Berita Terbaru
BAZNAS RI Dorong Kepemimpinan Adaptif, Jawab Tantangan Zakat di Era Modern
Jakarta - Mengelola zakat di era modern bukan hanya soal menghimpun dan menyalurkan dana, tapi juga tentang bagaimana sebuah lembaga mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman. Inilah pesan utama yang ditegaskan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam forum Management Upgrade bertema "Penerapan Gaya Kepemimpinan" di Jakarta, Kamis (21/8/2025).
Acara yang digelar Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui YouTube BAZNAS TV ini menghadirkan Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, sebagai narasumber.
Menurut Nadratuzzaman, kepemimpinan adaptif adalah kunci untuk memperkuat tata kelola zakat. “Dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah, pemimpin harus bisa menyesuaikan diri dengan situasi. Kadang harus tegas, kadang inspiratif, kadang memberi ruang partisipasi. Keseimbangan inilah yang akan membuat BAZNAS mampu menjalankan mandat negara dan menjaga amanah umat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat enam model kepemimpinan yang bisa diterapkan sesuai konteks:
Transformasional – mendorong inovasi, termasuk digitalisasi zakat, sekaligus memotivasi amil untuk bekerja dengan visi besar.
Delegatif – memberi ruang bagi setiap individu untuk bekerja sesuai kapasitasnya, sehingga potensi tim bisa lebih optimal.
Transaksional – menekankan penghargaan dan sanksi berdasarkan kinerja agar target penghimpunan dan penyaluran zakat tercapai.
Demokratis – membuka ruang diskusi dan kolaborasi dalam pengambilan keputusan strategis.
Otokratis – dibutuhkan saat kondisi darurat, misalnya saat menyalurkan bantuan bencana yang memerlukan keputusan cepat.
Karismatik – mengandalkan keteladanan, integritas, dan kepribadian pemimpin untuk membangun kepercayaan publik.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal gaya, tapi juga tentang komunikasi yang meyakinkan. “Seorang pemimpin harus bisa menggerakkan tim internal sekaligus menjalin kepercayaan dengan mitra eksternal,” kata Nadratuzzaman.
BERITA22/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Minahasa Jalin Silaturahmi ke Masjid Al-Hijrah Rinegetan Tondano
Minahasa – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Minahasa menggelar silaturahmi ke Masjid Al-Hijrah, Kelurahan Rinegetan, Tondano, Kamis 21/8/2025. Kunjungan ini diwakili oleh Wakil Ketua I BAZNAS Minahasa, Joko Winjaya, bersama Wakil Ketua IV, Muhamad Sahlan Kokalo.
Agenda silaturahmi ini tidak sekadar menjalin kedekatan dengan pengurus masjid, melainkan juga menjadi ruang sosialisasi penggunaan Web Masjid (https://menara.baznas.go.id/), fasilitas digital yang akan difasilitasi BAZNAS. Web Masjid ini dirancang untuk mendukung transparansi, kemandirian, dan akuntabilitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
“BAZNAS ingin memastikan bahwa pengelolaan zakat di masjid-masjid semakin kuat, transparan, dan dipercaya umat. Dengan adanya Web Masjid, laporan keuangan dan distribusi zakat bisa lebih mudah diakses jamaah, sekaligus menjadi sarana dakwah dan pelayanan umat,” ujar Wakil Ketua IV BAZNAS Minahasa dalam sambutannya.
Pengurus Masjid Al-Hijrah menyambut baik inisiatif ini. Ketua Badan Takmir Masjid (BTM) Ibrahim menyampaikan apresiasi dan berharap semakin banyak jamaah yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Masjid Al-hijrah . “Semoga makin banyak jamaah yang sadar bahwa zakat dan infak yang dititipkan di UPZ akan disalurkan dengan amanah dan penuh tanggung jawab,” ucapnya.
Silaturahmi ditutup dengan penyerahan bantuan UPZ Masjid kepada tiga orang mustahik, masing-masing menerima satu karung beras.
Lebih jauh, BAZNAS Minahasa menegaskan bahwa amanah sebagai amil bukanlah sekadar tugas, melainkan sebuah kebanggaan. Ada lima rasa yang senantiasa hidup dalam diri pengurus UPZ:
Rasa bangga, karena dipercaya jamaah untuk mengelola zakat—sebuah amanah yang tidak semua orang bisa pegang.
Rasa bahagia, sebab menjadi jalan pahala ketika zakat, infak, dan sedekah sampai kepada yang berhak.
Rasa syukur, karena bisa menyaksikan langsung manfaat zakat yang membantu fakir miskin, anak yatim, orang sakit, hingga pelaku usaha kecil.
Rasa senang, karena menjadi pelayan umat, bukan sekadar pengelola dana, tapi sahabat bagi jamaah.
Rasa bangga kedua, sebab UPZ adalah ujung tombak perjuangan besar BAZNAS dalam menghadirkan kesejahteraan umat di Minahasa.
BAZNAS Minahasa berharap semangat ini akan terus tumbuh di setiap UPZ, sehingga zakat benar-benar hadir sebagai solusi sosial yang membawa berkah bagi seluruh lapisan masyarakat.
BERITA22/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BTM Masjid Alhijrah Evaluasi Program UPZ, Salurkan Bantuan kepada Mustahik
Minahasa – Badan Takmir Masjid (BTM) Alhijrah Renegetan, Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, menggelar evaluasi kinerja Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada Jumat (21/8) malam. Evaluasi ini dilakukan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas terhadap berbagai program sosial yang telah dijalankan dalam beberapa bulan terakhir.
Ketua BTM Masjid Alhijrah, Ibrahim Hamid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa UPZ Alhijrah telah menjalankan sejumlah program berbasis zakat produktif yang menyasar para mustahik (penerima zakat) yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, melalui SK yang telah dikeluarkan oleh Baznas Kabupaten Minahasa, UPZ Alhijrah telah melaksanakan beberapa program selama beberapa bulan terakhir. Di antaranya adalah zakat produktif yang membantu para tukang ojek yang tidak memiliki kendaraan, pedagang kecil yang kekurangan modal, hingga bantuan kesehatan bagi mustahik yang sakit,” ungkap Ibrahim.
Salah satu bentuk nyata dari program ini adalah pemberian bantuan kendaraan bagi tukang ojek agar bisa kembali mencari nafkah, serta bantuan bahan pokok untuk pedagang kecil yang kesulitan berjualan di pasar. Tak hanya itu, para mustahik yang sedang mengalami sakit atau kesulitan ekonomi juga menerima bantuan sembako berupa beras dan kebutuhan pokok lainnya.
“Pada malam ini, kami kembali menyalurkan bantuan kepada tiga mustahik. Salah satunya adalah seorang bapak yang biasa berdagang namun kini sedang sakit. Kami bantu dengan sembako untuk kebutuhan harian. Dua mustahik lainnya juga menerima bantuan serupa,” tambah Ibrahim.
Ia pun mengajak seluruh jamaah Masjid Alhijrah untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan UPZ melalui infak dan sedekah.
“Insya Allah, ke depan kami berharap seluruh jamaah dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ ini. Semoga kami juga bisa menjalin sinergi lebih kuat lagi dengan Baznas Minahasa dalam membantu umat,” harapnya.
Baznas Minahasa Apresiasi Kinerja UPZ Alhijrah
Dalam kegiatan evaluasi tersebut, turut hadir jajaran pengurus BTM, Ketua Majelis Taklim Alhijrah Hj. Linda Samiun, S.Pd, Imam Masjid Alhijrah Kiki Palamani, Sekretaris UPZ Samsul Arif, Bendahara UPZ Alhijrah Junaidi Mato, serta Jamaah Masjid Al Hijrah Rinegetan.
Baznas Minahasa yang diwakili oleh Ketua I Joko Winjaya dan Wakil Ketua IV memberikan apresiasi atas kinerja UPZ Alhijrah.
Wakil Ketua IV Baznas Minahasa Muhamad Sahlan Kokalo dalam sambutannya mewakili Ketua Baznas Minahasa menyampaikan penghargaan atas kesungguhan BTM dan perangkat UPZ dalam menyalurkan zakat secara tepat sasaran dan penuh tanggung jawab.
Sementara itu, Wakil Ketua I Baznas Minahasa, Joko Winjaya, menyampaikan harapannya agar sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat.
“Kami berharap, ke depan program-program seperti ini dapat diperluas dan dikembangkan, serta semakin banyak mustahik yang terbantu. Kami siap memberikan bimbingan dan arahan teknis agar pengelolaan zakat di lingkungan masjid semakin optimal,” tuturnya.
Kegiatan ini menjadi cerminan bagaimana lembaga zakat di tingkat masjid mampu menjadi penggerak pemberdayaan ekonomi umat dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA21/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Perkuat Sinergi CSR untuk Pengentasan Kemiskinan
JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan pentingnya potensi besar Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia yang diperkirakan mencapai Rp80 triliun. Potensi ini dinilai bisa menjadi kekuatan tambahan untuk memperkuat dana sosial keagamaan (ZIS-DSKL) dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.
Hal ini mengemuka dalam BAZNAS Development Forum yang digelar di Gedung BAZNAS Institute, Jakarta, Selasa (19/8/2025). Forum tersebut dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Deputi I Bidang Pengumpulan, H. M. Arifin Purwakananta, Direktur Pengumpulan Badan, H. Faisal Qosim, serta Direktur Pengumpulan Perorangan, H. Fitriansyah Agus Setiawan.
Dalam sambutannya, Rizaludin Kurniawan menegaskan bahwa BAZNAS hadir bukan semata-mata untuk meminta bantuan kepada perusahaan, tetapi membangun kemitraan strategis. “Semangat kita adalah bagaimana BAZNAS bisa menjadi mitra terbaik perusahaan dalam menjalankan CSR. Kita bukan meminta-minta, melainkan hadir sebagai mitra bisnis yang memberikan pelayanan, pengalaman, dan perubahan nyata. Orientasi kita adalah membantu perusahaan mencapai target sosialnya sekaligus memberi dampak nyata bagi mustahik,” ujarnya.Rizaludin menambahkan, perusahaan memiliki banyak alasan untuk mempercayakan pengelolaan CSR maupun zakat perusahaannya melalui BAZNAS. Selain reputasi dan jaringan luas di masyarakat, BAZNAS juga mampu menghadirkan nilai tambah melalui program yang relevan. “BAZNAS bisa membantu penetrasi ke konsumen muslim, memfasilitasi promosi, hingga meng-customize program sesuai kebutuhan perusahaan. Bahkan, logo Taat Zakat yang melekat pada produk bisa menjadi nilai tambah bagi brand mereka, sejajar dengan logo halal,” jelasnya.
Sementara itu, Deputi I Bidang Pengumpulan, H. M. Arifin Purwakananta, menilai CSR merupakan peluang besar yang harus dijemput secara serius oleh BAZNAS. “CSR di perusahaan bisa kita pandang sebagai infak atau sedekah perusahaan. Karena itu, BAZNAS siap menjadi mitra terpercaya. Kita tidak hanya menyalurkan dana, tapi juga memiliki kekuatan program, jaringan, dan kemampuan sinergi dengan pemerintah serta masyarakat,” tutur Arifin.
Lebih lanjut, Arifin mengungkapkan bahwa BAZNAS tengah menyiapkan paradigma baru yang disebut GRID (Green, Resilient, Inclusive, and Durable), yang akan diluncurkan pada Rakernas mendatang. “Paradigma GRID akan memperkuat positioning BAZNAS dalam kemitraan CSR. Dengan pendekatan ini, setiap program tidak hanya memberi manfaat sosial, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan dan mendukung pencapaian SDGs,” tegasnya.
Melalui sinergi dengan dunia usaha, BAZNAS berharap potensi besar dana sosial yang ada di Indonesia dapat dikelola secara profesional, transparan, dan memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BERITA20/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Kemenag Terbitkan Aturan Baru, Seleksi Anggota Baznas Kini Lebih Ketat
Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 10 Tahun 2025 yang mengatur tata cara seleksi anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di semua tingkatan, mulai dari pusat hingga daerah. Aturan ini bertujuan memastikan proses rekrutmen berjalan transparan, akuntabel, dan profesional.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menjelaskan, calon anggota Baznas dari unsur ulama bisa diusulkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) atau ormas Islam. Sementara tenaga profesional bisa diusulkan asosiasi profesi atau perguruan tinggi keagamaan Islam.
Baznas pusat akan diisi oleh 11 anggota, dengan delapan dari unsur masyarakat dan tiga dari unsur pemerintah, yakni Kemenag, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan. Untuk Baznas provinsi dan kabupaten/kota, masing-masing akan diisi lima pimpinan.
Syarat menjadi calon anggota Baznas cukup ketat. Calon harus berusia minimal 40 tahun dan berpendidikan sarjana (kecuali tingkat kabupaten/kota, minimal SMA). Mereka juga harus memiliki kompetensi di bidang pengelolaan zakat, bersedia bekerja penuh waktu, dan tidak menjadi anggota partai politik.
"Pendaftar juga harus bersedia melepaskan jabatan di pemerintahan atau BUMN/BUMD jika terpilih, dan memiliki visi, misi, serta program kerja yang jelas," tegas Abu Rokhmad.
Untuk seleksi tingkat pusat, tim seleksi akan berjumlah sembilan orang, terdiri dari lima orang Kemenag, satu orang dari Kementerian PANRB, dan tiga dari unsur tokoh agama, tokoh masyarakat, atau tenaga profesional.
Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghafur, mengatakan mekanisme seleksi di daerah mengacu pada prosedur Baznas pusat. Gubernur dan bupati/wali kota akan membentuk tim seleksi sendiri.
Tahapan seleksi mencakup pendaftaran, seleksi administrasi, seleksi kompetensi (tes pengetahuan dasar, penulisan makalah, dan wawancara), serta penyampaian hasil kepada Menteri Agama atau kepala daerah.
"PMA 10/2025 menjadi panduan teknis seragam di seluruh Indonesia. Dengan demikian, proses seleksi Baznas di semua tingkatan dapat berjalan efektif, terukur, dan mendukung optimalisasi pengelolaan zakat nasional," pungkas Waryono.
BERITA20/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Gladi Bersih ANBK di Minahasa, Kemenag: Tingkatkan Mutu Pendidikan
Tondano – Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) bukan sekadar ujian, melainkan instrumen untuk memetakan mutu pendidikan di madrasah. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Minahasa, Dolie Tangian S.Th, M.Pd , saat memonitoring gladi bersih ANBK tingkat MTs di MTs Tarbiyah Plus, Selasa (19/8).
Dolie Tangian, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Islam Fadhilah Djojosuroto, M.Pd dan pengawas madrasah Isna Gonibala, M.Pd serta Rahima Hulalata, M.Pd, meninjau kesiapan sarana dan prasarana. Mereka memastikan pelaksanaan ANBK dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan secara nasional.
"ANBK ini bagian dari upaya pemerintah meningkatkan mutu pendidikan melalui pemetaan kompetensi peserta didik dan lingkungan belajar," ujar Dolie. Ia menekankan pentingnya kesiapan seluruh madrasah agar pelaksanaan ANBK sukses.
Fadhilah Djojosuroto menambahkan, koordinasi antar madrasah dan pihak terkait sangat penting untuk kelancaran ANBK. Sementara itu, Isna Gonibala dan Rahima Hulalata terus memberikan pendampingan teknis kepada guru dan siswa.
Gladi bersih ini menjadi momen krusial untuk mengantisipasi berbagai kendala teknis sebelum pelaksanaan ANBK resmi. Dengan persiapan yang matang, diharapkan hasil asesmen dapat mencerminkan kualitas pendidikan yang sesungguhnya di madrasah.
BERITA20/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Pembinaan Da'i dan Da'iyah di Tondano, Kemenag Minahasa Gali Potensi Inteligensi Da'i
Tondano - Kementerian Agama Kabupaten Minahasa menggelar Pembinaan Da'i dan Da'iyah tingkat kabupaten, Rabu (20/08/2025). Bertempat di Hotel Yama Resort Tondano, acara ini diikuti oleh 50 da'i dan da'iyah se-Kabupaten Minahasa.
Ketua MUI Kabupaten Minahasa, H. Sjaogil Ahmad, S.HI., MH., tampil sebagai salah satu pemateri utama. Ia menekankan pentingnya peningkatan inteligensi da'i dalam mengimplementasikan nilai-nilai agama. Menurutnya, inteligensi adalah kemampuan menerapkan pengetahuan untuk memecahkan masalah. Ia juga menjelaskan, tingkat inteligensi seseorang dapat diukur dari kecepatan berpikir, analisis, serta keputusan yang diambil. H. Sjaogil juga memaparkan kedudukan da'i di masyarakat. Da'i merupakan sosok terkemuka yang berperan besar dalam pengembangan ajaran Islam. Mereka juga harus menjadi teladan dalam pembinaan akhlak.Lebih lanjut, ia menyebutkan beberapa hal yang harus dimiliki seorang da'i, yaitu inteligensi, kepercayaan diri, determinasi, integritas, dan sosiabilitas. Ia juga mengulas peran da'i dalam kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara. Dikutip dari Al-Qur'an, da'i bertugas menyeru kepada kebajikan, menyuruh berbuat makruf, dan mencegah kemungkaran. Sementara Itu Kepala Kemenag Kabupaten Minahasa Dolie Tangian, S.Th, M.Pd, dalam Sambutannya menyampaikan apreasi kepada para Dai dan Daiyah yang selama ini menjadi mitra strategis kemenag dalam menyampaikan Pesan Dakwah, membina umat, sekaligus memperkuat Moderasi beragama di tengah masyarakat. "Dai dan Daiyah adalah ujung tombak dalam menjaga kerukunan, membangun kesadaran umat, dan memperkuat ketahanan bangsa melalui dakwah yang menyejukkan," ujarnya.
BERITA20/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Luncurkan Beasiswa Riset 2025, Dukung Lahirnya Ilmuwan Bangsa
Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan Beasiswa Riset 2025 sebagai langkah strategis mendukung inovasi anak bangsa. Program ini dirancang untuk memfasilitasi mahasiswa dan peneliti dalam merampungkan studinya, sekaligus meningkatkan literasi dan inovasi di Indonesia.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menekankan potensi besar zakat untuk membiayai riset. Menurutnya, pemanfaatan zakat secara optimal dapat menciptakan kekuatan besar yang mampu melahirkan ilmuwan-ilmuwan andal.
"Jika ada kekuatan dana yang besar untuk membiayai riset, insyaallah akan lahir ilmuwan-ilmuwan yang besar," ujar Kiai Noor saat peluncuran program di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (19/08/2025).
Ia menambahkan, meskipun permintaan bantuan UKT (Uang Kuliah Tunggal) mencapai ratusan ribu, BAZNAS baru bisa membantu 36 ribu mahasiswa. Hal ini menunjukkan masih besarnya celah pembiayaan pendidikan yang perlu ditutup.
Senada dengan Kiai Noor, Kepala BRIN, Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc., menyambut baik program ini. Menurutnya, inisiatif BAZNAS sejalan dengan program "Degree by Research" yang digagas BRIN.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menjelaskan, Beasiswa Riset 2025 difokuskan untuk memperkuat peran peneliti muda dan menjadi bagian dari upaya pencapaian Asta Cita.
"Sejak 2019, total alumni Beasiswa Riset mencapai 1.104," kata Saidah.
Untuk tahun 2025, BAZNAS menargetkan 230 penerima sarjana, 70 magister, 70 doktoral, serta 15 kelompok riset. Bidang kajian yang didukung mencakup Zakat dan Filantropi Islam, STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), Kesehatan, serta disiplin ilmu lain yang krusial untuk menciptakan kesejahteraan umat.
BERITA20/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Zakat Indonesia Tembus Langit Gaza, Wujud Kemerdekaan Berbagi BAZNAS
JAKARTA, – Di tengah peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, semangat kemerdekaan tak hanya dirayakan di Tanah Air. Melalui tangan dingin Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, solidaritas rakyat Indonesia menembus langit Gaza, Palestina. Pada Minggu (17/8), bertepatan dengan momen bersejarah kemerdekaan, bantuan kemanusiaan seberat 80 ton berhasil diterjunkan melalui mekanisme airdrop.
Bantuan yang disiapkan BAZNAS RI ini merupakan tahap awal dari total 800 ton logistik yang dihimpun dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat Indonesia. Bantuan tersebut dikirim untuk meringankan krisis kemanusiaan yang mendera Gaza. Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan dana melalui BAZNAS diterjemahkan menjadi aksi nyata dengan dampak global.
Amanah Zakat, Kepercayaan Publik
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan misi perdana ini. Menurutnya, keberhasilan penerjunan ini adalah buah dari amanah yang dititipkan masyarakat Indonesia kepada BAZNAS. "Alhamdulillah, pada 17 Agustus 2025, bantuan dari masyarakat Indonesia untuk saudara-saudara kita di Palestina telah berhasil diterjunkan di Jalur Gaza," ujar Kiai Noor.
Ia menjelaskan bahwa setiap paket bantuan, yang mayoritas berupa bahan makanan, dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus. Mulai dari pengepakan hingga penggunaan parasut, semuanya diatur agar bantuan sampai dengan selamat di tangan penerima. Ini menunjukkan profesionalisme pengelolaan dana umat yang dijaga BAZNAS, memastikan setiap rupiah ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) disalurkan dengan tepat.
"Bantuan berupa bahan makanan seberat 80 ton ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat Gaza. Ini adalah bukti bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah bukan hanya ibadah personal, tapi juga kekuatan kolektif yang bisa menembus batas negara," tegasnya.
Simbol Persaudaraan Tanpa Batas
Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan bahwa pelaksanaan misi kemanusiaan ini, berkat kerja sama dengan TNI, menjadi simbol persaudaraan tanpa batas. Saat Indonesia merayakan 80 tahun kemerdekaan, BAZNAS menunjukkan bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika kita mampu membebaskan orang lain dari penderitaan.
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Zakat Umat Bantu Mustahik Sukses Raup Rp30 Juta/Bulan
JAKARTA, - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan keberhasilan programnya. Melalui BAZNAS Microfinance Desa (BMD), seorang mustahik bernama Neneng berhasil mengembangkan usaha pastry hingga meraup omzet Rp30 juta per bulan.
Pimpinan BAZNAS RI, Saidah Sakwan, M.A., menyatakan keberhasilan ini membuktikan bahwa zakat dapat mengubah mustahik menjadi mandiri dan "merdeka" secara ekonomi.
"Ini adalah wujud zakat yang mensejahterakan. Dari zakat muzaki, lahirlah kemandirian baru bagi mustahik," ujar Saidah.
Neneng, penerima manfaat program BMD, mengaku bersyukur atas dukungan BAZNAS. Ia memulai usahanya dari modal yang diberikan BAZNAS, dan kini omzet hariannya mencapai Rp750 ribu hingga Rp1 juta. Ia berharap usahanya terus berkembang dan bisa membuka mini kafe.
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Buka ZCorner di Rest Area KM 72, Mudahkan Muzaki Berzakat
PURWAKARTA, - BAZNAS RI meresmikan Co-Creation ZCorner dan Laman Silaturahim di Rest Area KM 72. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, sekaligus memperkuat ekosistem zakat.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa kehadiran ZCorner di lokasi strategis seperti rest area akan mendekatkan layanan zakat kepada para musafir dan pengguna jalan tol.
"Di sini kita ingin menunjukkan bahwa zakat bukan hanya ibadah, tetapi juga sarana membangun persaudaraan," ujar Kiai Noor. Acara peresmian ini juga ditandai dengan penyerahan SK Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk Rest Area KM 72A.
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
HUT ke-80 RI, BAZNAS dan PNM Salurkan 6 Unit Ambulans untuk Berbagai Daerah
Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyalurkan enam unit mobil ambulans. Penyerahan bantuan ini dilakukan di Jakarta, pada Minggu (17/8/2025).
Enam unit ambulans tersebut akan didistribusikan ke sejumlah wilayah di Indonesia, yaitu Aceh, Serang, Mataram, Garut, Banyuwangi, dan Makassar.
Penyerahan bantuan ini dihadiri oleh jajaran petinggi dari kedua lembaga, termasuk Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dan Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi.
Dalam sambutannya, Kiai Noor menyampaikan apresiasi kepada PNM atas konsistensinya menyalurkan dana kebajikan melalui BAZNAS. Menurutnya, kerja sama ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi layanan dasar kesehatan.
“Alhamdulillah, hari ini kita baru saja menerima bantuan enam unit ambulans dari PNM untuk membantu masyarakat. Ini bukan kali pertama, melainkan sudah beberapa kali PNM menyalurkan zakat dan DSKL (Dana Sosial Keagamaan Lainnya) melalui BAZNAS RI,” ujar Kiai Noor.
Kiai Noor menambahkan, momentum penyerahan ini terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Indonesia. "Penyerahan ini punya makna tersendiri karena dilakukan bersamaan dengan upacara kemerdekaan Republik Indonesia. Artinya, insya Allah bersama PNM kita akan terus bersemangat membantu negeri ini, mendukung Program Astacita yang menjadi cita-cita Bapak Presiden Prabowo dalam menyejahterakan masyarakat,” ucapnya.
Ia juga berharap sinergi antara BAZNAS dan PNM dapat terus berkembang. "Harapannya tentu saja PNM akan terus maju dan menjadi yang terbesar dalam pembiayaan, sementara BAZNAS dapat terus bekerja sama dalam memberikan bantuan kepada masyarakat mustahik,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi, menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Ini merupakan bagian dari reaktualisasi. Semakin banyak ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) dan DSKL yang disalurkan, insya Allah berkahnya semakin besar,” kata Arief.
Ia juga menjelaskan bahwa kontribusi sosial PNM melalui BAZNAS bukan hal baru. “Sejak awal, PNM melalui Baitul Mal Madani sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang dibentuk BAZNAS, telah aktif menyalurkan dana sosial keagamaan. Kami memandang kemitraan ini penting karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, salah satunya melalui penyediaan ambulans,” ujarnya.
Menurut Arief, penyerahan bantuan ini membuktikan komitmen PNM tidak hanya dalam pemberdayaan usaha mikro melalui pembiayaan, tetapi juga dalam mendukung sektor kesehatan. "Kami percaya layanan kesehatan adalah fondasi penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga kami berharap program ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya.
BERITA18/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Peringati HUT ke-80 RI, Tegaskan Komitmen untuk Persatuan Bangsa
Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat komitmennya untuk menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa. Hal ini diungkapkan dalam Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Minggu (17/8/2025).
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menekankan bahwa BAZNAS memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa bersama pemerintah dalam rangka menyejahterakan umat.
"Mari kita maknai peringatan ini sebagai kekuatan bersama dengan mengambil tema yang dicanangkan pemerintah, yaitu Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju," kata Kiai Noor.
Ia menjelaskan, melalui tema tersebut, BAZNAS berkomitmen untuk menjadi perekat bangsa lewat program-program yang dijalankan.
"Mari kita jadikan tema ini sebagai kekuatan untuk memperkuat BAZNAS dan seluruh keluarga BAZNAS di seluruh Indonesia. Sekaligus, menjadikan BAZNAS sebagai lembaga pemerintahan non-struktural yang berdaulat, kuat, dan memiliki kekuatan untuk berkiprah di negeri ini," ujarnya.
Lebih lanjut, Kiai Noor berharap peran BAZNAS dapat berkontribusi signifikan dalam menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara maju di dunia.
Kiai Noor juga berpesan kepada seluruh jajaran BAZNAS agar tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang mencoba melemahkan institusi tersebut.
"Selalu saya tegaskan, jangan sampai kita terpengaruh oleh orang-orang yang ingin melemahkan BAZNAS," jelasnya.
"Kita harus menjaga persatuan dan kedaulatan BAZNAS, maka kita harus terus berkarya dalam rangka untuk menyejahterakan masyarakat Indonesia," imbuhnya.
BERITA17/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Ketua BAZNAS Sulut Ungkap Strategi Optimalisasi ZISWAF untuk Berdayakan Masjid
Minahasa Utara – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, hadir di Hotel Sentra Manado pada Jumat (15/8/2025) untuk memberikan materi tentang optimalisasi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) dalam pemberdayaan masjid. Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara ini bertujuan membekali pengurus masjid agar bisa memaksimalkan potensi dana umat.
Dalam paparannya, Hj. Lutvia Alwi menekankan bahwa ZISWAF bukan sekadar donasi, melainkan instrumen strategis untuk membangun kemandirian umat. Ia mengajak para pengelola masjid mengubah paradigma, menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah ritual, melainkan juga pusat peradaban, ekonomi, dan sosial masyarakat.
“Masjid memiliki peran vital sebagai sentra kegiatan umat. Dengan mengelola ZISWAF secara profesional, masjid bisa menjadi motor penggerak ekonomi mikro, pusat pendidikan, dan sumber bantuan sosial yang terpercaya,” kata Hj. Lutvia Alwi di hadapan perwakilan pengurus masjid dari seluruh Sulawesi Utara.
Menurutnya, optimalisasi ZISWAF memerlukan strategi yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Ketua BAZNAS Sulut tersebut memaparkan model pengelolaan yang efektif, mulai dari sistem pengumpulan, pencatatan, hingga penyaluran dana yang tepat sasaran. Contoh-contoh praktik baik dari berbagai daerah juga dipaparkan untuk menginspirasi peserta.
Para peserta, yang terdiri dari pengurus masjid se-Sulawesi Utara, menyambut baik materi ini. Mereka antusias mengajukan pertanyaan, menunjukkan tingginya minat untuk menerapkan pengelolaan ZISWAF yang lebih profesional di masjid masing-masing.
Melalui kehadiran Ketua BAZNAS Sulut sebagai narasumber, kegiatan ini tak hanya memberikan edukasi, tetapi juga memperkuat sinergi antara BAZNAS dan pengelola masjid. Diharapkan, ilmu dan wawasan yang dibagikan dapat diimplementasikan secara nyata, sehingga fungsi masjid sebagai agen pemberdayaan umat semakin kuat dan memberikan dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara.
BERITA15/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS dan TNI Kirim 800 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina Melalui Airdrop
Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara simbolis melepas 80 ton bantuan pangan untuk Palestina melalui jalur udara atau airdrop. Pelepasan ini menandai dimulainya pengiriman total 800 ton bantuan yang akan disalurkan melalui berbagai jalur.
Acara pelepasan berlangsung di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu (13/08/2025). Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dan Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Dalam sambutannya, Kiai Noor menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak dalam misi kemanusiaan ini. BAZNAS menyatakan kesiapannya untuk mendistribusikan bantuan dalam jumlah besar untuk Gaza, baik melalui jalur darat maupun udara.
"Kami siap. Tadi disampaikan 800 ton, bahkan jika 1.000 ton pun kami siap, baik itu dari Mesir maupun dari Yordania," ujar Kiai Noor.
Pengiriman bantuan ini memanfaatkan kesempatan yang dibuka dari tanggal 1 hingga 24 Agustus 2025. Bantuan di Yordania akan dikirim menggunakan metode airdrop, sementara dari Mesir BAZNAS berupaya memasukkan 50 truk kontainer melalui perbatasan Rafah, bekerja sama dengan Bayt Zakat.
"Mari kita doakan bersama, mudah-mudahan apa yang kita upayakan bersama untuk saudara-saudara di Palestina dapat berjalan dengan sukses dan lancar," tambahnya.
Dua Hercules TNI AU Dikerahkan
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan bahwa misi kemanusiaan ini menggunakan dua pesawat Hercules 130J TNI AU dari Skadron Udara 31. Bantuan ini merupakan bagian dari misi Satgas Garuda Merah Putih II.
Sebanyak 66 personel gabungan, terdiri dari unsur TNI, kementerian/lembaga, dan media nasional, akan bertugas dalam misi ini. Mereka akan mendistribusikan total 800 ton bantuan, yang mencakup bantuan dari BAZNAS dan dukungan bahan makanan dari Kementerian Pertahanan.
"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan misi ini, termasuk Kemenhan, Kemlu, BAZNAS, perwakilan diplomatik Yordania, awak media nasional yang ikut dalam satgas, serta semua unsur TNI yang terlibat," kata Jenderal Agus.
Pengiriman bantuan melalui airdrop dari Yordania akan dimulai pada 17 Agustus 2025, bertepatan dengan HUT ke-80 Republik Indonesia. Misi ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan internasional yang diikuti oleh 10 negara dan berlangsung sepanjang 1–24 Agustus 2025.
Selain Ketua BAZNAS RI dan Panglima TNI, turut hadir dalam acara pelepasan tersebut Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj Saidah Sakwan MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) Nur Chamdani, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, S.E., Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M.
BERITA14/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Tingkatkan Pelayanan dan Transparansi, Baznas Minahasa Diperkuat dengan Bantuan Laptop dan Printer dari Kemenag RI
Layanan Zakat di Era Digital, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas
Tondano 14/8/2028 - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Minahasa makin gesit melayani masyarakat. Upaya modernisasi ini diperkuat dengan bantuan operasional berupa laptop dan printer dari Kementerian Agama (Kemenag) RI. Bantuan senilai Rp 30 juta ini diharapkan jadi pemicu semangat baru bagi Baznas Minahasa untuk mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara lebih transparan dan akuntabel.
Ketua Baznas Minahasa, Ikbal Durand, menyambut baik bantuan dari Kemenag. Menurutnya, di era digital seperti sekarang, peralatan teknologi adalah kunci.
"Ini keniscayaan. Kami harus didukung sarana yang memadai. Laptop dan printer ini akan jadi tulang punggung bagi amil kami dalam menjalankan tugasnya," ujar Ikbal.
Bantuan ini akan menopang program Kantor Digital yang digagas Baznas. Tujuannya, agar masyarakat lebih mudah menunaikan zakat dan memantau penyalurannya.
"Dengan sistem pendataan yang lebih baik, proses pencatatan, pelaporan, dan pendistribusian dana ZIS diharapkan bisa lebih cepat, akurat, dan bisa dipertanggungjawabkan," tambah Iqbal.
Wakil Ketua IV Baznas Minahasa Sahlan Kokalo di bidang SDM dan Administrasi juga mengungkapkan rasa syukurnya. "Kami sangat bersyukur. Semoga bantuan ini bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya dan bisa menambah semangat kami, di tengah keterbatasan yang ada," ungkapnya.
Bantuan ini tak hanya sekadar perangkat keras, tapi juga semangat baru. Baznas Minahasa optimistis bisa meningkatkan pelayanan dan menjangkau lebih banyak muzaki serta mustahik dengan teknologi yang ada.
BERITA13/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Sabet Top Brand, Tepis Keraguan dengan Profesionalisme
Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) kembali membuktikan diri sebagai lembaga terpercaya. BAZNAS baru saja menerima penghargaan Top Brand sebagai Lembaga Zakat dan Amal, hasil riset konsultan Frontier bekerja sama dengan Majalah Marketing.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat di era modern tidak bisa lagi dilakukan dengan cara tradisional. Masyarakat Indonesia yang terkenal dermawan membutuhkan lembaga profesional untuk memastikan niat baik mereka tersalurkan dengan optimal.
BAZNAS menjawab tantangan itu dengan pendekatan berbasis ilmu dan profesionalisme. Mereka mengandalkan SDM yang kompeten dan tersertifikasi untuk mengelola dana umat.
"Niat baik masyarakat dalam beramal bisa dilipatgandakan karena dikelola dengan baik," ujar salah satu pihak BAZNAS.
Sebagai bagian dari industri kreatif syariah, BAZNAS terus berinovasi. Layanan digital dan offline disiapkan untuk menjangkau muzaki dan donatur. Mereka fokus memberikan pengalaman terbaik, mulai dari proses penghimpunan hingga penyaluran yang transparan, efisien, dan berdampak langsung.
Dengan strategi ini, BAZNAS berhasil memposisikan diri sebagai lembaga yang profesional, inovatif, dan berdampak. Penghargaan Top Brand ini menjadi pemacu bagi BAZNAS untuk terus memberikan layanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat.
BERITA12/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
BAZNAS Minahasa Gandeng Kantor Digital, Ajak Muzaki dan Mustahik Berkontribusi untuk Zakat yang Transparan dan Berdampak
MINAHASA, 12 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Minahasa kini semakin memperkuat perannya sebagai pengelola zakat yang profesional dan terpercaya melalui pemanfaatan kantor digital. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk memudahkan para muzaki (pemberi zakat) dalam menunaikan kewajiban, tetapi juga mengedukasi masyarakat luas tentang pentingnya zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan yang berdampak nyata bagi para mustahik (penerima zakat).
Hal ini selaras dengan keikutsertaan Waka IV BAZNAS Minahasa, Sahlan Kokalo, dalam acara 'Pengajian Selasa Pagi: Peran Kantor Digital sebagai Media Humas di BAZNAS Daerah' yang berlangsung hari ini. Dalam sesi edukasi tersebut, ditekankan bahwa zakat adalah kewajiban yang harus disyiarkan, bukan sekadar kedermawanan yang disembunyikan. Untuk membangun kepercayaan publik, BAZNAS mengandalkan "trisula tata kelola zakat" yang meliputi pengelolaan yang profesional, reputasi terbaik, dan program yang berdampak. Melalui kantor digital, BAZNAS Minahasa berupaya mewujudkan transparansi dan akuntabilitas agar masyarakat, khususnya para muzaki, dapat melihat langsung bagaimana dana yang disalurkan dikelola dan disalurkan.
Kantor digital BAZNAS Minahasa berfungsi sebagai media informasi resmi yang menjembatani komunikasi dua arah. Melalui platform ini, BAZNAS dapat menyosialisasikan program-program unggulan, melaporkan pertanggungjawaban dana, dan membangun interaksi yang lebih dekat dengan para muzaki. Para muzaki dapat dengan mudah mengakses informasi mengenai program BAZNAS, sehingga mereka bisa yakin bahwa zakat mereka disalurkan kepada pihak yang berhak dengan tepat sasaran.
Selain itu, kantor digital juga berperan penting dalam kampanye kesadaran (awareness campaign) yang mendorong masyarakat untuk peduli dan berzakat. Dengan adanya jurnalisme filantropi yang menjadi salah satu pilar komunikasi BAZNAS, laporan-laporan kegiatan dan dampak positif zakat dapat disajikan secara faktual dan edukatif. Hal ini bertujuan untuk menginspirasi lebih banyak muzaki dan mustahik agar terlibat dalam gerakan kebaikan. Jurnalisme ini tidak hanya melaporkan kegiatan, tetapi juga mengawasi dan menganalisis dampak sosial yang dihasilkan, memastikan bahwa setiap rupiah zakat benar-benar membawa perubahan.
Bagi para mustahik, BAZNAS Minahasa memanfaatkan teknologi digital untuk pendataan dan penyaluran yang lebih efisien. Dengan demikian, BAZNAS bisa menjangkau lebih banyak mustahik dan memastikan bantuan diterima secara adil. Program-program yang dikembangkan pun akan lebih terfokus dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.
Dengan hadirnya kantor digital, BAZNAS Minahasa mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi. Para muzaki dapat menunaikan zakatnya dengan mudah melalui berbagai platform digital yang tersedia, sementara para mustahik dapat memanfaatkan program-program yang disiapkan untuk meningkatkan taraf hidup. Dengan kolaborasi ini, BAZNAS Minahasa optimis dapat menjadikan zakat sebagai kekuatan ekonomi umat yang mampu mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Minahasa.
BERITA12/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
OJK Sahkan Djafar Alkatiri sebagai Komisaris Bank SulutGo, Raih Predikat Terbaik
MANADO, – Komisaris Bank SulutGo (BSG), Ir. H. Djafar Alkatiri, M.M., M.Pd.I, secara resmi dinyatakan lulus dalam Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test/FPT) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kelulusan ini dikukuhkan melalui Surat Keputusan (SK) yang diserahkan langsung oleh Kepala OJK Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku, Robert H.P. Sianipar.
Yang membanggakan, Djafar Alkatiri berhasil meraih predikat terbaik dalam proses penilaian tersebut, sebuah pencapaian yang menunjukkan kompetensi dan dedikasi tinggi di sektor perbankan.
Kelulusan ini mengukuhkan posisi Djafar Alkatiri sebagai salah satu pimpinan yang kredibel dan cakap, sesuai dengan standar tata kelola perbankan yang ketat. Proses FPT merupakan instrumen OJK untuk memastikan bahwa para direksi dan komisaris lembaga jasa keuangan memiliki integritas, kapabilitas, dan rekam jejak yang mumpuni.
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Minahasa turut memberikan apresiasi atas pencapaian ini. "Kami mengucapkan selamat yang sebesar-besarnya kepada Bapak Djafar Alkatiri. Predikat terbaik yang beliau raih adalah bukti profesionalisme dan komitmen yang patut dicontoh," ujar salah satu pimpinan Baznas Minahasa.
"Kami berharap, dengan dikukuhkannya beliau sebagai Komisaris BSG, Bank SulutGo dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Utara," lanjutnya.
BERITA10/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Innalillahi wa Inna Ilaihi Rojiun: Ibunda Prof. Dr. Muhammad Azrai Wafat
Makassar, 4/8/2025 – Kabar duka menyelimuti dunia pertanian Indonesia. Ibunda dari Prof. Dr. Muhammad Azrai, seorang pemulia bibit jagung kenamaan, telah berpulang ke Rahmatullah. Nurkaya Binti Hasibi meninggal dunia pada pukul 12.10 WITA hari ini di Rumah Sakit PCC Wahidin Sudirohusodo, Makassar.
Kepergian almarhumah menyisakan duka mendalam, khususnya bagi komunitas petani yang selama ini merasakan kiprah Prof. Dr. Muhammad Azrai. Kelompok Tani Paguyuban Matuari Jaton menyampaikan belasungkawa, mengenang peran Prof. Dr. Muhammad Azrai yang tak pernah lelah membantu mereka dalam pembibitan.
Rasa duka juga datang dari berbagai pihak. Waka IV Baznas Minahasa Sahlan Kokalo mengungkapkan kesedihan atas wafatnya Ibunda Nurkaya. Ia menuturkan, Prof. Dr. Muhammad Azrai adalah sosok yang terus mendampingi dan berkontribusi besar dalam membantu kelompok tani di Minahasa.
Menurut Ketua Pengadilan Agama Tondano Al Gazali M,us, S.H.I, MH yang juga salah satu keluarga dekat almarhumah, jenazah Ibunda Nurkaya Binti Hasibi akan dimakamkan besok Selasa, 5 Agustus 2025.
Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan, khususnya Prof. Dr. Muhammad Azrai, diberikan ketabahan serta keikhlasan.
BERITA04/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Minahasa.
Lihat Daftar Rekening →