WhatsApp Icon
Wakil Ketua PA Tondano Resmi Dilantik, PTA Manado Targetkan Jadi Role Model Zona Integritas

Tondano – Pengadilan Agama (PA) Tondano resmi memiliki Wakil Ketua baru. Husnul Ma’arif, S.H.I., M.H. dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Ketua Pengadilan Agama Tondano dalam prosesi khidmat di Ruang Serbaguna Lantai 2 PA Tondano, Rabu (28/1/2026).

Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum penguatan kepemimpinan dan integritas lembaga peradilan agama di wilayah tersebut.

Acara penting ini dihadiri langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Manado Drs. M. Arsyad, S.H., M.H., Wakil Ketua PTA Manado Dr. Drs. Mubarok, M.H., Ketua PA Tutuyan Ahmad Edi Purwanto, S.H.I., serta seluruh hakim dan pegawai PA Tondano.

Ketua PA Tondano  Al Gazali Mus, S.H.I, M.H, menegaskan, pelantikan Wakil Ketua baru diharapkan memperkuat soliditas pimpinan.

“Dengan dilantiknya Bapak Husnul Ma’arif sebagai Wakil Ketua, besar harapan kita untuk bersama-sama, tanggung-menanggung, topang-menopang membangun citra baik Pengadilan Agama Tondano dengan selalu mengedepankan integritas dan kredibilitas sesuai visi dan misi lembaga,” tegasnya.

Menurutnya, kolaborasi pimpinan menjadi kunci dalam menjaga marwah lembaga peradilan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Ketua PTA Manado Drs. M. Arsyad, S.H., M.H. menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan strategis.

“Saya menyampaikan selamat dan sukses kepada Bapak Husnul Ma’arif atas pelantikannya sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Tondano. Semoga ini menjadi semangat baru untuk terus meningkatkan kinerja,” ujarnya.

Sebagai Koordinator Pengawasan sekaligus Ketua Pembangunan Zona Integritas untuk PA Tondano, ia menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan dan komunikasi internal.

“Kami berharap tugas dijalankan sebaik-baiknya, melakukan pengawasan secara berkelanjutan, serta membangun komunikasi dan koordinasi dengan seluruh jajaran,” lanjutnya.

Kunjungan ini juga menjadi momen perdana Ketua PTA Manado ke PA Tondano. Ia menaruh harapan besar agar lembaga tersebut menjadi contoh bagi satuan kerja lain.

“Semoga ke depan Pengadilan Agama Tondano bisa menjadi role model bagi seluruh satuan kerja di wilayah hukum PTA Manado,” tegasnya.

Dengan kepemimpinan yang kini lengkap — Ketua dan Wakil Ketua — PA Tondano ditargetkan semakin solid dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan publik.

Sinergi pimpinan, penguatan pengawasan, serta pembangunan Zona Integritas menjadi fokus utama demi mewujudkan peradilan yang bersih, transparan, dan melayani.

Pelantikan ini menandai babak baru bagi PA Tondano untuk tampil sebagai lembaga peradilan agama yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat pencari keadilan.

28/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Minahasa
TPQ Raudhatul Jannah Tondano Ukir Prestasi Tingkat Sulut, Sabet Pengelola Media Sosial Terbaik 1 di Pendis Award

MANADO — Prestasi membanggakan datang dari dunia pendidikan Islam Kabupaten Minahasa. TPQ Raudhatul Jannah Kampung Jawa Tondano berhasil meraih Penghargaan Pengelola Media Sosial Terbaik 1 Tingkat Provinsi Sulawesi Utara dalam ajang bergengsi Pendis Award 2025 yang diserahkan pada kegiatan Rapat Koordinasi Pendidikan Islam se-Sulawesi Utara.

Penghargaan tersebut diberikan dalam acara resmi yang digelar oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara di Swiss-Bellhotel Maleosan Manado, Selasa (27/1/2026), yang dihadiri jajaran pejabat dan pengelola lembaga pendidikan Islam se-provinsi.

Capaian ini menempatkan TPQ Raudhatul Jannah sebagai lembaga pendidikan Al-Qur’an yang tidak hanya unggul dalam pembinaan keagamaan, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, khususnya dalam pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi dan dakwah.

Dengan komitmen kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan agama, TPQ Raudhatul Jannah konsisten membangun lingkungan belajar yang kondusif bagi generasi muda. Media sosial dimanfaatkan bukan sekadar untuk publikasi, tetapi sebagai ruang edukasi, dokumentasi kegiatan santri, penyebaran nilai-nilai keislaman, hingga penguatan literasi keagamaan di tengah masyarakat.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pendekatan dakwah dan pendidikan Islam kini mampu bertransformasi mengikuti zaman tanpa meninggalkan nilai dasar pembinaan akhlak.

Ajang Rakor Pendidikan Islam kali ini memang terasa istimewa karena dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada lembaga-lembaga berprestasi di Sulawesi Utara. Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Kabupaten Minahasa, Fadhila Djojosuroto, SE., M.Pd, bersama jajaran Pendis lainnya.

Kabupaten Minahasa tampil menonjol dalam Pendis Award 2025 dengan beberapa lembaga berhasil meraih penghargaan, yaitu:

  1. MA Nurul Hidayah Sea 1

  2. RA Tarbiyah Tondano

  3. TPQ Raudhatul Jannah Tondano

  4. Raihanna Putri Khalifah Jusuf

Kepala Seksi Pendis Kemenag Minahasa menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.

“Penghargaan ini merupakan bukti kerja keras kolektif seluruh elemen pendidikan Islam di Minahasa. Semoga capaian di awal tahun 2026 ini menjadi motivasi bagi lembaga lain untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pendidikan bagi umat,” ujarnya di sela kegiatan.

Prestasi TPQ Raudhatul Jannah menegaskan bahwa lembaga pendidikan Al-Qur’an di daerah mampu menjadi pelopor dalam transformasi digital pendidikan Islam. Media sosial tidak lagi dipandang sebagai sekadar platform hiburan, melainkan sarana strategis membangun karakter, menyebarkan dakwah, dan menghubungkan lembaga dengan masyarakat luas.

Penghargaan ini bukan hanya trofi, tetapi simbol pengakuan bahwa pendidikan Islam di Minahasa terus bergerak maju, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

27/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Minahasa
Terjebak Banjir, BAZNAS Evakuasi Ibu Hamil yang Akan Melahirkan di Karawang

Karawang — Di tengah genangan banjir yang masih merendam sejumlah wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengevakuasi seorang ibu hamil yang hendak melahirkan dari rumahnya yang terisolasi air.

Peristiwa itu terjadi di Dusun Tegal Luhur, Desa Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe Timur, wilayah yang terdampak banjir cukup parah sehingga akses darat tidak dapat dilalui kendaraan.

Ibu hamil tersebut diketahui bernama Siti Nurjanah (22 tahun). Berdasarkan informasi warga, ia sudah merasakan tanda-tanda persalinan namun tidak dapat keluar rumah karena ketinggian air yang menggenangi permukiman.

Mendapat laporan tersebut, tim BTB segera menuju lokasi menggunakan perahu karet untuk menembus banjir dan mengevakuasi Siti Nurjanah. Setelah berhasil dibawa keluar dari titik banjir, ia langsung dirujuk ke Mandaya Hospital Karawang guna mendapatkan penanganan medis dan proses persalinan.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menegaskan bahwa ibu hamil termasuk kelompok paling rentan dalam situasi bencana.

“Ibu hamil, lansia, dan anak-anak merupakan kelompok yang harus didahulukan saat terjadi bencana seperti banjir. Apalagi ibu hamil yang akan melahirkan, risikonya sangat besar jika tidak segera mendapat pertolongan medis,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis, Senin (26/1/2026).

Menurut dia, kecepatan informasi dari warga dan respons lapangan menjadi faktor penting dalam penyelamatan tersebut. Begitu menerima kabar adanya ibu hamil yang terjebak, tim BTB langsung bergerak menuju lokasi.

Situasi banjir bukan hanya menghambat mobilitas, tetapi juga meningkatkan risiko kesehatan bagi ibu hamil, seperti:

  • Keterlambatan mendapatkan pertolongan persalinan

  • Risiko infeksi akibat lingkungan tidak higienis

  • Hipotermia dan kelelahan

  • Stres yang dapat memengaruhi kondisi ibu dan janin

Karena itu, evakuasi cepat dalam kasus ini dinilai krusial untuk mencegah komplikasi.

“Semoga persalinannya lancar, ibu dan bayinya selamat. Kami juga berharap banjir segera surut agar masyarakat Karawang bisa kembali beraktivitas,” kata Saidah.

Kehadiran BAZNAS Tanggap Bencana di lokasi terdampak, menurut Saidah, merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam respons darurat kemanusiaan.

“BAZNAS hadir untuk memastikan evakuasi berjalan aman dan warga terdampak segera mendapatkan bantuan dasar,” ujarnya.

Selain evakuasi, BTB juga terlibat dalam distribusi logistik, layanan dasar, serta dukungan kemanusiaan lain bagi warga terdampak banjir.

Peristiwa evakuasi ibu hamil ini menunjukkan bahwa dalam situasi bencana, koordinasi cepat antara warga dan tim penyelamat menjadi penentu keselamatan, terutama bagi kelompok paling rentan.

26/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Minahasa
Kemensetneg Salurkan Rp227 Juta via BAZNAS, Bantu Penyintas Banjir Sumatera Bangun Huntap hingga Pulihkan Ekonomi

Jakarta – Solidaritas kemanusiaan kembali ditunjukkan Keluarga Besar Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) RI. Melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, bantuan sebesar Rp227.200.000 disalurkan untuk membantu para penyintas banjir di wilayah Sumatera.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama, kepada jajaran pimpinan BAZNAS RI dalam seremoni yang berlangsung di lingkungan Kemensetneg, Jakarta Pusat, Jumat (23/1/2026).

Hadir dalam kesempatan itu Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, didampingi Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, serta Wakil Menteri Sekretariat Negara RI Juri Ardiantoro beserta jajaran pejabat.

Ketua BAZNAS RI Kiai Noor Achmad menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Kemensetneg kepada BAZNAS sebagai lembaga penyalur bantuan.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih. Mudah-mudahan apa yang Bapak/Ibu berikan bermanfaat bagi saudara-saudara kita di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Bantuan ini akan kami salurkan sesuai peruntukannya, secara amanah, transparan, dan tepat sasaran,” ujar Kiai Noor.

Ia menegaskan, BAZNAS bukan hanya hadir saat bantuan datang, tetapi sudah terjun sejak hari pertama bencana terjadi. Dalam masa tanggap darurat, BAZNAS mengoperasikan 117 pos layanan yang meliputi:

  • Layanan kesehatan gratis

  • Dapur umum

  • Dapur air bersih

“Lebih dari tiga juta porsi makanan telah kami salurkan sejak hari pertama masa tanggap darurat hingga fase itu dinyatakan selesai,” ungkapnya.

Kini, penanganan memasuki fase pemulihan. Bantuan yang masuk melalui BAZNAS akan difokuskan untuk program jangka panjang yang menyentuh kebutuhan dasar sekaligus masa depan para korban.

Beberapa prioritas pemulihan yang disiapkan BAZNAS antara lain:

  • Pembangunan hunian tetap (huntap)

  • Penyediaan alat dan perlengkapan sekolah

  • Pembangunan kembali masjid dan musala

  • Program pemberdayaan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja

“Huntap pertama akan kami bangun di Tapanuli Selatan, yang kami namakan Kampung Cahaya Zakat. Di sana juga akan dibangun masjid dan sekolah,” jelas Kiai Noor.

Tak berhenti pada bantuan fisik, BAZNAS juga menyiapkan program pemulihan ekonomi agar para penyintas bisa kembali mandiri.

Program tersebut akan dijalankan melalui:

  • ZMart (penguatan usaha ritel kecil)

  • ZChicken (usaha kuliner berbasis kemitraan)

“Kami tidak hanya memberikan modal, tetapi juga pendampingan sampai mereka benar-benar mandiri. Ini bagian dari ikhtiar kami membuka kembali lapangan kerja bagi korban terdampak,” tegasnya.

Wakil Menteri Sekretariat Negara, Juri Ardiantoro, mengapresiasi konsistensi BAZNAS yang selalu hadir di garis depan setiap terjadi bencana.

“Terima kasih kepada BAZNAS yang bersedia menyalurkan bantuan ini kepada para korban. Juga kepada keluarga besar Kemensetneg, para pegawai dan pejabat yang telah menyalurkan dana kepeduliannya. Ini wujud nyata solidaritas untuk saudara-saudara kita yang terdampak,” kata Juri.

Ia mengakui nilai bantuan tersebut mungkin belum cukup untuk memulihkan seluruh dampak bencana, namun memiliki makna besar dari sisi kepedulian.

“Untuk memulihkan kondisi seperti sebelum bencana tentu membutuhkan dana sangat besar, mungkin triliunan rupiah. Tetapi dengan niat tulus, kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar dan mempercepat pemulihan masyarakat Aceh dan Sumatera,” tutupnya.

Kolaborasi Kemensetneg dan BAZNAS ini juga menjadi contoh edukatif bahwa dana sosial—zakat, infak, dan sedekah—memiliki peran strategis bukan hanya untuk bantuan darurat, tetapi juga: Pemulihan jangka panjang, Pembangunan hunian layak, Akses pendidikan, Kebangkitan ekonomi korban.

26/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Terjunkan Tim Evakuasi Banjir di Jakarta-Bekasi, Warga Dievakuasi Pakai Perahu Karet

Jakarta – Banjir yang melanda sejumlah wilayah Jakarta dan Bekasi direspons cepat oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), proses evakuasi warga terdampak dilakukan di berbagai titik genangan, Jumat (23/1/2026).

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, mengatakan tim langsung diterjunkan begitu laporan banjir masuk dari sejumlah wilayah padat penduduk.

“Tim tanggap bencana segera kami kirim ke lokasi-lokasi banjir sebagai respons cepat BAZNAS untuk membantu mereka yang tengah mengalami kesulitan akibat banjir,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta.

BTB BAZNAS melakukan evakuasi di beberapa wilayah yang terdampak cukup parah, yakni:

  • Cipinang Melayu, Jakarta Timur

  • Petogogan, Jakarta Selatan

  • Kedaung Angke, Jakarta Barat

  • Karet Tengsin, Jakarta Pusat

  • Pondok Hijau Permai, Kota Bekasi

Di lokasi-lokasi tersebut, tim menggunakan perahu karet untuk menjangkau warga yang terjebak genangan air dan membawa mereka menuju titik pengungsian yang lebih aman.

Selain fokus pada penyelamatan warga, BTB BAZNAS juga menyalurkan bantuan logistik darurat. Bantuan yang dibagikan meliputi:

  • Makanan siap saji

  • Air minum

  • Kebutuhan pokok lainnya

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi di tengah situasi darurat.

“BAZNAS berkomitmen untuk terus berupaya memberikan bantuan terbaiknya. Respons ini juga merupakan bentuk kepedulian BAZNAS RI dalam menanggapi isu-isu kebencanaan, termasuk musibah banjir,” kata Saidah.

BAZNAS juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir susulan.

Saidah meminta warga terus memantau informasi dari sumber terpercaya serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir,” tutupnya.

23/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Minahasa

Berita Terbaru

Jangkau Pedalaman, BAZNAS Buktikan Zakat Bukan Sekadar Retorika
Jangkau Pedalaman, BAZNAS Buktikan Zakat Bukan Sekadar Retorika
Brebes – Di tengah gegap-gempita pembangunan, masih ada wilayah-wilayah yang sunyi dari sentuhan kesejahteraan. Desa-desa di pelosok Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menjadi saksi betapa kemiskinan ekstrem dan keterbatasan hidup masih menjerat ribuan keluarga. Namun, BAZNAS RI menunjukkan komitmennya: zakat tidak boleh berhenti di kota, ia harus menembus desa, menembus jalan terjal, dan hadir nyata di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Rabu (24/9/2025), BAZNAS RI menyalurkan bantuan biaya hidup tunai dan paket logistik kepada keluarga miskin ekstrem, keluarga dengan anak stunting, serta lansia yang hidup serba kekurangan di empat desa: Limbangan Wetan, Limbangan Kulon, Gandasuli, dan Pasar Batang. Bantuan ini cukup untuk menopang kebutuhan pokok selama 1–3 bulan ke depan. “BAZNAS berkomitmen memastikan zakat, infak, dan sedekah benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. Di desa-desa pedalaman seperti Brebes inilah zakat menemukan makna sejatinya: menghadirkan keadilan sosial,” tegas Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA. Saidah menambahkan, bantuan yang disalurkan tidak semata untuk mengisi perut atau melunakkan penderitaan sementara. Lebih dari itu, zakat hadir sebagai pesan moral bahwa umat Islam tidak boleh membiarkan sesamanya hidup tanpa kepastian pangan. “Bantuan ini adalah kepedulian sekaligus harapan. Zakat bukan hanya kewajiban, tapi instrumen perubahan, sarana membangun solidaritas, dan jalan pemerataan kesejahteraan,” imbuhnya. Bagi keluarga penerima manfaat, bantuan ini ibarat cahaya di lorong gelap. Mereka mengaku sangat terbantu karena bisa bertahan hidup dengan lebih tenang dalam beberapa bulan mendatang. BAZNAS menegaskan, keberhasilan program ini hanya mungkin terwujud karena kepercayaan masyarakat yang menyalurkan ZIS melalui lembaga resmi. Setiap rupiah yang dititipkan dikelola dengan amanah dan transparan, hingga benar-benar menjangkau mereka yang sering luput dari perhatian negara. “Zakat yang Anda salurkan ke BAZNAS bukan hanya angka di kertas, tapi napas kehidupan bagi saudara-saudara kita di pedalaman. Inilah bukti nyata, zakat mampu menembus batas, dari menara masjid hingga dapur keluarga miskin di pelosok desa,” tutup Saidah. Dengan semangat ini, BAZNAS mengajak seluruh umat Islam untuk tidak ragu menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, agar semakin banyak keluarga rentan yang bisa dibangkitkan dari lingkaran kemiskinan ekstrem.
BERITA24/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Gus Barra Dorong Masjid Jadi Pusat Ekonomi Umat, Salurkan Bantuan BAZNAS Microfinance Masjid di Jetis
Gus Barra Dorong Masjid Jadi Pusat Ekonomi Umat, Salurkan Bantuan BAZNAS Microfinance Masjid di Jetis
Mojokerto – Masjid tidak lagi sekadar tempat sujud, tetapi kini menjelma menjadi pusat pemberdayaan umat. Hal itu ditegaskan oleh Bupati Mojokerto, Dr. Gus Barra, Lc. M.Hum, saat menyerahkan secara simbolis bantuan BAZNAS Microfinance Masjid di Masjid Nurul Huda, Desa Ngabar, Kecamatan Jetis, Rabu (24/9/2025) sore. Dalam kesempatan tersebut, Gus Barra menyalurkan Rp150 juta kepada 53 jamaah masjid. Dana ini akan dikelola secara bergulir oleh takmir masjid, sehingga manfaatnya bisa dirasakan berulang kali dan menyentuh lebih banyak masyarakat. “Masjid bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga pusat kebangkitan ekonomi umat. Melalui program Microfinance Masjid, jamaah memiliki akses modal sehat yang bisa menumbuhkan kemandirian. Kami ingin jamaah bukan sekadar penerima bantuan, tapi menjadi pelaku ekonomi yang berdaya,” tegas Gus Barra disambut tepuk tangan jamaah. Dilansir dari Web Baznas Kabupaten Mojokerto, Program ini bukan yang pertama. Sebelumnya, Wakil Bupati Mojokerto, dr. Rizal Oktavian, juga telah meluncurkan program serupa di Masjid Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, dengan nilai yang sama. Hingga kini, total bantuan yang sudah disalurkan mencapai Rp300 juta untuk 106 jamaah di dua kecamatan. Langkah ini menjadi bukti nyata bagaimana sinergi pemerintah daerah, BAZNAS, dan takmir masjid bisa mengubah wajah pemberdayaan ekonomi umat di tingkat akar rumput. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan bahwa Microfinance Masjid dirancang sebagai alternatif pembiayaan tanpa bunga agar jamaah tidak terjerat praktik pinjaman berbunga tinggi. “Pinjaman ini ringan, tanpa bunga, dan dikelola langsung oleh takmir yang paling tahu kondisi jamaahnya. Dengan kolaborasi ini, insyaAllah program bisa berjalan berkelanjutan dan semakin banyak keluarga yang merasakan manfaatnya,” jelas Gus Zamroni. Hadir pula dalam acara ini Pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Kabag Kesra Setda, Brand Manager BSI Mojokerto, Camat Jetis, serta Kepala Desa Ngabar. Namun sorotan utama tertuju pada sosok Gus Barra yang tampil bukan hanya sebagai kepala daerah, melainkan juga pemimpin umat. Kehadiran Gus Barra meneguhkan keyakinan bahwa pemerintah daerah bersama BAZNAS mampu menghadirkan solusi ekonomi yang adil, amanah, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Bantuan ini bukan sekadar angka rupiah, tetapi simbol semangat baru. Dengan masjid sebagai pusat ekonomi umat, Mojokerto siap melahirkan generasi jamaah yang mandiri, produktif, dan sejahtera,” pungkas Gus Barra seperti dikutip dari Web resmi Baznas Kabupaten Mojokerto. sumber : https://kabmojokerto.baznas.go.id/
BERITA24/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Sinergi Kuat: BAZNAS Barru Perpanjang Kerjasama Strategis dengan BPJSTK dan Pemkab untuk Perlindungan Tenaga Kerja
Sinergi Kuat: BAZNAS Barru Perpanjang Kerjasama Strategis dengan BPJSTK dan Pemkab untuk Perlindungan Tenaga Kerja
Barru – BAZNAS Kabupaten Barru kembali meneguhkan langkah strategis dengan memperpanjang kerjasama bersama BPJSTK (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja) dan Pemerintah Kabupaten Barru, Selasa (23/9/2025), di ruang data Pemkab Barru. Kolaborasi ini merupakan perpanjangan kedua yang bertujuan memperkuat perlindungan sosial bagi tenaga kerja di Kabupaten Barru, khususnya pekerja rentan. Hingga saat ini, BAZNAS Barru telah memberikan perlindungan kepada 2.901 tenaga kerja melalui 41 akun aktif, dan berkomitmen memperluas cakupan agar semakin banyak pekerja mendapatkan jaminan sosial. Kerjasama strategis ini bukan hanya agenda lokal, melainkan bagian dari visi besar Presiden RI: Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045. Visi itu diwujudkan melalui 8 misi utama (Asta Cita), salah satunya menekankan pentingnya pembangunan manusia, peningkatan kesejahteraan, serta perlindungan tenaga kerja. Ketua BAZNAS Barru, Drs. H. La Minu Kalibu, M.Si, menegaskan perlunya sinergi lintas sektor untuk mencapai tujuan tersebut. “Perlindungan pekerja adalah investasi jangka panjang. Kami berharap Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Barru dapat mengurai segmen tenaga kerja, baik formal maupun informal, agar bisa dimasukkan dalam program ini. Dengan begitu, cakupan perlindungan sosial semakin luas, dan visi Indonesia Emas 2045 bisa kita wujudkan bersama,” jelasnya. Dalam pembahasan draft kerjasama, hadir berbagai pihak seperti Dinas Tenaga Kerja, analis hukum, analis kebijakan, hingga bagian pemerintahan. Keterlibatan lintas dinas ini menunjukkan bahwa perlindungan tenaga kerja bukan hanya tugas satu lembaga, melainkan agenda bersama bangsa. BAZNAS Barru melihat zakat bukan semata kewajiban umat Islam, tetapi juga instrumen keadilan sosial yang dapat bersinergi dengan program pemerintah. Dengan integrasi ini, zakat menjadi bagian dari upaya kolektif membangun masyarakat yang lebih adil, sejahtera, dan berdaya saing. “Kerjasama ini adalah bukti bahwa zakat bisa berjalan seiring dengan program jaminan sosial negara. BAZNAS ingin menjadi mitra terpercaya pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan perlindungan tenaga kerja yang adil, transparan, dan berkelanjutan,” pungkas La Minu Kalibu. Sumber : https://kabbarru.baznas.go.id/
BERITA23/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Sulut 61 Tahun: Amanah Baru, Semangat Bersinergi untuk Daerah yang Maju dan Bermartabat
Sulut 61 Tahun: Amanah Baru, Semangat Bersinergi untuk Daerah yang Maju dan Bermartabat
MANADO – Gerimis yang turun di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Selasa (23/9), tak mampu memadamkan semangat ribuan pasang mata yang menyaksikan peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 Provinsi Sulawesi Utara. Upacara berlangsung khidmat, dipimpin langsung oleh Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dengan didampingi Wakil Gubernur Victor Mailangkay. Momen kali ini terasa istimewa. Untuk pertama kalinya, peringatan HUT Provinsi Sulawesi Utara digelar di bawah kepemimpinan pasangan Gubernur Yulius dan Wagub Victor. “Saya merasa HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Utara sangat spesial. Ini ulang tahun pertama di bawah kepemimpinan kami, sebuah amanah besar yang akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegas Gubernur Yulius, disambut tepuk tangan hadirin. Ia menegaskan visi pembangunan daerah: Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan. Visi ini diperkuat dengan delapan misi Asta Cita, 17 program unggulan, dan 45 program strategis yang disiapkan dengan arah kebijakan spesifik serta target terukur. “Inilah kompas pembangunan Sulawesi Utara, agar seluruh energi masyarakat bersatu menuju masa depan yang lebih baik,” katanya penuh keyakinan. Tak hanya dari pemerintah, semangat peringatan ini juga mendapat resonansi dari berbagai elemen masyarakat. Pimpinan BAZNAS Kabupaten Minahasa menyampaikan harapan besar agar HUT ke-61 Sulut menjadi momentum mempererat sinergi dan menebar manfaat nyata bagi rakyat. “Atas nama keluarga besar BAZNAS Kabupaten Minahasa, kami mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-61 Provinsi Sulawesi Utara. Semoga Sulawesi Utara terus menjadi tanah yang diberkahi, maju dalam pembangunan, sejahtera bagi masyarakatnya, dan tetap menjadi rumah penuh toleransi, kerukunan, serta kedamaian. Kami siap berkontribusi melalui penguatan zakat, infak, dan sedekah untuk pemberdayaan umat serta mendukung terwujudnya Sulawesi Utara yang hebat dan bermartabat,” ungkap pimpinan BAZNAS Minahasa. HUT ke-61 ini bukan sekadar selebrasi seremonial. Ia adalah momentum refleksi dan komitmen: bagaimana seluruh komponen masyarakat—pemerintah, lembaga, organisasi, hingga warga biasa—bersatu menunaikan perannya. Visi besar “Sulut Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan” hanya bisa terwujud jika semua tangan bergandengan dan semua hati bergerak dalam harmoni. Sulut kini memasuki usia matang. Dan pada usia inilah, Sulut ditantang untuk melahirkan karya yang lebih besar, langkah yang lebih kokoh, dan warisan yang lebih berharga bagi generasi mendatang.
BERITA23/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Banyuwangi Jadi Laboratorium Zakat: BAZNAS Luncurkan Balai Ternak, Zmart, dan Ambulance Madani
Banyuwangi Jadi Laboratorium Zakat: BAZNAS Luncurkan Balai Ternak, Zmart, dan Ambulance Madani
Senin (22/09/2025), Kabupaten Banyuwangi menjadi saksi lahirnya tiga inovasi pemberdayaan umat. BAZNAS RI meluncurkan Balai Ternak, Zmart, dan Ambulance Madani—sebuah rangkaian program yang membuktikan bahwa zakat, bila dikelola dengan profesional, dapat menjelma menjadi mesin penggerak ekonomi rakyat sekaligus jaring pengaman sosial. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan pernyataan yang menggema: “Alhamdulillah, hari ini zakat benar-benar hadir untuk negeri. Balai Ternak, Zmart, dan Ambulance Madani bukan sekadar bantuan, tapi ikhtiar besar menjadikan mustahik berdaya, hingga suatu saat mereka berubah menjadi muzaki.” Ucapan itu bukan retorika kosong. Balai Ternak memberi harapan bagi 20 peternak kecil untuk lepas dari jerat kemiskinan melalui pembibitan dan pendampingan intensif. Zmart, yang menyasar 50 warung mikro, melampaui sekadar modal; ia menghadirkan branding, renovasi, hingga digitalisasi rantai pasok—mendorong warung tradisional menjadi pemain baru di era modern. Sementara itu, Ambulance Madani Gratis (AMBUMANIS) menghadirkan napas segar bagi warga pelosok: akses kesehatan darurat tanpa biaya. Bupati Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, mengakui tantangan di kabupaten terluas di Jawa Timur ini. “Pelayanan publik di wilayah luas dan kompleks seperti Banyuwangi memang berat. Karena itu, kehadiran program BAZNAS adalah bukti nyata kolaborasi yang mempercepat pengentasan kemiskinan dan mendorong ekonomi kerakyatan,” katanya. Nada optimisme yang sama juga datang dari Kepala Unit Usaha Syariah PT PNM, Tunas Haryanto. “Ini bukan sekadar bantuan, melainkan kolaborasi strategis. Ambulance Madani memperluas akses layanan kesehatan, sementara Zmart menguatkan daya saing warung rakyat di era digital,” ujarnya. Namun, inti dari seluruh gebrakan ini sesungguhnya satu: kepercayaan publik. Banyuwangi menjadi panggung demonstrasi bahwa zakat yang dihimpun masyarakat tidak menguap di meja birokrasi, melainkan turun menjadi sapi, warung, dan ambulans yang benar-benar dirasakan manfaatnya. Di balik seremoni itu, BAZNAS mengirim pesan tegas: zakat bukan hanya ritual individual, melainkan instrumen transformasi sosial. Jika publik menaruh kepercayaan penuh, zakat bisa menjelma menjadi kekuatan besar yang menyentuh akar persoalan kemiskinan. Peluncuran di Banyuwangi ini bukan akhir, melainkan awal. Sebuah laboratorium zakat yang kelak bisa menjadi model nasional: bagaimana dana umat yang dikelola amanah mampu menghadirkan kesejahteraan nyata.
BERITA22/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BAZNAS Luncurkan Beasiswa Cendekia Rusia 2025
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BAZNAS Luncurkan Beasiswa Cendekia Rusia 2025
Dari Mustahik Menjadi Muzaki, dari Nusantara Menembus Dunia Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali membuat gebrakan. Senin, 22 September 2025, melalui sebuah acara daring yang menghubungkan Jakarta–Moskow, BAZNAS meluncurkan Program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Rusia Tahun 2025. Program ini bukan sekadar distribusi dana pendidikan, melainkan strategi besar: mempersiapkan generasi emas Indonesia yang berdaya saing global, selaras dengan Asta Cita Presiden dan visi Indonesia Emas 2045. Acara yang dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Moskow, Prof. Dr. Khoirul Rosyadi, Ph.D., Deputi II BAZNAS, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., serta Dubes Rusia untuk Indonesia, H.E. Sergei Gennadievich Tolchenov ini sekaligus menjadi panggung inspirasi: zakat kini tidak lagi dipandang semata-mata ritual ibadah, tetapi motor penggerak peradaban. “Apa yang kita lakukan adalah meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia yang bertujuan memajukan umat ke depan.” Pernyataan Ketua BAZNAS RI, Kiai Noor, menohok kesadaran publik. Bahwa dana zakat, infak, dan sedekah tak hanya mampu menyelamatkan masyarakat miskin hari ini, tetapi juga bisa mencetak doktor, insinyur, ilmuwan, dan pemimpin dunia esok hari. Kiai Noor menegaskan, BAZNAS tak ingin program ini sekadar seremonial. “Artinya ada keberlanjutan. Anak-anak kita di Rusia ini hebat-hebat semua. Program ini tidak boleh berhenti,” tegasnya. Bahkan, ia mendorong terbentuknya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Rusia, agar mahasiswa dan alumninya kelak tidak hanya menerima, tetapi juga memberi. Data Atase Pendidikan KBRI Moskow, Prof. Khoirul Rosyadi, mengungkap fakta yang sering terabaikan. Saat ini ada 500–700 mahasiswa Indonesia di Rusia, dengan 299 mahasiswa baru yang berangkat tahun ini. Sebagian besar memang ditopang beasiswa dari Pusat Kebudayaan Rusia, namun tunjangan itu tak cukup untuk menutup kebutuhan harian di negeri beriklim ekstrem itu. Di titik inilah, Beasiswa BAZNAS tampil sebagai napas segar. “Beasiswa ini betul-betul memberi optimisme. Membantu mahasiswa kita untuk fokus pada studi, bukan hanya bertahan hidup,” ujar Khoirul. Deputi II BAZNAS, Dr. Imdadun Rahmat, menambahkan dimensi strategis yang lebih dalam. Program ini dirancang bukan sekadar memberi, tetapi mengubah status sosial. “Beasiswa ini bertujuan mengeluarkan mustahik dari kemiskinan dan menjadikannya muzaki. Para penerima kami yakini adalah orang istimewa yang akan memiliki high social impact. Setelah lulus, mereka akan membawa kemanfaatan bagi publik,” jelasnya. Dengan kata lain, beasiswa ini adalah investasi sosial jangka panjang. Dari zakat lahir ilmuwan. Dari zakat lahir pemimpin. Dari zakat lahir peradaban. Peluncuran BCB Rusia 2025 membuktikan satu hal penting: zakat adalah energi peradaban. Ia tidak berhenti pada amplop santunan, melainkan bertransformasi menjadi tiket pendidikan, peluang global, dan jembatan menuju kemajuan umat. Jika mahasiswa Indonesia di Rusia saja bisa merasakan manfaat zakat, maka publik di tanah air seharusnya tersadar: setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS bukan hanya meringankan beban, tapi juga mengguncang batas mimpi generasi bangsa. BAZNAS menunjukkan, mustahik bisa berubah menjadi muzaki. Dan bangsa Indonesia bisa melangkah tegap menuju 2045—bukan sekadar berharap, tapi berprestasi di panggung dunia.
BERITA22/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Zawa Funwalk 2025: Dari Jalan Raya ke Pemberdayaan, Zakat BAZNAS Tunjukkan Bukti Nyata
Zawa Funwalk 2025: Dari Jalan Raya ke Pemberdayaan, Zakat BAZNAS Tunjukkan Bukti Nyata
Di tengah riuh langkah ribuan peserta Zawa Funwalk 2025 di kawasan Car Free Day Jakarta, Minggu (21/9/2025), BAZNAS RI tampil bukan sekadar penggembira. Di bawah tema “Berkah Maulid Berdayakan Umat”, lembaga zakat nasional ini menggelar bukti nyata: zakat yang dikelola dengan amanah dapat berubah menjadi kekuatan ekonomi yang menghidupi. Melalui booth ZCoffee, 350 cangkir kopi hangat dibagikan kepada masyarakat, hasil panen petani binaan yang dulu hanya bermimpi masuk pasar kota besar. Sementara itu, 150 paket ZChicken ludes dalam hitungan menit, bukan sekadar santapan gratis, melainkan simbol program pemberdayaan ekonomi mustahik. Bahkan, 100 Paket Logistik Keluarga yang berisi bahan pokok dibagikan kepada mereka yang berhak, menegaskan misi zakat sebagai pengaman sosial. Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, yang hadir langsung, menohok dengan pernyataan lugas: “Kalau zakat dan wakaf dikelola secara berdaya, tak ada lagi orang miskin di Indonesia.” Bagi beliau, zakat bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi strategi ekonomi umat yang bisa meruntuhkan tembok kemiskinan struktural. Senada, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan partisipasi BAZNAS dalam Zawa Funwalk bukan basa-basi. “Kami ingin membuktikan, zakat itu bukan hanya ibadah personal. Ia adalah instrumen sosial-ekonomi yang menggerakkan. Produk yang kami hadirkan di CFD ini adalah hasil panjang pembinaan mustahik.” Pernyataan itu menyiratkan pesan penting: publik bisa percaya, dana zakat yang dititipkan ke BAZNAS tidak berhenti di angka dan laporan, melainkan menjelma menjadi kopi, ayam, dan sembako yang nyata dirasakan masyarakat. Zawa Funwalk 2025 pun bukan hanya parade langkah sehat, melainkan panggung syiar zakat produktif—mengedukasi publik, menumbuhkan kesadaran, sekaligus memperkuat keyakinan bahwa zakat, bila dikelola dengan benar, adalah energi perubahan sosial. Dengan 1.400 peserta yang ikut larut, acara yang diinisiasi Kementerian Agama RI ini menjadi lebih dari sekadar peringatan Maulid Nabi 1447 H/2026 M. Ia adalah laboratorium kepercayaan: semakin kuat publik menitipkan zakat pada lembaga resmi, semakin besar dampaknya pada keadilan sosial.
BERITA21/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Menyelamatkan Pekerja Rentan: BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan Bongkar Formalitas, Perluasan Perlindungan Jadi Keharusan
Menyelamatkan Pekerja Rentan: BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan Bongkar Formalitas, Perluasan Perlindungan Jadi Keharusan
JAKARTA – Apa artinya pembangunan ekonomi yang digembar-gemborkan, bila jutaan pekerja di jalanan, di pasar, hingga di ladang, tetap hidup tanpa perlindungan? Pertanyaan ini kembali menggema ketika BAZNAS RI bersama BPJS Ketenagakerjaan meluncurkan kembali program perlindungan pekerja rentan, Jumat (19/9), di Aula Achmad Subianto, Gedung BAZNAS RI, Jakarta. Target mereka tak main-main: 2 juta pekerja rentan bakal dijangkau. Angka ini baru 10 persen dari 27 juta pekerja rentan yang selama ini berjalan di pinggir jurang, tanpa jaminan sosial ketika sakit, cedera, atau kehilangan penghasilan. Deputi 1 BAZNAS RI, M. Arifin Purwakananta, mengingatkan betapa getirnya kenyataan. “Kami ingat sejak 2018, program ini lahir dari keprihatinan. Para pekerja yang kalau musim hujan tidak ada penghasilan, atau kalau sakit tidak terlindungi. Alhamdulillah, kerja sama ini berjalan dan memberi manfaat nyata,” katanya. Pandemi Covid-19 seakan menjadi alarm keras. Kelompok pekerja rentanlah yang paling dulu tumbang: kehilangan pekerjaan, jatuh sakit, dan tak punya sandaran. “Saat itu kita bersama Satgas Covid-19 membantu pekerja yang berjibaku siang malam. Kini kita kembali pada masalah utama: jutaan pekerja rentan yang harus dilindungi,” tegas Arifin. Pesan ini tajam: zakat, infak, dan sedekah tak boleh berhenti di masjid atau kotak amal. Ia harus mengalir menjadi jaring perlindungan sosial. Senada, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Eko Nugriyanto, menguak fakta telanjang: dari 144 juta angkatan kerja Indonesia, 60 juta adalah pekerja informal. Mereka inilah yang paling rentan. “Penghasilannya kecil, tak cukup untuk membayar iuran mandiri. Padahal mereka yang paling butuh perlindungan,” jelasnya. Program perlindungan ini bukan jargon kosong. Hingga kini, dari 9,9 juta peserta pekerja bukan penerima upah, manfaat yang telah dicairkan mencapai lebih dari Rp1,3 triliun. Bahkan 1.800 anak pekerja rentan sudah menerima beasiswa agar tetap bisa bersekolah. Tetapi jalan masih panjang. Eko mengingatkan, sinergi BAZNAS-BPJS Ketenagakerjaan hanyalah pintu awal. “Kami berharap semakin banyak pemerintah daerah, lembaga zakat, dan mitra filantropi ikut berkontribusi. Dengan kebersamaan, kita bisa melindungi lebih banyak pekerja rentan di seluruh Indonesia,” katanya.
BERITA19/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Gandeng IDEF, Zakat Jadi Mesin Baru Penggerak Ekonomi Syariah
BAZNAS Gandeng IDEF, Zakat Jadi Mesin Baru Penggerak Ekonomi Syariah
Jakarta – Zakat tak lagi hanya sebatas kewajiban ibadah. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI ingin menjadikannya sebagai instrumen ekonomi yang mampu menggerakkan kesejahteraan umat. Langkah ini semakin kokoh lewat kerja sama strategis dengan Yayasan Lembaga Pengembangan Ekonomi dan Keuangan (IDEF). Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada acara Tasyakuran Milad Satu Tahun Center for Sharia Economic Development (CSED) di Universitas Paramadina, Jakarta Timur, Kamis (18/9/2025). Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA menegaskan kolaborasi ini jadi tonggak baru. “BAZNAS berkomitmen menjadikan zakat bukan hanya sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen ekonomi. Bersama IDEF, langkah strategis ini bisa semakin luas,” kata Kiai Noor. Ia menekankan bahwa penguatan ekonomi syariah tak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan universitas, lembaga keuangan, hingga riset akademik menjadi kunci. “Keterlibatan banyak pihak adalah modal penting menghadapi dinamika global,” tambahnya. Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Rachbini menyoroti pentingnya peran kampus sebagai pusat riset. “Universitas bisa mendorong literasi dan inovasi kebijakan. Sinergi dengan BAZNAS dan IDEF akan membuat riset ekonomi syariah lebih berdampak langsung bagi masyarakat,” jelasnya. Hal senada disampaikan Pendiri IDEF, Fadhil Hasan. Ia menekankan agar kerja sama ini tidak berhenti di atas kertas. “Kami ingin memastikan MoU ini memberi manfaat nyata. Fokus kami menghadirkan solusi ekonomi syariah yang benar-benar dirasakan umat,” tegasnya. Data menunjukkan potensi zakat di Indonesia mencapai ratusan triliun rupiah per tahun, namun yang baru tergali masih sebagian kecil. Jika dikelola dengan strategi modern, zakat bisa menjadi mesin baru penggerak ekonomi syariah, mulai dari pemberdayaan UMKM, beasiswa, hingga perlindungan sosial. Kolaborasi BAZNAS–IDEF ini diharapkan memperkuat ekosistem tersebut, dengan melibatkan riset akademik, lembaga keuangan syariah, serta program konkret yang langsung menyentuh masyarakat.
BERITA18/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Sulut Cek Kapal Layanan Kesehatan di Dermaga Suzuki, Siap Layani Warga Sangihe-Talaud
BAZNAS Sulut Cek Kapal Layanan Kesehatan di Dermaga Suzuki, Siap Layani Warga Sangihe-Talaud
Manado, Dua unit Kapal Layanan Kesehatan Rumah Sehat BAZNAS resmi diperiksa langsung oleh pimpinan BAZNAS Sulawesi Utara bersama Pelaksana BAZNAS RI dari Divisi Kesehatan dan Divisi Pengendalian & Evaluasi. Pengecekan berlangsung di Dermaga Suzuki, Tombariri, Kabupaten Minahasa, Rabu (16/9/2025). Kapal khusus ini bukan kapal biasa. Didesain sebagai “rumah sakit mini terapung”, kapal layanan kesehatan BAZNAS dilengkapi dengan ruang perawatan dan fasilitas medis dasar. Kehadirannya ditujukan untuk menjangkau masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud—dua wilayah perbatasan yang kerap terkendala akses layanan medis. “Ini adalah bentuk nyata ikhtiar BAZNAS untuk memastikan bahwa hak masyarakat atas kesehatan tidak boleh terhalang jarak dan medan,” ungkap salah satu perwakilan dari Divisi Kesehatan BAZNAS RI usai pengecekan. Pengecekan menyasar aspek teknis kapal, mulai dari mesin, ruang perawatan, hingga kesiapan kru medis yang akan mengoperasikan layanan. Hasilnya, kapal dinyatakan siap menjalankan misi kemanusiaan untuk masyarakat pesisir dan pulau-pulau terluar. Langkah ini pun disambut positif. Kapal layanan kesehatan ini diharapkan menjadi jawaban atas persoalan klasik: masyarakat di wilayah kepulauan yang sakit sering harus menempuh perjalanan berjam-jam, bahkan berhari-hari, untuk mencapai layanan medis. Dengan adanya “Rumah Sehat Terapung” ini, pelayanan medis bisa langsung mendatangi warga—bukan sebaliknya. Inilah wujud nyata kontribusi BAZNAS dalam menghadirkan pelayanan kesehatan inklusif, merata, dan berkeadilan, terutama bagi mereka yang tinggal di garis depan NKRI.
BERITA17/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Menanti Kepastian Penyerahan Kapal Sehat BAZNAS: Antara Dermaga Megamas dan Suzuki
Menanti Kepastian Penyerahan Kapal Sehat BAZNAS: Antara Dermaga Megamas dan Suzuki
Manado, 16 September 2025 – BAZNAS Sulawesi Utara bersama Pelaksana BAZNAS RI dari Bidang Kesehatan serta Bidang Pengendalian & Evaluasi menggelar survei lapangan di dua titik strategis: Dermaga Megamas Manado dan Dermaga Suzuki, Tombariri, Minahasa. Survei ini menjadi bagian dari persiapan penyerahan dua unit Kapal Layanan Kesehatan Rumah Sehat BAZNAS untuk Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud. Kapal layanan ini bukan sekadar armada transportasi laut. Di dalamnya tersedia ruang perawatan dan fasilitas medis dasar yang dirancang untuk menjangkau masyarakat di kepulauan dan perbatasan—wilayah yang selama ini kerap tertinggal dalam akses kesehatan. Namun, prosesi penyerahan resmi kapal ini masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pimpinan BAZNAS RI. “Hari ini kami meninjau lokasi survei. Ada dua titik yang dipertimbangkan. Semuanya strategis, hanya tinggal menunggu keputusan pusat. BAZNAS RI is the best, luar biasa,” ujar Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutfia Alwi, SH., MH, saat meninjau langsung kawasan Megamas. Langkah ini memperlihatkan satu hal penting: BAZNAS tidak sekadar menyalurkan bantuan, tetapi merancang strategi agar setiap program menyentuh kebutuhan riil masyarakat. Dermaga Megamas, dengan letaknya yang representatif di pusat kota Manado, dinilai mampu memberikan sorotan publik yang lebih luas. Sementara Dermaga Suzuki di Minahasa dianggap lebih dekat dengan akses teknis operasional kapal.
BERITA16/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Maulid Mburi di Masjid Agung Kyai Modjo: Ambeng Jaton, Tradisi Makan Bersama yang Meruntuhkan Sekat
Maulid Mburi di Masjid Agung Kyai Modjo: Ambeng Jaton, Tradisi Makan Bersama yang Meruntuhkan Sekat
Tondano – Ratusan jamaah memadati ruang utama dan serambi Masjid Agung Al-Falah Kyai Modjo, Sabtu (13/9/2025). Mereka datang membawa ambeng—nampan besar berisi nasi, ayam kampung, ikan, telur, urap sayur, dan lauk khas Jawa Tondano. Seusai doa dan shalawat, seluruh ambeng diturunkan, lalu disantap bersama dalam suasana hangat. Inilah Maulid Mburi, tradisi penutup peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Jaton. Lebih dari sekadar ritual, ia adalah panggung kebersamaan. Di ruang masjid, jamaah duduk bersila mengitari ambeng. Kaya-miskin, pejabat-rakyat, tua-muda—semua mengambil dari nampan yang sama. Tidak ada sekat, hanya persaudaraan. “Ambeng itu lambang berbagi. Tradisi ini mengingatkan kita bahwa kebahagiaan justru tumbuh ketika kita duduk bersama dan saling berbagi,” ujar salah satu Pengurus Masjid Masjid Agung Al-Falah. Tradisi ini bukan hanya bagian dari syiar agama, tapi juga warisan budaya Jaton. Ambeng yang tersaji adalah simbol zakat sosial dalam bentuk paling sederhana: makanan yang dikumpulkan, dibagi, dan dinikmati bersama. Dari ambeng ke perut, dari perut ke hati—pesan Islam rahmatan lil ‘alamin terwujud nyata. BAZNAS melihat, apa yang diwariskan Jaton lewat Maulid Mburi selaras dengan misi zakat: mengikis ego, memperkuat ukhuwah, dan meneguhkan solidaritas. Di sinilah nilai keislaman bertemu dengan nilai kemanusiaan.
BERITA13/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Apresiasi Satgas Bannusia Lugri Garuda Merah Putih II, Tegaskan Komitmen Bantu Palestina
BAZNAS Apresiasi Satgas Bannusia Lugri Garuda Merah Putih II, Tegaskan Komitmen Bantu Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyambut kepulangan Satgas Bannusia Lugri Garuda Merah Putih II di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (13/9/2025). Misi penyaluran bantuan kemanusiaan ke Palestina melalui airdrop resmi selesai dilaksanakan. Acara penyambutan dipimpin langsung Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono, turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Kol. Caj (Purn.) Drs. Nur Chamdani dan KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA., CFRM., Dubes Palestina untuk Indonesia Dr. Zuhair S.M. Al-Shun, perwakilan Kedubes Mesir dan Yordania, serta pejabat terkait. “Alhamdulillah, Satgas Garuda Merah Putih II yang juga melibatkan personel BAZNAS sukses menyalurkan bantuan di Gaza. Ini adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang dititipkan kepada BAZNAS. InsyaAllah kami akan terus membuka jalan kebaikan bagi saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Nur Chamdani. Sebagai apresiasi, BAZNAS menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah personel Satgas dan mitra, termasuk Kolonel Pnb Puguh Yulianto, Letkol Cba Supriyanto, S.I.P., M.Si., Letkol Pnb Chandra Danang Jaya, serta media TVOne. Kasau menegaskan total bantuan yang didrop mencapai 91,4 ton atau 520 bakal, hasil kerja sama lintas lembaga: Kemenhan, Kemenlu, BAZNAS, dan TNI. “Ini bukti konsistensi bangsa Indonesia dalam solidaritas kemanusiaan untuk Gaza,” tegasnya. BAZNAS memastikan komitmen tetap berlanjut. Meski airdrop rampung, donasi masyarakat Indonesia akan terus disalurkan melalui jalur darat maupun cara lain yang memungkinkan.
BERITA13/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Meludan Mburi Jaton 2025: Buket Snack Jadi Simbol Syukur, Silaturahmi, dan Sedekah
Meludan Mburi Jaton 2025: Buket Snack Jadi Simbol Syukur, Silaturahmi, dan Sedekah
Tondano – Perayaan Meludan Mburi Jaton 2025 di Masjid Agung Al-Falah Kyai Modjo, Sabtu (3/2/2025), kembali menghadirkan suasana kebersamaan yang penuh makna. Tradisi tahunan ini menjadi wadah masyarakat untuk bersyukur, bersedekah, sekaligus mempererat silaturahmi. Salah satu yang menarik perhatian adalah partisipasi Angkatan 94/95, kumpulan ibu-bapak dengan sekitar 20 anggota. Mereka secara khusus merancang buket snack berbentuk kapal pinisi, dihiasi dengan berbagai macam jajanan, untuk dibawa ke Masjid Agung Al-Falah. Persiapan dilakukan dengan penuh semangat di salah satu rumah anggota. Kebersamaan terasa hangat ketika mereka berkumpul, merangkai, hingga menghias buket dengan penuh kreativitas. Dana untuk membuat buket terkumpul dari sumbangan sukarela anggota, sebagai bentuk sedekah yang diniatkan untuk memuliakan perayaan Meludan Mburi. Saleh Salamung menyampaikan rasa syukurnya, “Kami sangat senang bisa berbagi lewat tradisi ini. Selain itu, kegiatan ini membuat kami bisa bertemu teman seangkatan, mempererat silaturahmi, dan berkumpul sambil merancang buket. Suasananya sangat menyenangkan.” Tidak hanya Angkatan 94/95, berbagai kelompok ibu-ibu lain, pemuda, remaja, hingga taman pengajian juga ikut memeriahkan dengan membawa buket kreasi masing-masing. Ribuan snack yang dirangkai menjadi buket beraneka bentuk dipastikan akan membuat perayaan Meludan Mburi tahun ini lebih semarak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tradisi Meludan Mburi bukan sekadar ajang perayaan, tetapi juga bentuk dakwah sosial yang mengajarkan nilai kepedulian. Ia menumbuhkan kesadaran bahwa kebersamaan harus diiringi dengan semangat berbagi. Sedekah yang terkandung dalam setiap buket menjadi simbol kepedulian terhadap sesama, sekaligus wujud syukur kepada Allah SWT.
BERITA13/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Ivan Gunawan, Hijab, dan Rp2 Miliar untuk Palestina: Dari Catwalk ke Medan Kemanusiaan
Ivan Gunawan, Hijab, dan Rp2 Miliar untuk Palestina: Dari Catwalk ke Medan Kemanusiaan
Kairo – Desainer sekaligus figur publik Ivan Gunawan meninjau langsung bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina di Kairo, Mesir, bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Ivan menyampaikan rasa syukur bisa ikut serta dan menyaksikan proses distribusi bantuan bagi warga Palestina. “Saya berdiri di sini atas nama kemanusiaan. Gerakan Love, Hope for Humanity lahir dari brand saya, Mandjha Ivan Gunawan. Event ini pertama kali digelar pada akhir Juni lalu dan Alhamdulillah mendapat sambutan luar biasa. Hingga akhir Juli, terkumpul donasi Rp2 miliar yang kemudian disalurkan melalui BAZNAS untuk membantu Palestina,” kata Ivan saat kunjungan di Kairo, Rabu (10/9/2025). Dana tersebut terhimpun berkat partisipasi para wanita Mandjha yang ikut berdonasi, baik secara langsung maupun lewat pembelian koleksi hijab bertema Palestina. Sebagian keuntungan penjualan disumbangkan untuk Palestina. “Saya berterima kasih kepada seluruh wanita Mandjha yang sudah berdonasi untuk Palestina. Ketika saya datang ke Mesir dan melihat kondisi para korban, hati saya benar-benar terenyuh. Lewat karya, saya ingin berbagi dengan saudara-saudara kita di Palestina, semoga bantuan ini sedikit meringankan penderitaan mereka,” ucap Ivan. Dalam kesempatan itu, Ivan juga mengunjungi rumah sakit untuk bertemu pengungsi Palestina, serta melihat gudang penyimpanan bantuan pangan yang akan dikirim ke Gaza. Ia bahkan ikut membantu proses pengemasan paket bantuan. “Ini pengalaman luar biasa. Saya ikut membantu packing dan sangat terharu melihat betapa banyak isi satu kotak bantuan untuk satu keluarga. Saya berharap keluarga di Gaza bisa sedikit terbantu,” ujar Ivan. Ivan juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS yang memfasilitasi penyaluran bantuan. Ia berencana melanjutkan gerakan kemanusiaan lewat berbagai kegiatan bersama brand Mandjha. “Terima kasih untuk BAZNAS, dan insya Allah dari brand Mandjha akan ada event-event selanjutnya. Event yang lebih seru sehingga customer Mandjha semakin banyak yang bisa ikut berpartisipasi,” kata Ivan. Sementara itu, Direktur Pengumpulan BAZNAS RI, Faisal Qosim, menegaskan kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab BAZNAS menyampaikan amanah masyarakat Indonesia untuk Palestina. “BAZNAS bekerja sama dengan brand Mandjha dari Ivan Gunawan untuk membantu masyarakat Palestina. Hari ini kita bersama-sama hadir langsung di Mesir, di titik-titik pendistribusian, sebagai amanah dari masyarakat Indonesia,” ujar Faisal. Faisal menambahkan, peninjauan lapangan penting agar distribusi bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran. Selain gudang logistik, tim juga mengunjungi beberapa titik pengungsian warga Palestina di Mesir. “Kami mohon doanya, semoga semua amanah ini sampai ke saudara-saudara kita di Palestina dengan baik, tepat sasaran, dan membawa keberkahan dari Allah SWT bagi mereka dan kita semua,” pungkas Faisal.
BERITA12/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Setelah Meludan Wengi, Warga Jaton Bersiap Gelar Meludan Mburi
Setelah Meludan Wengi, Warga Jaton Bersiap Gelar Meludan Mburi
Tondano – Usai perayaan Mauludan Wengi yang berlangsung penuh khidmat, masyarakat Jawa Tondano (Jaton) kembali akan melanjutkan rangkaian tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW dengan pelaksanaan Meludan Mburi. Informasi resmi disampaikan melalui akun media sosial Masjid Agung Al-Falah Tondano. Lurah Kampung Jawa, Hidayat Nurhamidin, yang didampingi Ketua Badan Takmir Masjid (BTM) dan Imam Besar Masjid Agung Al-Falah, menegaskan bahwa Meludan Mburi akan digelar pada Sabtu, 13 September 2025. “Kami berharap seluruh masyarakat dapat hadir dan berpartisipasi dengan membawa ambeng atau buket sebagai bagian dari tradisi kebersamaan ini. Seperti pada meludan awal, mari kita jaga semangat partisipasi agar syiar Maulid ini tetap hidup dan penuh keberkahan, insyaAllah,” ujar Nurhamidn. Berbeda dengan Mauludan Wengi yang diisi dengan sholawat Djowo, doa, dan kenduren malam hari, Meludan Mburi dilaksanakan setelahnya sebagai wujud puncak syukur dan sedekah bersama. Ambeng atau buket—tumpeng dengan lauk pauk khas Jaton—menjadi simbol kegotongroyongan sekaligus pengikat persaudaraan antarwarga. Lebih dari sekadar tradisi, Meludan Mburi adalah ruang sosial-keagamaan yang menyatukan seluruh lapisan masyarakat. Dari anak-anak hingga orang tua, semua dilibatkan agar nilai-nilai keislaman dan budaya leluhur tetap terjaga. Tradisi ini mengajarkan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum memperkuat akhlak, silaturahmi, dan kepedulian. Dengan melestarikan Meludan Mburi, masyarakat Jaton menjaga warisan spiritual sekaligus mempertegas identitas Islam yang ramah, inklusif, dan penuh makna.
BERITA11/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Tiga Siswa MTs Plus Tarbiyah Tondano Ikuti Olimpiade Madrasah Indonesia Tingkat Kabupaten Minahasa
Tiga Siswa MTs Plus Tarbiyah Tondano Ikuti Olimpiade Madrasah Indonesia Tingkat Kabupaten Minahasa
Minahasa – Siswa MTsS Plus Tarbiyah Tondano ambil bagian dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Minahasa yang digelar di MIN 1 Minahasa, Kamis (11/9/2025). Dalam ajang kompetisi mata pelajaran IPA tersebut, tiga siswa MTs Plus Tarbiyah Tondano turut berkompetisi, yakni Syafa Shalsabila Kiaydemak, Almighdad Buchari, dan Diandra. Ketiganya hadir bersama Kepala Madrasah, guru pembimbing, dan bendahara sekolah. Kepala Sekolah MTS Fitriawati Lababa, M.Pd melaui Guru pembimbing IPA, Farida Basia, mengatakan bahwa partisipasi siswa dalam OMI merupakan kesempatan berharga untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukur kualitas pembelajaran madrasah. “Kami berharap anak-anak bisa mengikuti kegiatan ini dengan lancar dan meraih hasil terbaik. Yang terpenting, mereka berani tampil dan berkompetisi dengan penuh percaya diri,” kata Farida. Ajang OMI sendiri menjadi salah satu program penting Kementerian Agama untuk memacu prestasi akademik siswa madrasah di seluruh Indonesia.
BERITA11/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Pimpinan BAZNAS RI: UPZ Punya Peran Strategis Dukung Visi Indonesia 2045
Pimpinan BAZNAS RI: UPZ Punya Peran Strategis Dukung Visi Indonesia 2045
Bogor - Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menegaskan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) memiliki posisi penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Zakat kini masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) 2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 sebagai bagian dari keuangan sosial syariah. “Ini capaian besar. Dulu zakat belum masuk dalam narasi kebijakan nasional, padahal nilainya triliunan rupiah. Sekarang negara mengakuinya,” kata Saidah dalam Rakernas UPZ BAZNAS di Bogor, Selasa (9/9/2025). Menurutnya, pengakuan tersebut menjadi tonggak penting karena dana zakat tetap aman secara syariah, namun memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. BAZNAS pun berkomitmen menyelaraskan program dengan prioritas pemerintah, termasuk ketahanan pangan, program makan bergizi gratis (MBG), pendidikan, kesehatan, serta penguatan desa, koperasi, dan UMKM. Saidah menyebutkan sejumlah contoh praktik baik UPZ di lapangan, seperti UPZ Telkom yang mengelola lumbung pangan dan balai ternak di Mojokerto, serta UPZ BRIN yang mengembangkan ekosistem pangan berbasis riset. Di bidang pendidikan, UPZ juga banyak menyalurkan beasiswa, salah satunya BSI Scholarship yang menjangkau ribuan penerima. “UPZ bisa menjadi penyedia bahan pokok untuk program MBG, misalnya telur, susu, ikan, beras, atau sayuran dari UMKM binaan. Jadi zakat bukan hanya soal gizi anak sekolah, tapi juga membuka pasar bagi mustahik,” jelasnya. Di bidang kesehatan, kontribusi UPZ sudah terlihat melalui layanan ambulans, penanganan stunting, hingga pembangunan fasilitas kesehatan. Bahkan BAZNAS menyiapkan Kapal Klinik untuk melayani masyarakat perbatasan di Sangihe dan Talaud. Saidah juga menekankan peran zakat dalam RPJMN 2025–2029. Zakat ditempatkan sebagai instrumen pengentasan kemiskinan, pengurangan kesenjangan, pembiayaan nonpublik yang inklusif, hingga blended financing untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. “Zakat bukan sekadar ibadah personal, tapi instrumen pembangunan sosial-ekonomi bangsa. Kerja keras UPZ adalah harapan para mustahik sekaligus kontribusi nyata bagi Indonesia yang mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.
BERITA10/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Pimpinan BAZNAS RI Dorong Optimalisasi SIMBA untuk Transparansi Zakat
Pimpinan BAZNAS RI Dorong Optimalisasi SIMBA untuk Transparansi Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendorong Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di seluruh daerah memaksimalkan penggunaan SIMBA (Sistem Informasi Manajemen BAZNAS) sebagai alat pencatatan harian zakat, infak, dan sedekah. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. H.M. Nadratuzzaman Hosen, menegaskan SIMBA bukan sekadar aplikasi, melainkan fondasi transparansi dan akuntabilitas. “Dengan SIMBA, laporan lebih cepat, real-time, dan muzaki bisa menelusuri jejak zakatnya. Kepercayaan publik otomatis meningkat,” ujarnya dalam Rapat Kerja Nasional UPZ BAZNAS dan UPZ Award 2025 di Bogor, Selasa (9/9). Prof Nadra juga menekankan pentingnya UPZ memahami cara kerja SIMBA. Ia membuka ruang masukan agar fitur aplikasi terus disempurnakan. “BAZNAS berkomitmen melakukan modernisasi berkelanjutan dengan dukungan tim IT. Aplikasi ini harus nyaman, efisien, dan aman,” katanya. Selain sebagai pencatat transaksi, SIMBA memiliki sejumlah fungsi strategis: pusat data zakat nasional, instrumen pembuatan dan evaluasi RKAT, basis laporan pertanggungjawaban keuangan, integrasi dengan Direktorat Jenderal Pajak untuk bukti setor zakat. “Selama ini bukti setor zakat sering dipertanyakan di kantor pajak. Dengan SIMBA, semua data valid, transparan, dan bisa diverifikasi,” jelasnya. Ia menutup dengan pesan agar UPZ serius mengoptimalkan aplikasi tersebut. “SIMBA harus benar-benar dimanfaatkan, supaya zakat, infak, dan sedekah dikelola lebih profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi umat,” tegasnya.
BERITA10/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Minahasa Pasang Internet Indihome 50 MB: Transparansi dan Edukasi untuk Umat
BAZNAS Minahasa Pasang Internet Indihome 50 MB: Transparansi dan Edukasi untuk Umat
Tondano, 10/9/2025– Sebuah langkah penting dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Minahasa dengan terpasangnya layanan internet Indihome berkecepatan 50 MB di kantor BAZNAS. Kehadiran fasilitas ini bukan hanya sekadar penunjang kerja, tetapi menjadi pintu gerbang baru bagi keterbukaan, pelayanan modern, dan edukasi umat. Wakil Ketua IV BAZNAS Minahasa Sahlan Kokalo dalam pernyataannya menegaskan: “Alhamdulillah, pemasangan internet ini adalah bentuk komitmen BAZNAS Minahasa untuk semakin transparan, akuntabel, sekaligus dekat dengan masyarakat. Dengan adanya akses internet yang memadai, seluruh aktivitas BAZNAS dapat dipantau langsung oleh umat melalui website resmi https://kabminahasa.baznas.go.id/ maupun media sosial BAZNAS Minahasa seperti Facebook, TikTok, dan YouTube. Kami ingin masyarakat, khususnya umat Muslim di Minahasa, turut serta mengawal, mendukung, dan menyebarluaskan informasi kebaikan dari setiap program zakat, infak, dan sedekah.” Internet ini bukan hanya mempermudah administrasi internal, tetapi juga membuka ruang edukasi digital. Kini masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi kegiatan BAZNAS, mulai dari penyaluran bantuan, pemberdayaan mustahik, hingga agenda-agenda keagamaan sesuai tupoksi BAZNAS. Bahkan, telah dibentuk tim media khusus yang bertugas meliput dan mendokumentasikan setiap aktivitas agar tersaji secara cepat, akurat, dan dapat diakses oleh publik. Langkah ini diharapkan menjadi gerakan bersama. Setiap masyarakat tidak hanya berperan sebagai penerima informasi, tetapi juga dapat menjadi penyampai kabar kebaikan dengan membagikan ulang konten BAZNAS di media sosial. Dengan begitu, dakwah sosial melalui zakat dan program pemberdayaan bisa menjangkau lebih luas, menumbuhkan kesadaran, dan menguatkan semangat kebersamaan. Ucapan terima kasih yang mendalam disampaikan kepada Pimpinan Telkomsel Tondano yang telah memberikan dukungan penuh atas pemasangan internet ini. Fasilitas tersebut merupakan hasil tindak lanjut usulan BAZNAS Minahasa beberapa waktu lalu, yang disampaikan setelah memperoleh dana hibah dari Kementerian Agama RI. “Kami berharap, dengan adanya fasilitas internet ini, BAZNAS Minahasa semakin dipercaya dan dicintai umat. Mari bersama-sama menjadikan BAZNAS bukan hanya lembaga pengelola zakat, tetapi juga pusat gerakan sosial keumatan yang modern, profesional, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Wakil Ketua IV Baznas Minahasa.
BERITA10/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat