS Kabupaten Minahasa Ucapkan Selamat Ulang Tahun Kakan Kemenag Kabupaten Minahasa
MINAHASA,11/07/2025 - Segenap Pimpinan dan Pelaksana Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Minahasa menyampaikan ucapan selamat ulang tahun yang penuh kehangatan kepada Kepala Kantor Kementeriaan Agama Kabupaten Minahasa, Ibu Pdt. Dolie Tangian, S.Pd, M.Pd. Ucapan selamat ini secara khusus ditujukan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas sosok ibunda yang mendukung kiprah BAZNAS di Kabupaten Minahasa. "Kami dari keluarga besar BAZNAS Kabupaten Minahasa turut berbahagia dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada ibunda Kepala Kantor Kemenag Minahasa, Pdt. Dolie Tangian,S.Th, M.Pd" ujar Ketua Baznas Kabupaten Minahasa. "Semoga di hari yang istimewa ini, ibunda senantiasa dilimpahi kesehatan yang prima, kebahagiaan yang berlimpah, serta keberkahan dari Allah SWT." Lebih lanjut, pihak BAZNAS Kabupaten Minahasa menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan sinergi yang selama ini terjalin baik di bawah kepemimpinan Pdt. Dolie Tangian. Kemitraan yang solid ini dinilai sangat membantu BAZNAS dalam menjalankan tugas dan fungsinya untuk mensejahterakan masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Minahasa. "Kami berharap, limpahan rahmat dan karunia Allah SWT senantiasa menyertai ibunda dan seluruh keluarga. Semoga keberkahan usia ini semakin menambah kebahagiaan dan kedamaian dalam keluarga," Ungkap Iqbal .
BERITA11/07/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Minahasa Genjot Transparansi, Iqbal Durand: Kunci Entaskan Kemiskinan
BAZNAS Minahasa Genjot Transparansi, Iqbal Durand: Kunci Entaskan Kemiskinan
Minahasa, 2 Juli 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Minahasa menegaskan komitmen kuatnya terhadap transparansi total dalam pengelolaan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Langkah strategis ini dinilai krusial untuk mengikis kemiskinan dan mengangkat harkat fakir miskin di Bumi Nyiur Melambai. Ketua BAZNAS Minahasa, Iqbal Durand, menyatakan bahwa kepercayaan publik adalah modal utama lembaganya. 'Kami sangat menyadari bahwa setiap rupiah yang disalurkan oleh muzaki adalah amanah besar. Oleh karena itu, akuntabilitas dan transparansi menjadi pilar utama operasional kami,' ujar Iqbal dalam sebuah wawancara eksklusif pada Rabu (2/7). Menurut Iqbal, transparansi yang digaungkan BAZNAS Minahasa mencakup seluruh siklus pengelolaan ZIS. Ini dimulai dari proses penghimpunan, pendataan mustahik, hingga distribusi program. "Setiap laporan keuangan dan rincian penyaluran dana akan dapat diakses publik, memungkinkan pengawasan dari masyarakat," tegasnya. Iqbal menambahkan, "Kami ingin muzaki tidak ragu. Mereka berhak tahu ke mana dan bagaimana dana mereka dimanfaatkan. Dengan sistem yang terbuka, kami berharap dapat terus meningkatkan jumlah muzaki dan pada akhirnya, mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di Minahasa." Dampak Nyata dari Transparansi Praktik transparansi ini diyakini akan membawa sejumlah dampak positif signifikan: Peningkatan Kepercayaan Publik: Keterbukaan data dan laporan akan menumbuhkan kepercayaan muzaki, berpotensi mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam berzakat dan berinfak. Efisiensi Penyaluran Dana: Dengan data yang akurat dan terbuka, BAZNAS dapat menyalurkan bantuan secara lebih tepat sasaran, memastikan mustahik yang benar-benar membutuhkan menerima haknya. Pencegahan Penyelewengan: Keterbukaan informasi secara otomatis menjadi benteng terhadap potensi penyalahgunaan dana, menjamin setiap donasi tersalurkan sesuai peruntukannya. Pemberdayaan Mustahik: Program-program seperti Minahasa Makmur, yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi, akan lebih efektif karena proses seleksi dan pendampingan dapat diawasi, memastikan mustahik benar-benar berdaya. Beberapa program BAZNAS Minahasa yang akan dijalankan di bawah payung transparansi termasuk Minahasa Sehat untuk bantuan kesehatan, Minahasa Cerdas untuk pendidikan, dan Minahasa Peduli untuk respons cepat bencana serta santunan sosial. 'Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Minahasa untuk bersama-sama menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini. Dengan kepedulian dan kebersamaan yang transparan, kita wujudkan Minahasa yang lebih sejahtera, bermartabat, dan bebas dari jerat kemiskinan,' pungkas Iqbal.
BERITA02/07/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat